Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Review Literatur: Pengaruh Pijat Oxytosin terhadap Kelancaran Asi pada Ibu Post Partum Is Susiloningtyas; Nur Khalimatus Sa’diyah
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.857 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i7.147

Abstract

Keluarnya asi yang tidak lancar merupakan masalah yang dialami oleh ibu menyusui. ibu sering mengeluhkan puting susu lecet dan bayinya sering menangis, sehingga tidak memberikan ASI. Penyebab ketidaklancaran ASI salah satunya adalah menurunnya produksi ASI pada hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang sangat berperan dalam kelancaran produksi ASI, untuk pengeluaran produksi ASI di butuhkan upaya non farmakologis berupa pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI. Metode: literatur mancanegara ditelusuri melalui berbagai sarana media elektronik dengan menentukan kata kunci artikel terseleksi sejumlah 8, yang masing-masing pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi asi ibu post partum. kesimpulan berdasarkan analisis yang telah dilakukan adalah melakukan terapi pijat oksitosin guna untuk peningkatan produksi ASI pada ibu post partum.
LITERATURE REVIEW: DAMPAK ANEMIA DEFISIENSI BESI PADA IBU HAMIL Anjar Fifi Wulandari; Emi Sutrisminah; Is Susiloningtyas
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.112 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i3.1219

Abstract

In general, the most common cause of anaemia in pregnancy is iron deficiency, which arises from maternal-fetal iron transfer, which is often exacerbated by a decrease in maternal iron stores. According to the World Health Organization (WHO), pregnancy anaemia is a global health problem that affects almost half of pregnant women. The purpose of this study was to conduct a journal review of explanatory and experimental articles published in the last 5 years starting in 2016 on deficiency anaemia in pregnancy. The research method is carried out by literature study using an electronic reference library through Medline, PubMed, NCBI, Science Direct and Proquest by investigating the impact of anaemia in pregnant women. The results literature from research in various developing and developed countries show that there is an impact that occurs when the mother had anaemia during pregnancy, namely prematurity, low birth weight, postpartum hemorrhage, maternal mortality, cesarean delivery and mental development of children. The conclusion is that there are several effects of anaemia in pregnant women, which are prematurity, low birth weight, postpartum hemorrhage, maternal mortality, cesarean delivery and children's mental development.
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KONDISI MENTAL dan PERILAKU ANAK SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Ratna Fadila Putri Dila; Is Susiloningtyas; Machfudloh
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v18i1.1552

Abstract

ABSTRAK Corona virus 2019 atau COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (SARS-CoV-2). setelah virus berbahaya ini menyebar ke sebagian besar negara yang ada di dunia maka World Health Organization (WHO) menetapkan status pandemi global Covid-19. Dikarenakan penyakit ini yang terus bertambah maka pengumpulan massa dalam jumlah besar telah dihentikan seperti sekolah, kampus, dan tempat hiburan untuk menghindari penyakit ini dan di lihat dari banyak nya korban yang tertular dan meninggal terus bertambah sedangkan solusi pengobatan yang efektif belum ditemukan. Usia rata-rata anak yang terinfeksi berusia 11 tahun (dengan rentang usia 0 hingga 17 tahun). Untuk jenis kelamin Laki-laki lebih sering terinfeksi dibandingkan perempuan di semua kelompok usia anak. COVID-19 pada anak mengalami gejala klinis yang lebih parah yaitu 5,9% dibandingkan dengan orang dewasa sebanyak 18,5%, sehingga diharuskan anak untuk belajar dirumah atau secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh orang tua terhadap kondisi mental dan perilaku anak di masa pandemic covid 19 dengan menggunakan metode penelitian studi literature review. Pencarian dilakukan dengan media elektronik pada Google Scholar dan pubmed dengan menggunakan kata kunci masalah mental pada anak, pola asuh orang tua, dan covid 19 dan kriteria pencarian pada tahun penerbitan dengan kurung waktu maximal 3 tahun. Pencarian data dilakukan dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris. Dari semua artikel, 13 artikel memenuhi kriteria yang diinginkan. Hasil : 12 artikel menyatakan terdapat pengaruh pola asuh orang tua pada kondisi mental dan perilaku anak selama masa pandemic covid-19 dan 1 artikel lainnya menyatakan tidak ada pengaruh positif. Pembahasan : Beragam bentuk pola asuh tentu akan berimplikasi terhadap pembentukan karakter anak, Selama masa pandemi pola asuh yang disarankan dan dapat diterapkan bagi orang tua yaitu pola asuh demokratis atau authoritative karena model pengasuhan ini memberikan dampak positif bagi anak. Kesimpulan : terdapat pengaruh pada pola asuh yang orang tua berikan pada kondisi kesehatan mental dan perilaku anak di masa pandemic covid-19. Kondisi kesehatan mental baik dari dari emosional dan social nya dan perilaku anak yang timbul seperti kemandirian dan kedisplinannya.. Kata kunci: masalah mental pada anak; pola asuh orang tua; dan covid 19