Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL DI DESA BUMIAJI KOTA BATU Tiara Dewi Sekarningrum; Sonia S N; Rizki Aulia Adinda
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.692 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v10i3.2308

Abstract

IT-based population admnistration service program is one of the programs that utilize technology created by the Department of Civil Registration and Civil Records of Batu City. Administrative services provided by the service unit in the form of recording, decision making, documentation and other activities that produce the final product in the form of documents. The public as users of public services certainly have hopes to get good public services from the government. In accordance with the Decree of the Minister of Empowerment of State Apparatus No. 63 of 2004 concerning General Guidelines for the Preparation of Public Satisfaction Index of Government Agency Service Units. The method used in this study is qualitative research with descriptive-analytical research type. The results showed that electronic-based public services in the population and civil service in the village of Bumi Aji have been running well can be seen from several aspects, namely the competence of officers, service costs, turnaround times, infrastructure facilities, procedures, and service products. From the results of the study showed that. (1) Supporting factors are the existence of good infrastructure (equipment of technology and information systems). (2) the factor of inhibition of service completion time that has not been effective due to frequent disruptions on the server network. In addition to the time problem, there are still many bumiaji villagers who do not know how to access the service properly and properly due to lack of socialization.Keywords Civil Registration; Public Service; ICT BasedProgram pelayanan admnistrasi kependudukan berbasis IT adalah salah satu program yang memanfaatkan tekonologi yang dibuat oleh Dinas Kependukan dan Catatan Sipil Kota Batu. Pelayanan administratif yang diberikan oleh unit pelayanan berupa pencatatan, pengambilan keputusan, dokumentasi dan kegiatan lainnya yang menghasilkan produk akhir berupa dokumen. Masyarakat sebagai pengguna layanan publik pasti memiliki harapan untuk mendapatkan pelayanan publik yang baik dari pemerintah. Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63 tahun 2004 Tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukan pelayanan publik berbasis elektronik di dinas kependudukan dan pencacatan sipil di desa bumi aji sudah berjalan dengan baik dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu kompentensi petugas, biaya pelayanan, waktu penyelesaian, sarana prasarana, prosedur, dan produk pelayanan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa. (1) Faktor pendukung yaitu adanya sarana prasarana yang baik (perlengkapan sistem teknologi dan informasi). (2) faktor penghambat waktu penyelesaian pelayanan yang belum efektif karena sering terjadinya gangguan pada jaringan server. Selain masalah waktu, masih banyak juga warga Desa Bumiaji yang tidak mengetahui bagaimana cara mengakses pelayanan dengan baik dan benar dikarenakan minimnya sosialisasi.Keywords: Pencatatan Sipil; Pelayanan Publik; Berbasis TIK
Perbandingan Sistem Pemerintahan Presidensial di Indonesia dan Amerika Serikat Rizki Aulia Adinda; Cici Fatmala; Yana Syafrie Hijri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan sistem pemerintahan presidensial di Indonesia dan Amerika Serikat. Seperti yang diketahui bahwa Negara Indonesia dan Amerika Serikat sama-sama menggunakan sistem presidensial. Hal ini menjadi menarik mengingat ternyata dalam pelaksanaanya di kedua negara, terdapat perbedaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan komparasi (comparative approach). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa dokumen-dokumen konstitusi, undang-undang, buku, jurnal, dan berita-berita yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat beberapa perbedaan dalam penerapan sistem presidensial di Indonesia dan Amerika yaitu dalam hal wewenang dan kekuasaan presiden, mekanisme pemberhentian presiden dan wakil presiden, serta dalam pemilihan presiden (pemilu). Penelitian berikutnya perlu menggunakan data primer yaitu data wawancara dan observasi.
Analisis Faktor Keberhasilan Implementasi E-Government di Bandung, Batam dan Surabaya Mellyana Eka Mardiana; Rizki Aulia Adinda; Nurul Liza Isnaini
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.848 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i7.150

Abstract

Implementasi e-government di Indonesia dapat dikatakan masih mengalami hambatan di beberapa daerah. Namun di beberapa daerah seperti Kota Bandung, Batam, dan Surabaya telah berhasil dalam menerapkan ­e-government. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meganalisis faktor keberhasilan implementasi penerapan e-government di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kota Bandung, Batam, dan Surabaya berhasil menerapkan e-government karena beberapa faktor yang diantaranya adalah wilayah, partisipasi masyarakat, Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, peraturan atau strategi, transparansi, akuntabilitas dan anggaran. Keberhasilan implementasi ­e-government ini pada dasarnya akan dapat berjalan baik jika sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dari masyarakat selaku pengguna. Integrasi pelayanan dengan teknologi mampu mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Sehingga diperlukan peningkatan terhadap kualitas pelayanan yang ada agar masyarakat menjadi lebih sejahtera. Disamping itu juga diperlukan dukungan dari masyarakt agar program-program yang ada dan dibuat oleh pemerintah ini dapat berjalan dengan baik.