Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelengkapan Pengisian Lembar Informed Consent untuk Menunjang Standar Akreditasi di Rumah Sakit TK. II. Dr. Ak. Gani Palembang Amalia Mufidah; Kiki Syntia
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3671.981 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i9.198

Abstract

Setiap tindakan yang akan diberikan pada pasien harus diinformasikan oleh dokter dan mendapatkan persetujuan dari pasien tersebut, kecuali dalam keadaan darurat. Proses ini dinamakan Informed Consent yang bermanfaat sebagai jaminan kepastian hukum bagi dokter maupun pasien serta menunjang akreditasi untuk rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kuantitatif  yang bertujuan menampilkan persentase kelengkapan lembar Informed Consent dan diuraikan dalam bentuk narasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lembar Informed Consent di Rumah Sakit TK. II dr. AK Gani Palembang periode Triwulan I tahun 2021 sebesar 610 berkas dengan sampel sebesar 86 berkas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kelengkapan pengisian Informed Consent guna menunjang standar akreditasi di Rumah Sakit TK.II dr. AK Gani Palembang. Hasil penelitian menunjukkan persentase kelengkapan pengisian Informed Consent periode Triwulan I tahun 2021 pada lembar pemberian informasi sebesar 47 berkas (40%). Lembar persetujuan tindakan kedokteran sebesar 47 berkas (40%) dan Surat persetujuan tindakan sebesar 28 berkas (32%). Hasil tersebut masih belum mencapai standar pelayanan minimal rumah sakit yang ditetapkan oleh KEPMENKES RI No:129/MENKES/SK/II/2008, bahwa kelengkapan pengisian Informed Consent setelah mendapatkan informasi yang jelas adalah sebesar 100%, sehingga dapat berdampak pada lemahnya Informed Consent untuk memenuhi standar akreditasi rumah sakit.