Latar Belakang : Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi bersifat abnormal yang ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg, hipertensi juga merupakan penyakit yang bersifat silent killer. Salah satu faktor risiko hipertensi yang dapat diubah yaitu kurangnya aktivitas fisik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan kecanduan smartphone dengan kejadian hipertensi pada mahasiswa tingkat I STIKes Budi Luhur Cimahi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Stratified Proportional Random Sampling dengan jumlah 59 mahasiswa tingkat I di STIKes Budi Luhur Cimahi. Hasil : Hasil analisis yang digunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan uji Sommers’d dengan α <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat aktivitas fisik paling banyak pada mahasiswa adalah pada tingkat tinggi yaitu sebanyak 22 mahasiswa (32,3%). Tingkat intensitas penggunaan smartphone paling banyak adalah pada tingkat adiksi (50,8%). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini maka perlu adanya perubahan pola aktivitas pada mahasiswa dengan cara mengikuti kegiatan keorganisasian sehingga mampu menaikkan tingkat aktivitas fisik mahasiswa untuk meminimalkan risiko peningkatan tekanan darah.