Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Audit Tata Kelola TI Talent Acquisition KB Bank Dengan COBIT 2019 Laurentius Widi Kristiawan; Christ Rudianto
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2720

Abstract

This study analyzes the IT governance audit of KB Bank’s Talent Acquisition team using the COBIT 2019 framework, supported by SWOT and RACI-Chart analyses to evaluate the effectiveness and efficiency of IT systems in the recruitment process. The findings reveal several key challenges, including limited storage capacity, unscheduled internal audits, inconsistent data entry, dependency on HRIS vendors, and the absence of an Applicant Tracking System (ATS) to optimize candidate management. These challenges hinder operational efficiency, increase the risk of input errors, and slow down the selection process. To address these issues, the study recommends implementing an ATS to enhance automation and data accuracy, scheduling regular audits to ensure optimal IT governance, and expanding the capacity and security of cloud-based storage to improve system integration and accessibility. By adopting a COBIT 2019-based strategy, these measures are expected to enhance IT governance efficiency, support recruitment effectiveness, and strengthen KB Bank’s competitiveness in the industry.Keywords: IT Governance; COBIT 2019; SWOT; RACI-Chart; IT Audit AbstrakPenelitian ini menganalisis audit tata kelola teknologi informasi pada tim Talent Acquisition KB Bank menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan dukungan analisis SWOT dan RACI-Chart untuk menilai efektivitas dan efisiensi sistem TI pada proses rekrutmen. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai kendala utama, seperti keterbatasan kapasitas penyimpanan, audit internal yang tidak terjadwal dengan baik, pengisian data yang belum konsisten, ketergantungan pada vendor HRIS, serta tidak menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) yang dapat mengoptimalkan pengelolaan kandidat. Kendala ini menghambat efisiensi operasional, meningkatkan potensi kesalahan input, serta memperlambat proses seleksi. Untuk mengatasinya, penelitian merekomendasikan implementasi ATS guna meningkatkan otomatisasi dan akurasi pengolahan data, penjadwalan audit rutin untuk memastikan tata kelola TI yang optimal, serta peningkatan kapasitas dan keamanan penyimpanan berbasis cloud agar sistem lebih terintegrasi dan mudah diakses. Dengan menerapkan strategi berbasis COBIT 2019, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengolahan TI, mendukung efektivitas rekrutmen, dan memperkuat daya saing KB Bank dalam industri yang kompetitif.Kata kunci: Tata Kelola TI; COBIT 2019; SWOT; RACI-Chart; Audit TI
Evaluasi Pengalaman Pengguna Spotify dan YouTube Music Menggunakan Metode User Experience Questionnaire Stefanus Francois Saro Harefa; Christ Rudianto
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2831

Abstract

Despite the popularity of Spotify and YouTube Music in Indonesia, reviews from the Google Play Store show several complaints regarding bugs and errors in the application's features and functions that affect the user experience. Using the User Experience Questionnaire (UEQ) method, this research aims to evaluate and compare the user experience of the two applications through a quantitative approach from a scale of attractiveness, clarity, efficiency, reliability, stimulation and novelty. 253 valid respondent data shows that both applications received positive ratings on all UEQ scales. However, benchmark results show that Spotify gets good scores on five scales, while YouTube Music only scores on one scale. The T-test results show significant differences between the two applications on the 5 UEQ scales, except on the reliability scale. Overall, this research provides insight into user experience and confirms the importance of continuous development of UX aspects for application developers in improving user experience.Keywords: Spotify; YouTube Music; User Experience Questionnaire; User experience AbstrakTerlepas dari kepopuleran Spotify dan YouTube Music di Indonesia, ulasan dari Google Play Store menunjukkan beberapa keluhan terkait bug dan error pada fitur serta fungsionalitas aplikasi yang memengaruhi pengalaman pengguna. Dengan metode User Experience Questionnaire (UEQ), penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan pengalaman pengguna kedua aplikasi melalui pendekatan kuantitatif dari skala daya tarik, kejelasan, efisiensi, keandalan, stimulasi, dan kebaruan. 253 data responden yang valid menunjukkan kedua aplikasi mendapatkan evaluasi positif pada seluruh skala UEQ. Namun, Hasil benchmark menunjukkan Spotify dinilai excellent pada lima skala, sementara YouTube Music hanya pada satu skala. Hasil uji T-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua aplikasi pada 5 skala UEQ, kecuali skala keandalan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan terkait pengalaman pengguna dan menegaskan pentingnya pengembangan berkelanjutan pada aspek UX bagi pengembang aplikasi dalam meningkatkan pengalaman pengguna.Kata kunci: Spotify; YouTube Music; User Experience Questionnaire; Pengalaman pengguna