Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Hotel dan Restoran Terhadap Penerimaan Pajak Daerah di Badan Pendapatan Daerah Kota Palembang Puja Desti Putri; Lili Syafitri; Aris Munandar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.5264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepatuhan wajib pajak hotel dan pajak restoran terhadap penerimaan pajak daerah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara datang langsung ke objek penelitian yaitu kantor badan pendapatan daerah kota palembang dengan menggunakan skala rasio. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh dimana sampel yang diambil adalah laporan yang berkaitan dengan pajak hotel dan pajak restoran serta laporan penerimaan pajak daerah selama 5 tahun, dimulai dari tahun 2019 s/d 2023. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan menggunakan SPSS V.29. Berdasarkan hasil diperoleh nilai t-hitung tingkat kepatuhan wajib pajak hotel terhadap penerimaan pajak daerah sebesar -1,501 < 0,128 sehingga secara parsial tingkat kepatuhan wajib pajak hotel tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak daerah. Nilai t-hitung tingkat kepatuhan wajib pajak restoran terhadap penerimaan pajak daerah sebesar 4,205 > 0,160, sehingga secara parsial tingkat kepatuhan wajib pajak restoran berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak daerah. Nilai f-hitung tingkat kepatuhan wajib pajak sebesar 0,001 dan sig <0,05. Hal ini mengartikan variabel tingkat kepatuhan wajib pajak hotel dan pajak restoran berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel penerimaan pajak daerah.
Analisis Perubahan Kebijakan Tarif Ppn Dan Dampaknya Terhadap Laba Usaha Pada PT Astadipati Duta Harindo Lesi Karmila; Aris Munandar; Vhika Meiriasari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.15733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlaku dengan laba usaha pada PT Astadipati Duta Harindo. Pajak Pertambahan Nilai sebagai instrumen fiskal memiliki peran penting dalam sistem perpajakan dan berpotensi memengaruhi struktur biaya, penetapan harga jasa serta kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data keuangan perusahaan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif PPN memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan laba usaha perusahaan sedangkan variasi perubahan tarif PPN tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara parsial. Namun, secara simultan, tarif PPN menunjukkan keterkaitan yang signifikan dengan laba usaha perusahaan selama periode penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan tarif PPN tidak secara langsung menghambat pertumbuhan laba usaha melainkan dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam melakukan penyesuaian operasional, pengelolaan biaya, dan administrasi pajak. Hasil penelitian ini mendukung teori fiskal yang menyatakan bahwa kebijakan perpajakan merupakan salah satu instrumen pemerintah yang dapat memengaruhi aktivitas ekonomi dan kinerja perusahaan, meskipun dampaknya tidak selalu bersifat langsung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pengelolaan pajak serta bagi pemerintah dalam mengevaluasi kebijakan tarif PPN, khususnya pada sektor jasa
Philisophy And Implementation of Ijarah Contracts In Islamic Banking Practices In Indonesia Havis Aravik; Aris Munandar; Hetti Nubila
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol. 11 No. 2 (2026): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/isbank.v11i2.1734

Abstract

The ijarah contract is one of the main instruments in the Islamic banking system, functioning as a financing mechanism based on the utilization of assets or services without involving elements of usury (riba). This contract has a strong normative basis in Islamic jurisprudence (fiqh muamalah) and plays a crucial role in supporting the financial performance and operational stability of Islamic banks. However, the implementation of the ijarah contract in Indonesia still faces various challenges, including differences in interpretation between classical fiqh concepts and modern banking operational practices, variations in implementation among Islamic financial institutions, and limited customer understanding of the contract's substance. Furthermore, most previous studies tend to emphasize quantitative and financial aspects, thus underexploring the philosophical dimensions, ethical values, and substantive objectives of sharia inherent in the ijarah contract. This study aims to analyze the philosophy, social function, and implementation of the ijarah contract in Islamic banking practices in Indonesia, emphasizing the alignment between normative concepts and operational realities. The method used is qualitative research with a descriptive-analytical approach through literature review, documentation, limited observation, and in-depth interviews. The research results show that the ijarah contract is regulatory and complies with the DSN-MUI fatwa and OJK regulations and provides significant economic and social contributions. However, gaps remain in philosophical understanding and consistent implementation, particularly in the practice of ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT). Therefore, strengthening the values of maqasid sharia and harmonizing practices are necessary.
Pengaruh Tarif Pajak, Insentif Pajak Dan Sanksi Pajak,Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Okta Olivia; Lesi Hartati; Aris Munandar
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana tarif pajak, insentif pajak, dan sanksi pajak mempengaruhi kepatuhan wajib pajak kendaraan roda dua di Samsat UPTB Palembang 1. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei sebagai pendekatannya. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 99 wajib pajak kendaraan roda dua yang terdaftar di Samsat UPTB Palembang 1. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (p < 0.001), mengindikasikan bahwa pemberian insentif dapat meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Di sisi lain, tarif pajak (p = 0.364) dan sanksi pajak (p = 0.105) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, yang menunjukkan bahwa perubahan tarif dan pemberian sanksi tidak secara langsung mendorong kepatuhan.