Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Desain Standar Operasional Prosedur Siklus Persediaan pada PT. Kebun Sayur Indonesia (Green Feast) Rangkuti, Maryam Monika; Sinaga, S. M. Paris Tua
JRAM (Jurnal Riset Akuntansi Multiparadigma) Vol 11, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Islam Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/akutansi.v11i1.9407

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi adalah bagian yang sangat penting bagi Perusahaan. Sistem informasi akuntansi didokumentasikan dalam bentuk diagram alir standar operasional prosedur sebagai bagian dari pengendalian internal pada perusahaan. PT. Kebun Sayur Indonesia yang bergerak di bidang penyediaan sayuran hidroponik belum memiliki SOP yang didokumentasikan dalam bentuk diagram alir pada siklus persediaannya. Untuk itu penelitian bertujuan menghasilkan desain SOP siklus persediaan untuk dapat diterapkan pada PT. Kebun Sayur Indonesia (Green Feast) yang bertujuan untuk menurunkan jumlah waste sehingga dapat memaksimalkan COGS dan menciptakan laba yang optimal bagi perusahaan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi SOP yang memadai terkait persediaan mulai dari Pembelian dan pemesanan, penerimaan dan penyimpanan, pengeluaran barang, retur penjualan, dan perhitungan fisik persediaan (opname stok).
Perancangan Model Bisnis dengan Triple Layered Business Model Canvas Untuk Pengembangan Event Festival Budaya Desa Wisata Meat Toba Samosir Pasaribu, Asmara Wildani; Rangkuti, Maryam Monika
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.4960

Abstract

Pengembangan desa wisata berbasis budaya memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian lokal dan pelestarian kearifan lokal. Festival budaya sebagai salah satu daya tarik utama memerlukan model bisnis yang terstruktur agar berkelanjutan dan berdampak luas. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk merancang model bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis festival budaya di Desa Wisata Meat, Kabupaten Toba Samosir, dengan menggunakan pendekatan Triple Layered Business Model Canvas (TLBMC), yang mencakup dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial secara holistik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan festival budayatersebut. Hasil SWOT kemudian digunakan sebagai dasar dalam merancang TLBMC. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah tersusunnya model bisnis terintegrasi berbasis TLBMC yang dapat digunakan sebagai panduan strategis oleh pengelola desa wisata dan pemangku kepentingan lainnya. Model ini diharapkan mampu meningkatkannilai ekonomi lokal, mendukung pelestarian budaya, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Strengthening Corporate Governance to Enhance Carbon Emission Disclosure: Evidence from Indonesian Listed Companies Rangkuti, Maryam Monika; Pasaribu, Asmara Wildani; Rahma, Raudatur
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIAKES Edisi Desember 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v13i6.4343

Abstract

In recent years, increasing global attention to climate change and environmental accountability has driven companies, including those in Indonesia, to enhance transparency through carbon emission disclosure as part of their corporate governance practices. This study investigates the influence of corporate governance in enhancing carbon emission disclosure among Indonesian listed companies. Grounded in legitimacy and stakeholder theory, the study examines whether shareholder pressure moderates the governance–disclosure relationship. Using panel data from 33 firms over the 2021–2023 period (99 firm-year observations), this research applies a Random Effect Model (REM) regression approach with company size and profitability as control variables. The results indicate that corporate governance has a positive and significant impact on carbon emission disclosure, suggesting that good governance promotes transparency and accountability in environmental performance. However, shareholder pressure weakens this relationship, implying that excessive financial performance pressure can reduce the effectiveness of governance systems in supporting sustainability transparency. These findings highlight the importance of aligning governance mechanisms with long-term sustainability goals and strengthening policy frameworks to promote carbon-related disclosure in Indonesia.