Muhammad Yusran
Universitas Sulawesi Barat

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Akuntabilitas Keuangan Masjid Studi Kasus pada Masjid di Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Yusran
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 4, No 1 (2021): November 2020 - Mei 2021
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v4i1.6854

Abstract

ABSTRACTThe financial accountability of mosques in their accounting practice is still very simple, as well as in financial reporting, so that it is far from the applicable standard provisions. The purpose of this study was to analyze the factors that affect the financial accountability of mosques in West Sulawesi Province. This study used a survey method in the study population, namely all mosques in West Sulawesi Province with incidental sampling techniques and collected as many as 109 respondents from six districts in West Sulawesi Province, then analyzed by multiple regression using SPSS. The results showed that the variables of financial management, internal control, the role of stakeholders, and financial management standards had a positive and significant influence both partially and collectively on the financial accountability variables of mosques. Meanwhile, human resource competence, the use of ICT in this study, does not have a partially significant effect on the financial accountability of mosques. However, it still has a constructive influence simultaneously with the variables of financial management, internal control, the role of stakeholders, and fund management standards on financial accountability. Researchers recommend that local governments in West Sulawesi and related stakeholders improve human resource competence and technology adaptation for mosque managers in managing finances based on the standards of PSAK 45 and PSAK 109. 
Pengaruh Servqual Terhadap Akuntabilitas Masjid Di Masa Pandemi Covid 19 Muhammad Yusran; Jumardi Jumardi
Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi (PETA) Vol. 7 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi Akuntansi - STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51289/peta.v7i1.528

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to analyze the accountability of mosques based on the quality of service to the community during the Covid 19 pandemic in West Sulawesi Province. The study used a quantitative approach with the purposive sampling technique which was analyzed by multiple regression. Data were obtained using a questionnaire with 188 respondents. The results showed that the servqual variables Professional Skill (X1), Attitudes and Behavior (X2), Accessibility and Flexibility (X3), Realiability and Trustworthiness (X4), Reputation and Credibility (X6) had a significant influence on mosque accountability. Simultaneously, all servqual variables have a significant effect on mosque accountability. While the variable Servqual Recovery (X5) does not have a significant effect on the accountability of the mosque. This is due to the health financial aspect, many administrators or community leaders and the surrounding environment neglect to implement strict health protocols. Many people tend to ignore health prevention and control standards during the Covid-19 pandemic. Key Word: Mosque Accountability, Servqual, Covid 19 Pandemic
Community empowerment through increasing knowledge of the family economic in coastal communities at the Banggae Timur of Majene regency Muhammad Yusran; Nuraeni Nuraeni; Bahrul Ulum Ilham
Indonesia Prime Vol 4 No 1 (2019): Indonesia Prime
Publisher : Indonesia Prime

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29209/id.v4i1.69

Abstract

Empowerment can see as an effort to train people to have responsibilities in doing work that can improve the quality of his life. This entrepreneurship workshop is a program for community service conducted by the lecturer from the Faculty of the Economics University of West Sulawesi. This entrepreneurship Workshop is one form of empowerment training that conducted to support, create climate, atmosphere, and entrepreneurial spirit to improve the quality of life of a coastal community in District Banggae east of Majene District. Workshop activities are realized through more focused training activities, accompanied by a tutorial activity both in simulation, online practice, and learning. The purpose of this dedication is to increase the knowledge and Community affords to manage The family economy through entrepreneurship workshop activities. This Workshop can provide and provide various inputs that can unlock access to give skills to the community to have the potential of human resources that are capable as business actors or prospective business people. It characterized by increased knowledge and skill of managing business, strong encouragement to be a professional entrepreneur, seriousness to manage the financial business that based on information technology (IT) with the provision of financial management materials using accounting applications
DETERMINAN KUALITAS AUDIT TERHADAP KEPUASAN AUDITEE DENGAN SIKAP RESPONSIF AUDITOR SEBAGAI INTERVENING (Studi Kasus di OPD Kabupaten Majene) Muhammad Yusran
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/financial.v7i2.259

Abstract

Kerjasama antara auditor dan auditee atau klien sangat penting bagi kualitas audit itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan kualitas audit terhadap kepuasan klien dengan sikap responsif auditor sebagai intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur. Penyebaran koesioner dengan teknik sampling purposive dan terkumpul 72 responden. Data dianalisis dengan regresi berganda menggunakan SPSS dan Sobel Tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi auditor secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan klien. Namun hipotesis pertama terbukti, pengaruh kompetensi auditor (X1) terhadap kepuasan klien (Z) dengan sikap responsif auditor (Y) sebagai intervening memperlihatkan hasil sangat signifikan.. Hipotesis kedua terbukti, pengaruh pengalaman auditor (X2) terhadap kepuasan klien (Z) dengan sikap responsif auditor (Y) sebagai intervening menunjukkan hasil sangat signifikan. Hipotesis ketiga terbukti, pengaruh independensi auditor (X3) terhadap kepuasan klien (Z) dengan sikap responsif auditor (Y) sebagai intervening menunjukkan hasil sangat signifikan. Independensi auditor (X3) secara parsial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan klien, namun dapat dimediasi dengan baik oleh varibel sikap responsif auditor (Y) dengan hasil sangat signifikan.Kata Kunci: Kepuasan Audite, Kualitas Audit, Sikap Responsif
Analisis Faktor Penentu Keputusan Nasabah Dalam Memilih Jasa Bank Syariah Di Kabupaten Mamuju Hari Wahyudin; Muhammad Yusran
POINT: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol 3 No 1 (2021): POINT JURNAL
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/point.v3i1.913

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis determinan pilihan klien untuk memilih pelayanan Perbankan Syariah di Kabupaten Mamuju. Peneliti menggunakan pendekatan kuatitatif dengan melakukan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah pada Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri dan Bank Sulselbar Syariah di Kabupaten Mamuju. Teknik sampel dilakukan random sampling, sehingga diperoleh 100 orang responden. Teknik analisis data adalah menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa, secara parsial religiusitas memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan nasabah. Hasil penelitian dengan melihat nilai signifikansi yang diperoleh yakni sebesar 0,038 yang berarti 0,038 < 0,05. Demikian juga pada nilai t hitung yang lebih besar dari t table sehingga dinyatakan 2,106 > 1,984. Untuk variabel gaya hidup menunjukkan hasil bahwa, secara parsial gaya hidup memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan nasabah. Hasil tersebut dengan melihat nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,00 lebih berarti 0,000 < 0,05. Demikian juga dengan nilai t hitung yang lebih besar dari t table yaitu 5,390. Jadi, 5,390 > 1,984. Dari pengujian simultan penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel religiusitas dan gaya hidup memiliki pengaruh positif yang signifikan pada keputusan nasabah untuk memilih jasa perbankan syariah. Hasil tersebut dengan melihat perolehan nilai F hitung 40,084 pada F tabel 3,09. Hasil tersebut berarti 40,084 > 3,09. Demikian juga dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,00 < 0,05.
PENGARUH OBEDIENCE PRESSURE TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL (STUDI PADA INSPEKTORAT KAB. MAJENE) Febryna Annisa Puspitasari Febryna; Muhammad Yusran; Jumardi Ardi
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No.1 Oktober 2022
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v5i1.1791

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji pengaruh obedience pressure terhadap kualitas audit internal pada Inspektorat Kabupaten Majene. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Pada penelitian ini, data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh auditor dan pejabat struktural di Inspektorat Kabupaten Majene. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh atau pendekatan sensus dengan 30 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini diperoleh dari pengolahan data dengan menggunakan SPSS v.21 (Statistical Product and Service Solution). Berdasarkan hasil data analisis, obedience pressure (X) memberikan pengaruh positif secara signifikan pada variabel kualitas audit internal (Y). Hal ini dapat diketahui karena hasil tanggapan responden atas variabel obedience pressure (X) sebesar 63.3% lebih mengarah kepada indikator pertama yaitu, “harus mematuhi perintah atasan”. Hal ini memberikan pengaruh besar terhadap variabel kualitas audit internal (Y) karena membuat auditor khawatir akan risiko dikeluarkan dari pekerjaan akibat dari tekanan apabila tidak mematuhi perintah atasan yang berwenang karena memiliki jabatan lebih tinggi. Sehingga mengakibatkan kepatuhan terhadap standar audit, menjadikan auditor selalu bersikap objektif dalam mengumpulkan dan menguji bukti untuk mencapai kualitas audit internal yang baik.