Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

STUDI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN DI LOKASI PARIWISATA PROVINSI SULAWESI SELATAN (STUDI KASUS MASYARAKAT PULAU LAE-LAE, KAWASAN BENTENG SOMBA OPU DAN KAWASAN WISATA BANTIMURUNG) Ilham, Bahrul Ulum
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjawab pemasalahan yaitu: (1) bagaimana peranpariwisata dalam pengentasan kemiskinan?; (2) bagaimana pola pemberdayaanmasyarakat miskin di Pulau Lae-lae, Kawasan Wisata Benteng Somba Opu dan KawasanWisata Bantimurung?; (3) faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung danpenghambat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di lokasi pariwisata.Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif yang bersifat pengamatan pelaksanaanpemberdayaan dengan alat pengumpulan data berupa studi bahan pustaka dan studilapangan. Adapun sumber data diperoleh di Pulau Lae-lae, Kawasan Wisata BentengSomba Opu dan Kawasan Wisata Bantimurung dengan mencari narasumber yangberkompeten. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pariwisatamenimbulkan dampak posistif terhadap pendapatan masyarakat sekitar. Tingkatpendapatan masyarakat yang berusaha di sekitar obyek wisata mengalami peningkatan,terutama pada saat hari libur. Namun demikian, sebagian besar masyarakat yangmenjadi responden dalam penelitian ini masih terkategori miskin. Pemberdayaanmasyarakat sudah berjalan, baik yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah maupunswasta. Di sisi lain, dampak negatif dari pelaksanaan program adalah kurangnyapembinaan yang dilakukan pasca program. Partisipasi aktif dari seluruh pelakupemberdayaan ditingkat kelurahan serta partisipasi dari masyarakat dalam seluruhproses kegiatan sangat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan programpemberdayaan masyarakat miskin.
Community empowerment through increasing knowledge of the family economic in coastal communities at the Banggae Timur of Majene regency Muhammad Yusran; Nuraeni Nuraeni; Bahrul Ulum Ilham
Indonesia Prime Vol 4 No 1 (2019): Indonesia Prime
Publisher : Indonesia Prime

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29209/id.v4i1.69

Abstract

Empowerment can see as an effort to train people to have responsibilities in doing work that can improve the quality of his life. This entrepreneurship workshop is a program for community service conducted by the lecturer from the Faculty of the Economics University of West Sulawesi. This entrepreneurship Workshop is one form of empowerment training that conducted to support, create climate, atmosphere, and entrepreneurial spirit to improve the quality of life of a coastal community in District Banggae east of Majene District. Workshop activities are realized through more focused training activities, accompanied by a tutorial activity both in simulation, online practice, and learning. The purpose of this dedication is to increase the knowledge and Community affords to manage The family economy through entrepreneurship workshop activities. This Workshop can provide and provide various inputs that can unlock access to give skills to the community to have the potential of human resources that are capable as business actors or prospective business people. It characterized by increased knowledge and skill of managing business, strong encouragement to be a professional entrepreneur, seriousness to manage the financial business that based on information technology (IT) with the provision of financial management materials using accounting applications
Penerapan Business Check Up Untuk Pemetaan Umkm Bahrul Ulum Ilham
Syntax Idea Vol 4 No 12 (2022): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v4i12.2061

Abstract

The problem in this research is how to map MSMEs assisted by the Center of Integrated Services (CIS) SMESCo South Sulawesi using a business check-up. The use of business check-ups to determine the health condition of the business, and identify problems and sources of problems in the business. This research is a quantitative descriptive study using radar analysis. Radar charting is a graphical method for displaying multivariable data in the form of a two-dimensional chart of three or more quantitative variables represented on an axis starting from the same point. A total of 50 MSMEs filled out a business check-up which refers to the development of 8 MSME business aspects which include aspects of independence, aspects of innovation, aspects of courage to take risks, aspects of proactively capturing opportunities and markets, marketing aspects, and operational aspects., financial aspects, and HR aspects. The conclusion from the application of radar analysis in mapping MSMEs assisted by the SMESCo Center of Integrated Services (CIS) South Sulawesi shows that 8 aspects of MSME business check-ups are in a good category (radar 3-4), unless the financial aspect is in the sufficient category (radar 2-3). The highest aspect is the innovation aspect with a value of 3.67 and the lowest is the financial aspect with a value of 2.74. Based on these results, it is recommended to improve the performance of MSMEs assisted by the Center of Integrated Services (CIS) SMESCo South Sulawesi in the financial aspect.
Pelatihan Manajerial Usaha Bagi UMKM Binaan PLUT Sulawesi Selatan Ilham, Bahrul Ulum; Muawwal, Ahyar
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v4i1.645

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyadaran kepada pelaku usaha mikro (UMK) binaan PLUT Sulawesi Selatan pentingnya aspek manajemen dalam bisnis serta mengetahui dasar-dasar manajemen untuk bisnis. Kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 75 orang peserta UMKM yang berasal dari kota Makassar dan sekitarnya. Materi yang diberikan meliputi manajemen usaha mikro dan strategi pengembangannya; strategi pemasaran digital dan manajemen keuangan bagi usaha mikro. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, diskusi dan latihan dengan menggunakan pendekatan partisipatif atau metode belajar orang dewasa (andragogy). Pelatihan memberikan dampak peningkatan manajemen usaha sebanyak 98% peserta menyatakan yakin dan hanya 2% menyatakan tidak yakin sepenuhnya. Demikian juga terhadap pelatihan telah memenuhi harapan, sebanyak 70% menyatakan ya, semuanya dan hanya 30% menyatakan ya, Sebagian. Terkait metode pelatihan sebanyak 73% peserta mengatakan pertanyaan telah terjawab dan hanya 27% menyatakan terjawab Sebagian. Pelatihan juga secara metode mudah dipahami sebanyak 82% dan selebihnya 18% menyatakan ya, sebagian. Dalam pelatihan ini sebanyak 89% menyatakan memperoleh masukan bermanfaat selama pelatihan, hanya 11% menyatakan Sebagian. Sebanyak 84% menyatakan mendapatkan kesempatan berbagi pengalaman, 14% menyatakan ya, tapi masih kurang dan hanya 2% menyatakan tidak. Dalam pelatihan ini, peserta bersama fasilitator telah berbagi pengalaman, wawasan, sikap dan nilai bagaimana mengelola dan mengembangkan usaha.
Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2024 Bagi UMKM Di Kota Makassar Ilham, Bahrul Ulum; Muawwal, Ahyar
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v4i3.714

Abstract

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) telah mewajibkan sertifikasi halal bagi produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia mulai 17 Oktober 2024. Dalam rangka mendukung implementasi undang-undang tersebut, kegiatan sosialisasi wajib halal perlu dilakukan secara massif kepada masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sosialisasi Wajib Halal Oktober 2024 atau WHO 2024. Artikel ini membahas implementasi kegiatan sosialisasi wajib halal yang dilakukan pada hari Ahad, 21 April 2024 di Gedung Pusat Dakwah Islamiyah Muhammadiyah jalan Gunung Lompobattang Makassar. Kegiatan diikuti sekitar 65 UMKM dari Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Makassar serta usahawan kuliner masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Kota Makassar, Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Provinsi Sulawesi Selatan, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Cabang Sulawesi Selatan, didukung Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Nobel Indonesia dan STIMIK Kharisma. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pelaku UMKM, tentang pentingnya sertifikasi halal serta prosedur yang harus diikuti untuk memperoleh sertifikasi halal bagi produk mereka.
PENDAMPINGAN BRANDING UMKM MELALUI PENGEMASAN DAN STRATEGI PROMOSI PRODUK DI KABUPATEN JENEPONTO Ilham, Bahrul Ulum; Firman, Ahmad; Dwinanda, Giri; Mubyl, Mutiarini; Latief, Fitriani; M.Ilham; Arsinta Zalzabila; Sri Fausiah Rahmayanti
Nobel Community Services Journal Vol 3 No 2 (2023): Nobel Community Services Journal
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/ncsj.v3i2.4408

Abstract

Pemberdayaan UMKM menjadi sangat strategis karena potensinya yang besar dalam menggerakkan kegiatan ekonomi sekaligus menjadi tumpuan sumber pendapatan dalam meningkatkan kesejahteraan sebagian besar masyarakat. Dengan strategi pemasaran online, seseorang menjadi lebih mudah menemukan produk-produk UMKM. Strategi promosi online juga bisa meningkatkan branding produk dan UMKM menjadi lebih terkesan profesional. Masalah yang dihadapi UMKM di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto adalah strategi pemasaran melalui online atau e-commerce, serta bagaimana membuat label pada produk serta kemasan yang menarik bagi konsumen. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu para pelaku UMKM melalui tiga kegiatan yaitu identifikasi masalah, melaksanakan pelatihan dan pendampingan, serta pelaksanaan evaluasi dan monitoring. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pelaku UMKM di desa Monro-Monro mendapatkan pemahaman mengenai branding serta pemanfaatan strategi promosi menggunakan e-commerce.
Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan & Pemasaran Digital Dalam Upaya Mendukung Peningkatan Penjualan Kelompok Usaha UMKM pada plutsulsel muawwal, ahyar; Renny, Renny; Ilham, Bahrul Ulum; Hasniati, Hasniati
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 1, Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i1.4836

Abstract

UMKM adalah unit usaha produktif yang berdiri sendiri, dimiliki oleh orang perorangan yang memenuhi kriteria tertentu dan menjadi penopang ekonomi bangsa. Tak terkecuali UMKM yang berada di plutsulsel merupakan aset ekonomi khususnya di provinsi Sulawesi selatan dan kota makassar namun keberadaannya dapat terancam dikarenakan tidak mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Beberapa permasalahan yang ditemukan seperti UMKM terkendala dalam menyusun laporan keuangan, kendala pemasaran berbasis teknologi hingga tidak tersedianya media jualan yang mandiri dimana skill dalam pengelolaan yang juga masih minim. Dalam program Pengabdian ini dilakukan pendekatan metode sosialisasi, pendampingan dan pengembangan sistem dimana  pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dan pemasaran digital ini bertujuan untuk memberikan dukungan teknologi, manajemen promosi, pemasaran digital. Kegiatan kemitraan yang dilakukan terkait Peningkatan Penjualan Kelompok Usaha UMKM Pusat Layanan Usaha Terpadu melalui : (a) Pendekatan pendampingan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam memudahkan manajemen usaha, pemasaran hingga peningkatan penjualan, (b) pendekatan Pendampingan Penerapan Sistem Informasi website yang dibangun menjadi marketplace lokal bersama mitra sebagai media dalam pemasaran digital (c) Pendekatan manajemen dan pelaporan keuangan digital sehingga memudahkan UMKM dalam mengelola manajemen pendapatan. Luaran kegiatan ini berupa peningkatan kompetensi dalam manajemen pemasaran, penjualan menggunakan tools kecerdasan buatan seperti chatgpt, aplikasi Marketplace lokal UMKM plutsulsel, dan manajemen keuangan menggunakan tools SIAPIK.
Implementasi 4DX (The 4 Disciplines Of Execution) Dalam Pencapaian Wajib Halal Oktober (WHO) Tahun 2024 Ilham, Bahrul Ulum
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Khaira Ummah Vol. 3 No. 01 (2024): Khaira Ummah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia bertekad menjadi pusat produsen halal dunia dengan potensi populasi muslim serta pangsa pasar produk halal. Keberhasilan Indonesia dalam mencapai peringkat tiga besar dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) menunjukkan penguatan positif ekosistem Jaminan Produk Halal (JPH), dengan salah satu langkah strategis melalui sertifikasi halal. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2021 mewajibkan semua produk yang beredar di Indonesia untuk bersertifikat halal mulai Oktober 2024.Untuk mewujudkan implementasi sertifikasi halal, dilakukan rapat koordinasi antara perwakilan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) di Sulawesi Selatan pada 5 Maret 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan kampanye tentang kewajiban sertifikasi halal serta training untuk meningkatkan pencapaian target sertifikasi halal. Metode pelaksanaan kegiatan menggabungkan metode daring dan luring. Sesi training memberikan materi pendekatan Disiplin 4dx (The 4 Disciplines of Execution) dalam pencapaian wajib halal Oktober 2024.Hasil yang dicapai berupa peningkatan pemahaman dan kompetensi pencapaian target sertifikasi halal. Keterlibatan aktif stakeholder, peningkatan kapasitas, pemantauan dan evaluasi berkelanjutan, inovasi dan adaptasi, serta komunikasi efektif dalam implementasi sertifikasi halal. Kesimpulannya, implementasi Disiplin 4dx menekankan pentingnya "disiplin" dalam mencapai tujuan. Dengan fokus pada WIGs, penggunaan lead measures, pembuatan scoreboard, dan penciptaan irama akuntabilitas, diharapkan LP3H dan LPH dapat memainkan peran strategis mereka secara lebih efektif dalam mencapai tujuan wajib halal pada Oktober 2024
Strategi Pengembangan Usaha “Jamur Excellent” Menggunakan Smart Business Map Ilham, Bahrul ulum
Nobel Management Review Vol. 5 No. 4 (2024): Nobel Management Review
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/nmar.v5i4.4972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha "Jamur Excellent" dengan menggunakan pendekatan Smart Business Map (SBM). Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif berbasis konstruktivisme, yang memandang realitas sosial sebagai hasil konstruksi manusia. Usaha "Jamur Excellent" bergerak di bidang budidaya dan olahan jamur tiram yang memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan konsumen akan produk pangan sehat dan inovatif. Melalui analisis berbasis Smart Business Map (SBM), penelitian ini mengevaluasi tiga aspek utama yaitu Playing Field, Market Landscape, dan Operational Profitability. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi diversifikasi produk, optimalisasi pemasaran digital, dan peningkatan efisiensi operasional menjadi kunci keberlanjutan dan pertumbuhan usaha. Penelitian ini sangat penting karena memberikan rekomendasi strategi pengembangan bisnis guna mendukung "Jamur Excellent" mewujudkan visi besar menjadi pemimpin pasar di industri jamur baik di pasar lokal maupun nasional.
Anticipatory Risk Planning at PT Telkom Indonesia Yusran, Muhammad; Hadijah, Sitti; Jumardi, Jumardi; Ilham, Bahrul Ulum
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 4 No. 1 (2025): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v4i1.1221

Abstract

This study examines the anticipatory risk management strategies implemented by PT Telkom Indonesia to address potential crises, including pandemics. This research aims to explore how a company can proactively identify, analyze, and manage risks to maintain service stability. Employing the Narrative Literature Review (NLR) approach, this study gathers and analyzes secondary data from various risk-management-related literature, focusing on the telecommunications sector. The findings reveal that although PT Telkom Indonesia has established risk strategies, several areas require further development, particularly in terms of long-term risk anticipation. This study recommends strengthening a more comprehensive and adaptive risk-management system to enhance corporate resilience. The originality of this research lies in its specific focus on PT Telkom Indonesia as a case study, highlighting the unique challenges and opportunities faced by a leading telecommunications company to address uncertainties and future crises. Additionally, this study contributes to the existing body of literature by providing insights into the application of anticipatory risk management in the telecommunications sector, particularly in the context of future pandemics.