Aisyah Nur Jannah
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Media Teknik Sipil

EVALUASI PRASARANA KERETA API TERHADAP PENYANDANG DISABILITAS DI STASIUN LEMPUYANGAN Prayogo Afang Prayitno; Aisyah Nur Jannah; Prima Juanita Romadhona
Media Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v19i2.15138

Abstract

Stasiun Lempuyangan memiliki peran vital sebagai simpul pergerakan dan aksesibiltas masyarakat Provinsi D.I. Yogyakarta. Aksesibilitas pada stasiun harus bersifat inklusif atau dapat dirasakan oleh semua masyarakat termasuk penyandang disabilitas. Aksesibilitas yang inklusif dapat diwujudkan dengan menyediakan prasarana perkeretaapian yang mengakomodasi penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi eksisting yang mengatur fasilitas bagi disabilitas pada stasiun kereta api, mengetahui kondisi eksisting, serta melakukan analisis terhadap peningkatan fasilitas bagi penyandang disabilitas pada Stasiun Lempuyangan. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris untuk mengetahui kesesuaian antara kondisi eksisting dengan persyaratan yang ada, serta metode IPA (Importance Performance Analysis) untuk mengukur tingkat kepuasan dan kepentingan fasilitas penyandang disabilitas di stasiun dan mengetahui prioritas peningkatan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan fasilitas penyandang disabilitas pada Stasiun Kereta Api telah diatur secara umum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 98 Tahun 2017. Kondisi eksisting fasilitas penyandang disabilitas pada Stasiun Lempuyangan secara umum sudah tersedia. Namun terdepat beberapa fasilitas yang belum terpenuhi yaitu guide block pada area penting (pedestrian, loket dan toilet), petunjuk khusus pada area pelayanan dalam bentuk bunyi atau huruf Braille, informasi perjalanan kereta api visual secara real-time dan tempat parkir khusus penyandang disabilitas. Prioritas peningkatan fasilitas adalah fasilitas petunjuk khusus pada area pelayanan yang mudah di akses penyandang disabilitas dan pintu/gate yang aksesibel.