Andri Nasution
Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancangan Perbaikan Lingkungan Kerja Dengan Menggunakan Metode 5S Di Bengkel SMK TR Yayasan Pendidikan Sinar Husni Andri Nasution; Ratih Maulidina Syahriani; Joko Susilo
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol 5, No 2 (2021): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v5i2.5782

Abstract

Kegiatan praktek belajar di bengkel tidak akan lepas dari berbagai kemungkinan timbulnya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja yang dapat terjadi yaitu luka,baik yang bersifat luka permanen, luka ringan, maupun gangguan kesehatan. Ada potensi bahaya yang mungkin timbul tetapi tidak disadari oleh setiap siswa. Tempat yang paling berisiko dalam lingkungan sekolah adalah bengkel, yang merupakan tempat praktek bagi siswa ataupun bagi guru dalam melakukan bimbingan praktek. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk menciptakan kondisi lingkungan kerja yang lebih baik dari sebelumnya pada bengkel SMK TR Yayasan Pendidikan Sinar Husni. Penelitian ini memiliki rangkaian kegiatan yang diawali dengan tinjauan pustaka kemudian dilanjutkan dengan pembuatan lembar identifikasi bahaya yang membahas hubungan antara kegiatan di dalam bengkel dengan potensi bahaya serta solusinya. Langkah selanjutnya adalah dengan menganalisis dan memberikan penilaian risiko terhadap potensi bahaya yang telah diidentifikasi dengan menggunakan metode HIRARC. Hasil penelitian menunjukkan scoring 5S secara keseluruhan terdapat sedikit kesesuaian. Untuk kategori seiso telah mendapat scoring dengan keterangan cukup sesuai. Namun, untuk kategori seiri, seiton seitsuke, dan shitsuke masih mendapat scoring dengan keterangan terdapat sedikit kesesuaian, sehingga perlu dilakukan perbaikan.
The Supply Chain Analysis of Traditional Fish Catches of Bagan Deli City Medan and Bagan Percut of Deli Serdang District: Supply chain analysis Andri Nasution; Tania Alda
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 7 No. 2 (2023): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v7i2.10202

Abstract

Traditional fishermen are fishermen who catch fish in waters which are traditional fishing rights that have been used for generations by local culture and wisdom. Fish is a marine product that is easily damaged or perishable, and this is due to enzymatic activity in the fish's body and the activity of microorganisms due to wrong handling. The cities of Medan and Deli Serdang are areas that have good potential for marine products. Enjoying fish products from the sea by consumers, fish distribution was carried out at Belawan Port, precisely at Belawan Ocean Fisheries Port and Fish Auction Place Bagan Percut, Deli Serdang. This study looks at the supply chain or supply chain for traditional fishermen in the North Sumatra region, especially in Medan City and Deli Serdang Regency. The research method used is descriptive qualitative research. The results of the study found that the supply chain of most fishermen caught in Bagan Deli through agents and distributors of fish was then brought to the market or auction place. There are also fishermen in Bagan Deli who directly sell their catch at the local market where the fishing group is located, namely the Bagan Deli and Belawan Traditional Markets. Meanwhile, Bagan Percut of Deli Serdang Regency shows that the role of fish agents and distributors in the supply chain of capture fishermen is very influential. Through these fish agents and distributors, distribution channels can be determined based on the amount or amount of fish caught.