Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jpsb

Pola gerak tari Linda dalam pelaksanaan Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat: Movement patterns of Linda dance in Karia ceremony among the Muna community in Wadaga District, West Muna Regency Muliani; La Niampe
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2025): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/8xz7s092

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola gerak, filosofi ritual, dan pewarisan tari Linda dalam pelaksanaan Karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mulai berkurangnya penguasaan masyarakat terhadap urutan gerak tari Linda dan perlunya pendokumentasian tari tersebut sebagai bagian integral dari ritus Karia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan orientasi studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pelaku tari, dan masyarakat, serta dokumentasi praktik Karia dan unsur pertunjukan tari Linda. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karia dilaksanakan melalui tahapan kafoluku, kabhansule, kalempagi, kafosampu, katandano wite, kabasano dhoa, pertunjukan Linda, kahapui, dan kaghorono bhansa. Tari Linda memiliki struktur gerak awal, tengah, dan akhir. Kosakata gerak lengkapnya meliputi memegang sapu tangan, berputar, mengayunkan selendang, mengangkat selendang ke belakang, gerakan burung, mengikat selendang di pinggang, duduk, menyandarkan siku, meletakkan tangan di depan dada, mengangkat selendang di bahu, dan penutup Linda. Pola gerak tersebut merepresentasikan doa, kerendahan hati, pengendalian diri, kedewasaan, solidaritas, dan kesiapan perempuan Muna memasuki kehidupan sosial orang dewasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tari Linda tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan ritual, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter dan pewarisan budaya. Kontribusi penelitian ini adalah memperkuat pendidikan seni berbasis kearifan lokal dan mendokumentasikan warisan tari Muna untuk kepentingan pembelajaran serta pelestarian.