Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Description of Copra Marketing in Potuho Jaya Village Lalembuu Sub-district, South Konawe District Dewi Puji Pangestu; Musadar Mapasomba; Sitti Nur Isnian
International Journal of Technology and Education Research Vol. 2 No. 04 (2024): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v2i04.1173

Abstract

The research aims to determine the description of copra marketing in Potuho Jaya Village, Lalembuu District, South Konawe Regency at this time. It can be seen from the farmers who have high potential to develop coconut or copra farming, farmers can support copra marketing in Potuho Jaya Village and the consumer side is very supportive of marketing. Meanwhile, the factors that influence copra marketing in Potuho Jaya Village, Lalembuu District, Konawe Selatan Regency include good quality, relatively low prices, purchasing power from Potuho Jaya Village and its surroundings, and the income can be seen from the land area. The more land the farmer owns, the more his income will be
Pemanfaatan Biomassa Limbah Pala sebagai Energi Alternatif untuk Kesejahteraan Petani di Desa Kaasar Jumriadi; Roni Koneri; Hesky Stevy Kolibu; Sitti Nur Isnian
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/j67k1d76

Abstract

Krisis energi yang ditandai dengan menipisnya sumber energi fosil mengharuskan semua pihak yang terlibat untuk mewaspadai kondisi ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan kesadaran, pengetahuan, sikap dan keterampilan petani pala di Desa Kaasar, Kecamatan Kauditan, tentang pemanfaatan limbah pertanian pala sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan (biobriket) dan dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dalam meningkatkan mata pencaharian mereka. Pengabdian ini menggunakan tiga metode, yaitu penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan. Hasil dari pengabdian tersebut adalah terbentuknya kesadaran petani untuk peduli terhadap energi terbarukan, mengambil sikap untuk mengolah limbah menjadi bio briket yang akan digunakan untuk bahan bakar rumah tangga sambil melihat peluang untuk dipasarkan, dan petani mampu membuat bio briket. Diharapkan kegiatan ini dapat berperan dalam menyelesaikan krisis energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.