Vivi Elvina Panjaitan
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Sentralisasi Pengelolaan Anggaran Di Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Bandung Vivi Elvina Panjaitan
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 8, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v8i2.4338

Abstract

Pengelolaan anggaran LIPI termasuk Kedeputian Bidang IPT LIPI berubah menjadi sistem sentralisasi. Kebijakan sentralisasi pengelolaan anggaran ini merupakan hal baru di lingkungan LIPI sehingga tidak mudah diimpelementasikan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sentralisasi pengelolaan anggaran di Kedeputian IPT LIPI Bandung dan kendala yang dihadapi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui wawancara dan data sekunder. Data yang terkumpul diseleksi, diedit dan disajikan dalam narasi. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kebijakan sentralisasi pengelolaan anggaran di Kedeputian IPT LIPI Bandung diimplementasikan berdasarkan keputusan Kepala LIPI No. 206/F/2019 tentang Penetapan Satuan Kerja sebagai dasar kebijakan sentralisasi anggaran. Keputusan tersebut diturunkan kedalam beberapa keputusan Deputi IPT LIPI yang mengatur tentang susunan pelaksana sentralisasi pengelolaan anggaran, tugas dan tanggungjawab serta proses bisnis kegiatan sentralisasi pengelolaan anggaran. Namun implementasi kebijakan tersebut mengalami kendala komunikasi, SDM, sarana-prasarana, disposisi dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Oleh karena itu rekomendasi yang diberikan meliputi penambahan jumlah, peningkatan kompetensi dan integritas SDM, penyempurnaan dan sosialisasi SOP serta koordinasi secara periodik. Implikasi penelitian ini yaitu perbaikan proses implementasi kebijakan sentralisasi pengelolaan anggaran di Kedeputian IPT LIPI Bandung sehingga efektivitas dan efisiensi riset serta inovasi dari unit kerja bidang penelitian dapat tercapai.Kata Kunci: Sentralisasi, Desentralisasi, Standar Operasional Prosedur
Evaluasi Implementasi Kebijakan Sistem Repositori Ilmiah Nasional (Rin) Vivi Elvina Panjaitan
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 5 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Department of Public Administration, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.044 KB) | DOI: 10.26740/jpsi.v5n2.p80-89

Abstract

ABSTRACTNumbers of management, storage, and preservation of research data problems had been the rationales why national scientific repository (RIN) system was implemented. To measure its success, the present study evaluated, analyzed problems, and provided recommendations using descriptive exploratory qualitative research methods with interviews as the primary data. In terms of the effectiveness, the results showed that the RIN system objectives provided a nationally integrated interoperability research data management system, ensuring long-term archiving and access had been achieved whereas the awareness of researchers to share data and sustainability plans had not been achieved. Based on its efficiency, PDDI LIPI had pursued many activities and strategies. In accordance with its adequacy, the existence of RIN system was able to answer the existing research data problems while the problem of continuity of input of research data and the sustainability of research had not been achieved. In regard to its equalization, RIN system was intended to all professions that carried out research, in which the socialization activities and technical guidance to researchers in relevant institutions were conducted. In coping with its responsiveness, all target groups still could not experience it because the follow-up activity of the target groups after knowing RIN system was still minimum. Hence, it was advised that the target group from both internal LIPI, external LIPI, and PDDI LIPI acted as the implementors. The present study concluded that the implementation of RIN system had not been optimally implemented and still needed improvements. ABSTRAKPermasalahan pengelolaan, penyimpanan, pelestarian data penelitian mendorong dilakukannya implementasi kebijakan sistem RIN. Untuk mengukur keberhasilannya, penulis mengevaluasi, menganalisis permasalahan dan memberikan rekomendasi dengan menggunakan metode penelitan kualitatif deskriptif melalui data primer yaitu wawancara dan data sekunder. Dari efektivitasnya diperoleh hasil bahwa tujuan sistem RIN menyediakan sistem interoperabilitas pengelolaan data penelitian terintegrasi secara nasional, menjamin pengarsipan dan pengaksesan jangka panjang telah tercapai sedangkan kesadaran peneliti untuk berbagi data dan rencana keberlanjutan belum tercapai. Berdasarkan efisiensinya, PDDI LIPI telah mengupayakan banyak kegiatan dan strategi. Berdasarkan kecukupannya, keberadaan sistem RIN mampu menjawab permasalahan data penelitian yang dihadapi sedangkan permasalahan kontinuitas penginputan data penelitian, keberlanjutan penelitian belum tercapai. Berdasarkan pemerataannya, sistem RIN ditujukan kepada seluruh profesi yang melaksanakan penelitian, bukan sekelompok golongan namun kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis lebih banyak kepada peneliti di instansi yang memiliki badan penelitian pengembangan serta perguruan tinggi. Berdasarkan responsivitasnya, belum dapat dirasakan oleh seluruh target sasaran dikarenakan tindaklanjut dari para target sasaran setelah mengenal sistem RIN masih rendah. Maka perlu rekomendasi kepada target sasaran baik dari internal LIPI, eksternal LIPI maupun PDDI LIPI sebagai implementor. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan sistem RIN belum berjalan dengan optimal dan masih perlu ditingkatkan.