Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bimbingan Belajar Anak Usia Dini Di Wilayah Pesisir Pantai Dusun Kuranji Bangsal Lombok Barat Mega Safana; Khusnul Khotimah; Siti Hajariah; Nurfitriani Raodatul Jannah; Gita Putri Wahyuni; Sulastri Sulastri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.839 KB) | DOI: 10.29303/jpmsi.v2i2.47

Abstract

Abstract: Masa usia dini merupakan masa yang paling brilian yang dilalui oleh manusia. Pada masa usia dini manusia dapat belajar segalanya dalam waktu yang relatif singkat, untuk itu pendidikan usia dini disebut sebagai masa keemasan (golden age) dimana seluruh aspek perkembangan penting untuk aspek perkembangan selanjutnya. Anak merupakan investasi terbesar masa depan, sehingga sangat disayangkan jika pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak dimasa keemasannya tidak fungsikan sebaik mungkin. Dusun Kuranji Bangsal terletak di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat yang terletak berdekatan dengan bibir pantai. Penduduk desa berjumlah 726 jiwa, jika dirata-ratakan sebagian besar tamatan SD bahkan belum sampai tamat. Rendahnya pendidikan di lokasi ini membuat penulis menggagas ide untuk mengadakan pengabdian kepada masyarakat yakni Bimbingan Belajar Anak Usia Dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama 1 bulan penuh dari 25 Agustus – 25 September 2019. Kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari sosialisasi, bimbingan belajar dan pengenalan lingkungan.  Keywords: Pendidikan Usia Dini, Golden age, Dusun Kuranji Bangsal, Pendidikan, Bimbingan Belajar
Teachers made writing assessment instrument: Pedagogical insight from process to product Khusnul Khotimah; Deisyi Anna Batunan; Nur Mukminatien
Studies in English Language and Education Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v11i1.26774

Abstract

Despite the urgency of assessment instruments in teaching foreign language writing, evidence regarding how teachers develop assessment instruments and maintain their quality, particularly for comparison and contrast essay writing based on a genre-based approach to teachers classroom practices, is scantily reported. To address this empirical need, this article showcases how a set of teacher-made assessment instruments for a comparison and contrast essay based on a genre-based approach in a writing essay course at a public university in East Java was carefully and deliberately developed. To attain the research objective, this research enacted design-based research (DBR) inspired by Cavallaro and Sembiante (2021). In addition to content validity, face validity and inter-rater reliability were ensured by involving ten students, three fellow writing teachers, and two trained raters. This assessment instrument development project produces a set of valid formative assessment instruments, comprising a writing prompt and scoring rubric. The inter-rater reliability shows a high degree of positive correlation with a reliability coefficient of 0.862 from a correlational analysis based on Pearson correlation coefficient. This in-practice assessment instrument development can be used as a reference, contributing to the teachers assessment literacy development. It also serves as a valuable model for future researchers to develop and expand nested classroom assessment scholarship. A well-structured validity and reliability process of assessment instrument development will practically enhance the teaching practices in the essay writing course in particular and EFL teaching in general.