Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON PERFORMING FINANCING, DAN RETURN ON ASSET TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2015-2017 Indriani Risfiati; Heriyanta Budi Utama
AKTUAL Vol 4, No 2 (2019): December
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk memberikan bukti empiris bahwa Dana Pihak Ketiga  berpengaruh signifikan  terhadap  penyaluran  pembiayaan, Capital Adequacy  Ratio  berpengaruh  signifikan  terhadap penyaluran pembiayaan, Non Performing Financing berpengaruh signifikan terhadap penyaluran pembiayaan, dan Return On Asset berpengaruh signifikan terhadap penyaluran pembiayaan pada Bank Umum Syariah di Indonesia.  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 10 bank. Pemilihan sampel menggunakan metode sampling sensus, sehingga sampel 10 bank dengan periode pengamatan selama tiga tahun yaitu tahun 2015-2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik yaitu normalitas, autokorelasi, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa DPK, CAR, NPF dan ROA terdistribusi normal, tidak terdapat autokorelasi, terbebas dari multikolinieritas, dan tidak mengandung heteroskedastisitas. Hasil pengujian  hipotesis  adalah  DPK  berpengaruh  positif  signifikan terhadap  penyaluran  pembiayaan,  CAR berpengaruh positif   signifikan terhadap penyaluran pembiayaan, NPF berpengaruh positif tidak signifikan terhadap penyaluran pembiayaan, dan ROA berpengaruh positift tidak signifikan terhadap penyaluran pembiayaan. Berdasarkan hasil nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 87,8 yang artinya variabel pembiayaan dapat dijelaskan oleh variasi variabel DPK, CAR, NPF, dan ROA sedangkan sisanya yaitu 12,2 dipengaruhi oleh variabel lain.
Penciptaan Calon Wirausaha” Dalam Rangka Optimalisasi Potensi Daerah Yang Dapat Digunakan Untuk Membangun Kemandirian Ekonomi Irwan Christanto Edy; Shandy Marsono; Heriyanta Budi Utama
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.623 KB) | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.469

Abstract

Kemandirian ekonomi daerah sangat tergantung kepada jumlah wirausahawan  yang ada didaerah. Faktor penghambat kemandirian ekonomi adalah rendahnya wirausahawan dan meningkatnya pengangguran. Pengangguran merupakan permasalahan sosial yang membutuhkan penanganan yang serius karena akan berdampak pada permasalahan sosial lainnya seperti kriminalisme, kemiskinan dan penyakit masyarakat. Salah satu solusi mengatasi pengangguran adalah program kewirausahaan. Program kewirausahaan dimulai dari jenjang pendidikan formal, sehingga program pendidikan kewirausahaan bagi siswa untuk mempersiapkan calon wirausaha merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi penggangguran. Pendidikan kewirausahaan berbasis sekolah sangat tepat dialokasikan pada jenjang pendidikan SMK, karena lulusan SMK merupakan lulusan yang dipersiapkan kerja di masyarakat. Program Pengabdian Masyarakat merupakan program kegiatan perguruan tinggi untuk meningkatkan kapabilitas lembaga/institusi/perusahaan dalam mengatasi permasalahan di masyarakat. PPM bagi siswa SMK ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, membangun sikap mental, memberikan ketrampilan dan pendampingan kewirausahaan siswa. Kewirausahaan berbasis sekolah artinya kewirausahaan yang mengoptimalkan seluruh sumber daya sekolah baik sarana prasarana, guru, karyawan, komite dan semua pihak yang bersinggungan dengan pendidikan di sekolah SMK. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada siswa SMK. Dalam kegiatan ini Tim pelaksana bermitra dengan SMK Negeri 7 Surakarta Jawa Tengah. Kegiatan yang memberikan hasil  yaitu (1) meningkatnya penegtahuan tentang wirausaha (2) meningkatnya motivasi dan minat siswa untuk wirausaha, (3) meningkatnya ketrampilan dalam mengelola usaha. Kegiatan ini akan sangat memberikan manfaat bagi siswa sebagai calon wirausaha yang berhasil
Penciptaan Calon Wirausaha” Dalam Rangka Optimalisasi Potensi Daerah Yang Dapat Digunakan Untuk Membangun Kemandirian Ekonomi Irwan Christanto Edy; Shandy Marsono; Heriyanta Budi Utama
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.469

Abstract

Kemandirian ekonomi daerah sangat tergantung kepada jumlah wirausahawan  yang ada didaerah. Faktor penghambat kemandirian ekonomi adalah rendahnya wirausahawan dan meningkatnya pengangguran. Pengangguran merupakan permasalahan sosial yang membutuhkan penanganan yang serius karena akan berdampak pada permasalahan sosial lainnya seperti kriminalisme, kemiskinan dan penyakit masyarakat. Salah satu solusi mengatasi pengangguran adalah program kewirausahaan. Program kewirausahaan dimulai dari jenjang pendidikan formal, sehingga program pendidikan kewirausahaan bagi siswa untuk mempersiapkan calon wirausaha merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi penggangguran. Pendidikan kewirausahaan berbasis sekolah sangat tepat dialokasikan pada jenjang pendidikan SMK, karena lulusan SMK merupakan lulusan yang dipersiapkan kerja di masyarakat. Program Pengabdian Masyarakat merupakan program kegiatan perguruan tinggi untuk meningkatkan kapabilitas lembaga/institusi/perusahaan dalam mengatasi permasalahan di masyarakat. PPM bagi siswa SMK ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, membangun sikap mental, memberikan ketrampilan dan pendampingan kewirausahaan siswa. Kewirausahaan berbasis sekolah artinya kewirausahaan yang mengoptimalkan seluruh sumber daya sekolah baik sarana prasarana, guru, karyawan, komite dan semua pihak yang bersinggungan dengan pendidikan di sekolah SMK. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada siswa SMK. Dalam kegiatan ini Tim pelaksana bermitra dengan SMK Negeri 7 Surakarta Jawa Tengah. Kegiatan yang memberikan hasil  yaitu (1) meningkatnya penegtahuan tentang wirausaha (2) meningkatnya motivasi dan minat siswa untuk wirausaha, (3) meningkatnya ketrampilan dalam mengelola usaha. Kegiatan ini akan sangat memberikan manfaat bagi siswa sebagai calon wirausaha yang berhasil