Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (AKU SEHAT - 2020) Ferawati; Dhamar Arizona Candra
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.504 KB)

Abstract

ABSTRAK Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan (AKU SEHAT) merupakan program yang ditunjukkan untuk melakukan penanganan gangguan kesehatan terkait kondisi teknis lapangan Banyu Urip dengan melibatkan masyarakat. Pelaksanaan Program Gerakan Komunitas Sadar Kesehatan tahun 2020 berjalan dengan baik dan lancar, program ini banyak memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. Metode pendekatan yang digunakan dalam program adalah merupakan kolaborasi dari pendekatan appreciative inquiry (AI) dan pendekatan Kesehatan dengan model Intervensi Keperawatan Komunitas. Pendekatan AI berfokus pada pencarian kekuatan dan inti positif dari komunitas termasuk keluarga untuk membangun visi yang akan dicapai bersama. Tujuan Umum Program meliputi 1) Meningkatkan kualitas kegiatan layanan terkait situasi tidak normal lapangan Banyu Urip untuk menciptakan kondisi yang kondusif, 2) Menumbuhkan presepsi positif masyarakat terhadap industri migas dan EMCL sebagai operator KKS Cepu, 3) Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat melalui pendekatan keluarga binaan, 4) Meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan dasar. Sementara tujuan khusus program meliputi 1) Menyelenggarakan kegiatan layanan kesehatan terkait situsi tidak normal lapangan Banyu Urip berupa kegiatan monitoring dan layanan kuratif dasar sesuai kebutuhan, 2) Meningkatkan status kesehatan keluarga melalui pendampingan keluarga binaan, 3) Meningkatkan status kesehatan masyarakat secara umum melalui budaya gerakan masyarakat sehat, 4) Meningkatkan pengetahuan masayarakat terhadap industri migas dan EMCL melalui edukasi pada Kegiatan Keluarga Binaan dan pertemuan simpul. Dalam rangkaian program Gerakan komunitas sadar kesehatan ini terdapat beberapa kegiatan yang diantaranya yaitu : 1) Monitoring harian, 2) Program keluarga binaan, 3) Pertemuan simpul, 4) Penggunaan Mobil layanan kesehatan, dan 5) Perawatan Toga. Serta ada kegiatan partisipasif yaitu posyandu, kegiatan sosial kemasyarakatan lainya (sosialisasi covid-19, penyemprotan disinfektan pembagian kotak p3k, program garuda icsada tanggap covid 19 dll)
Promosi Kesehatan Keluarga Dengan Metode DPP (Demonstrasi, Poster, Penyuluhan) Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Desa Sumberagung Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Ferawati; Mei Fitria Kurniati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.799 KB)

Abstract

ABSTRAK Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya yang penting dalam penyelenggaraan Sistem kesehatan Nasional (SKN). Dalam SKN, baik yang disusun tahun 2009 maupun yang disusun tahun 2010, disebutkan bahwa salah satu subsistemnya adalah Subsistem pemberdayaan Masyarakat. Pelaksanaan Pendidikan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari keluarga, karena kelluarga yang sehat merupakan asset atau modal pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. (Depkes, 2013). Dengan media promosi yang berbeda pada umumnya yaitu dengan metode DPP (demonstrasi, poster, dan penyuluhan) mampu mempermudah masyaakat untuk memahami dan mengaplikasikannya. Mengingat besarnya peranan keluarga dalam membangun Indonesia yang sehat maka pendekatan keluarga menjadi focus pengabdian masyarakat pada kegiatan ini. Dengan harapan, keluarga menjadi cerdas dengan mengetahui proses penyakit dan sehat. Metode yang dilakukan adalah: dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Pendampingan keluarga yang dilakukan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana mampu melakukan perawatan diri terutama pada lingkup keluarga. Pengkajian profil kesehatan dan status kemandirian dilakukan untuk memberikan kontribusi ke keluarga untuk memberikan informasi tentang kemampuan perawatan diri klien/keluarga. Sehingga keluarga memahami tentang kebutuhan perawatan diri dan menilai kemampuan melakukan perawatan diri/keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan melakukan pencegahan penyakit.