Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Tata Kelola Desa Terhadap Kualitas Pelayanan Publik dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi Aufa Naili Fahrina; Firda Ayu Amalia
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung, Faculty of Economic and Business, Accounting Dept

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.13.1.43-53

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the effect between village governance on the quality of public services through community perspective with organizational commitment as a moderating variable (Study on Candiwates Village, Prigen District, Pasuruan Regency). Thisis because in society there are differences between what is perceived by the village government dan the community. The population used was the Candiwates community with a research sample of 82 people. The sampling technique used was a purposive sampling technique and used outer and inner model tests. The results of this study indicate that village governance simultaneously affects the quality of public services with a hypothesis test statistical value of 6.928. this means that the condition of public services perceived by respondents (the community) is fairly good. Meanwhile, village governance on public service quality cannot be moderated by organizational commitment due to the lack of strong governance variables in Candiwates Village. The statistical value in the hypothesis test shows only 0.687 and the P value is red. However, partially the organizational commitment variable can affect the quality of public services with a hypothesis test statistical value of 11.286. the desired contribution in this research includes several important aspects that aim to improve village governance and ultimately improve the welfare and quality of services to the community with potential contributions such as, analysis and evaluation of village regulatory systems, development of good governance models and village resource management.Keywords: Village Governance, Public Service, Organizational Commitment ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara tata kelola desa terhadap kualitas pelayanan publik melalui perspektif masyarakat dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi (Studi pada Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan). Hal ini dikarenakan dalam masyarakat terdapat perbedaan antara yang dirasakan oleh pihak pemerintah desa dan masyarakat. Populasi yang digunakan adalah masyarakat Candiwates dengan sampel penelitian berjumlah 82 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling serta menggunakan uji outer dan inner model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola desa berpengaruh secara simultan terhadap kualitas pelayanan publik dengan nilai statistik uji hipotesis sebesar 6.928. Artinya kondisi layanan publik yang dirasakan oleh responden (masyarakat) adalah terbilang baik. Sementara itu tata kelola desa terhadap kualitas pelayanan publik tidak dapat dimoderasi oleh komitmen organisasi karena kurang kuatnya variabel tata kelola pada Desa Candiwates. Nilai statistik pada uji hipotesis menunjukkan hanya sebesar 0.687 dan nilai P berwarna merah. Namun secara parsial komitmen organsiasi dapat bepengaruh terhadap kualitas pelayanan publik dengan nilai statistik uji hipotesis 11.286. Kontribusi yang dinginkan dalam penelitian ini mencakup beberapa aspek penting yang bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan desa dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan potensi kontribusi seperti, analisis dan evaluasi sistem aturan desa, pengembangan model good governance dan pengelolaan sumber daya desa.Kata Kunci: Tata Kelola, Pelayanan Publik, Komitmen Organsasi
Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember Hafizi, Rahmani; Amalia, Firda Ayu
Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia JATI Vol 5, No 2: October 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jati.v5i2.14194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember periode tahun 2016-2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan data yang digunakan adalah data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jember tahun 2016-2019. Teknik analisis menggunakan rasio keuangan yaitu derajat desentralisasi, rasio ketergantungan keuangan daerah, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas pajak daerah, rasio keserasian, rasio efisiensi belanja, dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember masih bergantung kepada dana pemerintah pusat dan pemerintah provinsi hal ini disebabkan derajat desentralisasi, rasio ketergantungan keuangan daerah dan rasio kemandirian keuangan daerah termasuk kategori yang belum baik, rasio efektivitas pajak daerah Pemerintah Jember tergolong baik, rasio belanja masih didominasi belanja operasional dibandingkan belanja modal dan rasio pertumbuhan Pemerintah Jember mengalami pertumbuhan positif, hal ini dapat dilihat dari rasio pertumbuhan pendapatan, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah, rasio pertumbuhan belanja operasional dan rasio pertumbuhan belanja modal.
Cerdas Finansial di Rumah : Edukasi dan Pendampingan Pengelolaan Keuangan Ibu Rumah Tangga Novi Primita Sari; Firda Ayu Amalia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8768

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan keluarga pada ibu rumah tangga di Desa Jumput, Ampeldento–Karangploso, Kabupaten Malang. Permasalahan utama mitra meliputi ketiadaan pencatatan keuangan, pola konsumsi yang cenderung konsumtif, serta minimnya pemanfaatan teknologi sederhana dalam pengelolaan keuangan. Solusi yang ditawarkan berupa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan literasi keuangan, pelatihan penyusunan anggaran dan pencatatan arus kas, serta pendampingan penggunaan buku catatan dan aplikasi keuangan berbasis Android.Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap melalui sesi edukasi, praktik langsung, dan monitoring berkelanjutan untuk memastikan ketercapaian tujuan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada peserta, ditandai dengan kenaikan skor literasi keuangan sebesar ±30%, sebanyak 80% peserta mampu menyusun anggaran dan melakukan pencatatan keuangan secara rutin, serta terjadi penurunan pengeluaran non-esensial sebesar ±15%. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul pengelolaan keuangan keluarga dan terbentuknya kelompok belajar keuangan desa. Dampak kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan serta memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.