Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kualitas Laporan Keuangan UMKM: A Bibliometric Review Aris Susetyo; Suliyanto Suliyanto; Dewi Susilowati; Bambang Agus Pramuka
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan: July-December 2023
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jiak.v12i2.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang penelitian kualitas laporan keuangan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan melalui studi literatur dalam penelitian dibidang akuntansi pada jurnal scopus dalam kurun waktu 1993-2023. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian yaitu financial reporting quality. Ditemukan sebanyak 365 artikel penelitian dan setelah dilakukan extrak data menggunakan BibTex diperoleh 73 artikel yang dianggap relevan dengan topik kualitas laporan keuangan. Studi ini mengidentifikasi arah utama penelitian kualitas laporan keuangan dalam kurun waktu tahun 1993-2023 dan membahas beberapa aspek seperti referensi yang paling sering dikutip, institusi yang paling relevan, peneliti yang paling sering dikutip, kata kunci yang paling sering muncul, pola hubungan objek dalam suatu dataset. Pada akhir studi ini dapat disimpulkan mengenai perkembangan penelitian kualitas laporan keuangan sehingga dapat memberikan masukan untuk penelitian selanjutnya.
Pemetaan Tren Badan Usaha Milik Desa (BUMDes): Sebuah Analisis Bibliometrik Sully Kemala Octisari; Agung Praptapa; Eliada Herwiyanti; Puji Lestari; Bambang Agus Pramuka; Wita Ramadhanti
Fokus Bisnis Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol. 22 No. 2 (2023): Fokus Bisnis
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokbis.v22i2.731

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali dan memetakan penelitian terkait Badan Usaha Milik Desa dengan menggunakan metode bibliometrik, dengan periode pengamatan tahun 1988 hingga Agustus 2023. Data bersumber dari database Scopus dengan menggunakan kata kunci “Badan Usaha Milik Desa” dan “BUMDes”. Pencarian Scopus menghasilkan total 181 dokumen. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan menggunakan R-Studio Biblioshiny dan Vos Viewer. Hasil pemetaan ini menunjukkan peningkatan publikasi secara teratur, terutama pada tahun 2020. Journal Of Comparative Economics memiliki jumlah publikasi tertinggi, namun World Development memiliki peringkat jurnal SCImago tertinggi pada tahun 2022. Publikasi sebagian besar ditulis oleh Indonesia dan Amerika Serikat. Kata kunci utama dari topik ini berkisar pada Badan Usaha Milik Desa itu sendiri dan kondisi pedesaan, dengan Tiongkok sebagai topik terbesar kedua. Tidak banyak kepentingan terkait kinerja dan keberlanjutan di Badan Usaha Milik Desa. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat mencoba mengukur kinerja dan keberlanjutan Badan Usaha Milik Desa.
The Role of Village-Owned Enterprises in Improving Community Welfare in Gunungtawang Village, Selomerto District Romandhon Romandhon; Bambang Agus Pramuka; Puji Lestari
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v15i.936

Abstract

Background : The village-owned enterprise ( BUMDes ) "Sepoor Bridge" has been able to provide village revenue from the results of the clean water supply business unit, but has not been able to have a major influence on improving the general welfare of the community. Methods : This study used a descriptive qualitative approach, namely through observation, interviews, and documentation. Results : The Village-Owned Enterprise "Sepoor Bridge" still relies on one business unit and its revenue is still used to add equipment, channel installation tools, and payment for water sources. Conclusion : The Village-Owned Enterprise " Sepoor Bridge " can help the community save on clean water costs and make it easier to get it.