Asnafiyah Asnafiyah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN MUTU MADRASAH: STUDI PROGRAM KOMITE DI MIN 1 BANTUL YOGYAKARTA Mida Astarina; Asnafiyah Asnafiyah
Jurnal Isema : Islamic Educational Management Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Islamic Educational Management
Publisher : Laboratorium Jurusan S1 Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/isema.v4i2.6535

Abstract

Pengembangan mutu madrasah perlu keterlibatan masyarakat untuk mendukung setiap kegiatan yang sudah dirumuskan oleh madrasah. Komite madrasah sebagai wakil masyarakat memiliki peran penting untuk bekerjasama dengan madrasah dalam pengembangan mutu pendidikan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, program komite dalam pengembangan mutu pendidikan di MIN 1 Bantul meliputi (1) peningkatan mutu manajemen, (2) pengembangan program komite, (3) mujahadah dan sima’an Al-Qur’an, (4) paguyuban, (5) patembayan, (6) infak pendirian musholla, (7) santunan anak yatim, (8) bantuan subsidi silang, (9) madrasah sehat, (10) madrasah Adiwiyata, (11) pendampingan dan, (12) gemar menabung. Kedua, komite madrasah telah berhasil menjadi mitra MIN 1 Bantul dalam pengembangan mutu pendidikan madrasah yang meliputi peningkatan kesejahteraan Sumber Daya Manusia (SDM), perbaikan sarana dan prasarana, dan pengabdian masyarakat.Kata Kunci: Komite, Madrasah, Mutu
Kebiasaan Belajar Mahaiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Asnafiyah Asnafiyah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 2, No 2 (2010): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v2i2.105

Abstract

Sebagai upaya mewujudkan rencana mutu yang telah ditetapkan, mahasiswa PGMI telah diberi bekal materi kebiasaan belajar yang baik melalui program sosialisasi pembelajaran, yang dilakukan sebelum mahasiswa memasuki perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa PGMI memiliki kebiasaan belajar yang cukup baik. Dalam menghadapi ujian mahasiswa PGMI mempunyai kebiasaan belajar yang baik, dalam mengikuti perkuliahan di kelas, memantapkan materi perkuliahan dan dalam menulis karya ilmiah, mahasiswa mempunyai kebiasaan belajar cukup baik, sedangkan dalam membaca buku yang digunakan dalam perkuliahan, mahasiswa PGMI mempunyai kebiasaan belajar yang kurang baik. Dosen pada beberapa mata kuliah tertentu telah berupaya untuk itu dengan cara mewajibkan mahasiswa untuk membaca dan melaporkan hasil bacaan yang mereka baca. Hal ini perlu terus ditingkatkan, agar mahasiswa PGMI mempunyai kebiasaan belajar yang semakin baik, sehingga dapat menunjang tercapainya rencana mutu yang telah ditetapkan.
Pengembangan Materi Pembelajaran IPS Kurikulum 2006 di MI Bego Depok Sleman Asnafiyah Asnafiyah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 2, No 1 (2010): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v2i1.96

Abstract

Penerapan kurikulum di sekolah menuntut guru memahami secara  mendalam tentang standar kompetensi lulusan  dan standar isi.  Menjadi tugas guru IPS untuk mengembangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam silabi dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan materi IPS yang merupakan salah satu unsur dalam silabi maupun dalam rencana pelaksanaan pembelajaran perlu ditunjang oleh beraneka ragam sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi IPS di MI Bego belum cukup memadai untuk pencapaian kompetensi dasar. Hal ini disebabkan belum dikembangkannya berbagai sumber belajar oleh guru dalam proses pembelajaran. Oleh karenanya  guru dituntut untuk mau dan mampu mengembangkan berbagai sumber belajar agar kompetensi dasar yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Relevansi Buku Ajar Pancasila dan Kewarganegaraan Dengan Rencana Program Kegiatan Perkuliahan Semester (RPKPS) UIN Sunan Kaluaga Yogyakarta Asnafiyah Asnafiyah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 3, No 2 (2011): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v3i2.55

Abstract

Berbagai kegiatan berkaitan dengan pengembangan kurikulum telah dilakukan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil-hasil pengembangan telah dibukukan dan diterbitkan agar dapat dipahami oleh seluruh warga UIN Sunan Kalijaga. Rencana Program Kegiatan Perkuliahan Semester (RPKPS) merupakan salah satu buku yang sudah diterbitkan pada tahun 2007. Rencana Program Kegiatan Perkuliahan Semester (RPKPS) yang berlaku sejak tahun 2008 wajib dilaksanakan oleh setiap dosen pengampu mata kuliah sebagai standar minimal yang harus dikuasai oleh mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. RPKPS mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan telah didukung oleh bahan ajar yang berupa Pancasila dan Kewarganegaraan yang ditulis oleh dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Akan tetapi buku tersebut belum seluruhnya dapat mendukung materi-materi yang ditetapkan dalam RPKPS. Oleh karenanya pengembangan lebih lanjut tentang buku ajar Pancasila dan Kewarganegaraan perlu dilakukan agar pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan berjalan efektif.
Mewujudkan Sila Ke V Pancasila melalui Koperasi (Kajian terhadap Peraturan Koperasi Istiqomah Perumahan Purwomartani) Asnafiyah Asnafiyah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 7, No 2 (2015): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v7i2.83

Abstract

Koperasi Istiqomah merupakan koperasi yang didirikan oleh pengajian ibu-ibu Istiqomah, perumahan Purwomartani, Kalasan, Sleman. Pada awalnya, peraturan koperasi Istiqomah disusun oleh pengurus pengajian ibu-ibu Istiqomah, dibawah koordinasi ketua bidang kesejahteraan dan pembinaan anggota. Selanjutnya, peraturan koperasi di perbaharui melalui serangkaian rapat anggota yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Isi peraturan belum di rumuskan secara menyeluruh. Ada beberapa keputusan setiap hasil rapat anggota yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi. Sehingga, keadilan sosial belum sepenuhnya terwujud. Hasil koperasi masih banyak dinikmati oleh orang-orang yang bermodal. Hal ini tidak sesuai dengan ajaran Islam dan cita-cita berdirinya koperasi Indonesia, yang menentang individualisme dan kapitalisme secara fundamental. Oleh karena itu aturan koperasi Istiqomah harus diperbaharui agar selaras dengan ajaran Islam dan cita-cita koperasi Indonesia.