Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Ubi Kayu Sebagai Bahan Tiwul Instant Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Ibu Rumah Tangga Petani Ubi Kayu Di Kecamatan Dau Kabupaten Malang Gumoyo Mumpuni; Harun Rasyid
Jurnal Dedikasi Vol. 5 (2008): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v5i0.864

Abstract

Ubi kayu dapat dikonsumsi dalam bentuk segar maupundalam bentuk olahan. Apabila ubi kayu dijual dalam bentuk segarmaka harga jual setiap kilogramnya rendah sekali yaitu antara Rp300 – Rp 500 setiap kilogramnya. Ubi kayu dalam waktu satuminggu sudah mulai rusak (menjadi buki) jika tidak segera diolah.Untuk itu maka perlu dilakukan pengolahan ubi kayu menjadiproduk tiwul instant.Nilai Ekonomi Ubi kayu Rendah apabila dipasarkandalam bentuk segar, yaitu hanya Rp 300,/kg - sampai Rp 500,-/kgdi Daerah Kecamatan Dau, apalagi pada saat panen raya harganyalebih Rendah lagi.Untuk meningkatkan nilai ekonomi maka ubi kayu harusdiolah menjadi produk olahan, yaitu dijadikan makanan yangbernama “Tiwul Instant” dimana harga dari tiwul instant adalah :Rp 5000/kg. Sehingga dengan dilakukan pengolahan maka akanmenciptakan nilai tambah, menyerap tenaga kerja danmeningkatkan pendapatan bagi pengolahnya.Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Landung SariKecamatan Dau Kabupaten Malang, dengan pertimbangan daerahini banyak menghasilkan ubi kayu tetapi belum dilakukanpengolahan.. Kata Kunci: Ubi Kayu, Tiwul Instan, Peningkatan Pendapatan
ANALISIS FINANSIAL USAHA PENGGILINGAN PADI DI UD. SARI AGUNG KABUPATEN KEDIRI Afif Muhammad Heidar; Gumoyo Mumpuni; Nur Ocvanny Amir
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 2 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i2.2232

Abstract

UD Sari Agung merupakan usaha penggilingan padi yang berumur tua, harga bahan baku yang fluktuatif dan berjalanya usaha belum ada yang menganalisis finansial usaha. Metode analisis digunakan yaitu NPV, IRR, Net B/C Ratio, PP. Hasil NPV yaitu Rp. 1,913,971,722>1, nilai IRR 19,22%>1, nilai Net B/C Ratio 3,360>1 maka usaha layak dijalankan dengan PP 7 tahun 3 bulan. Kendala yang dialami yaitu mesin tua, banyak pekerja, bahan baku fluktuatif dan merk yang belum terdaftar.