Media cetak Harian Fajar memuat konten-konten Islami di dalam pemberitaannya untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat yang mayoritas beragam Islam. Namun, setiap elemen dalam struktur redaksi memiliki kepentingan. Adanya kepentingan ini membuat pemberitaan menjadi fakta yang tidak bebas nilai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan konten Islami yang dikemas dalam pemberitaan serta mengetahui ideologi yang memengaruhi konstruksi pemberitaan di Harian Fajar. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis model van Leewen yang menampilkan exclusion dan inclusion. Pertama, exclusion berupa pasivasi, nominalisasi dan penggantian anak kalimat. Kedua, inclusion yaitu memasukkan informasi sebagai strategi merepresentasikan individu ataupun kelompok berupa, diferensiasi-indeferensiasi, objektivasi-abstraksi, nominasi-kategorisasi, nominasi-identifikasi, determinasi-indeterminasi, asimilasi-individualisasi, dan asosiasi-disasosiasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pemaknaan teks Harian Fajarmemiliki ideologi ekonomi, kekuasaan dan aqidah. Ideologi ekonomi terkait dengan konstruksi iklan di Harian Fajar menjadi sebuah pemberitaan. Harian Fajar mempertimbangkan nilai-nilai berita, yaitu menarik, kebaruan, dan penting bagi masyarakat sesuai interpretasi jurnalis. Redaksi Harian Fajar mengkonstruksi terkait akidah. Harian Fajar juga menyediakan informasi dengan tema-tema Islami bukan hanya untuk berdakwah kepada pembaca tetapi, meningkatkan loyalitas pembaca. Media memiliki kekuasaan memproduksi kelas melalui konten-konten yang menarik perhatian masyarakat.Secara keseluruhan, hasil teks dalam penelitian ini akan mengarah pada komodifikasi konten.