Esy Lewaherilla
University Musamus

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Economics Development

Determinan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri di Kabupaten Merauke Sebestina Siman; Esy Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 2 No 2 (2020): MJED APRIL 2020
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze investment modalities, private investment and industrial businesses on the variable employment in Merauke Regency. Secondary data as the main data obtained from various sources had been conducted in Merauke Regency from 2013-2018. This type of research uses quantitative research that discusses hypotheses and explains the causal relationship between variables (explanatory research) between the effects of variables, namely exogenous variables to endogenous variables. Data analysis techniques from 2013-2018 as a time series (time series). Multiple linear regression with OLS (Ordinary Least Square) using the SPSS program. The results showed that the partial capital expenditure is negative and not significant to the labor absorption, for the investment value and positive and significant business units for the labor absorption in Merauke Regency. While the variable capital expenditure, investment value and business units are positive and significant to the labor absorption in Merauke Regency. Keywords: Capitala expenditure, private investment, industry, labor absorption
Determinasi Pendapatan Perkapita Sebagai Jalan Keluar Dari Middle Income Trap Esy Delia Lewaherilla; Hendra Tanate
Musamus Journal of Economics Development Vol 3 No 1 (2020): MJED OKTOBER 2020
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v3i1.3509

Abstract

ABSTRAK Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar pengaruh variable Produk Regional Domestik Bruto (PDRB), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan Inflasi terhadap Pendapatan Perkapita Provinsi Papua sebagai jalan keluar dari middle income. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2010-2019, serta metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuantitatif sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan variabel Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan perkapita Provinsi Papua. Sedangkan untuk variabel Inflasi mempunyai pengaruh negatif terhadap Pendapatan perkapita Provinsi Papua. Namun secara simultan variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan Inflasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan perkapita Provinsi Papua. Kata kunci: PDRB, PMTB, INFLASI dan Pendapatan Perkapita Abstract: This study aims to determine how much influence the variables of Gross Regional Domestic Product (GRDP), Gross Fixed Capital Formation (PMTB) and Inflation on Percapita Income in Papua Province are a way out of middle income. The type of data used is secondary data from 2010-2019, and the research method used is the quantitative method, while the analysis technique used is multiple regression analysis with the help of the SPSS application. The results showed that partially the Gross Regional Domestic Product (PDRB) variable and the Gross Fixed Capital Formation (PMTB) variable had a positive and significant effect on the per capita income of Papua Province. Meanwhile, the inflation variable has a negative effect on the income per capita of Papua Province. However, simultaneously the variables of Gross Regional Domestic Product (PDRB), Gross Fixed Capital Formation (PMTB) and Inflation have a positive and significant effect on the per capita income of Papua Province. Keywords: GRDP, GFCF, Inflation and Per capita Income
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Masa Pandemi Covid-19 Esy Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 3 No 2 (2021): MJED April 2021
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v3i2.3902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran dan Inflasi terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten Merauke di Masa Pandemi Covid-19. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder periode tahun 2010-2020. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan program SPSS dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks pembangunan manusia berpengaruh negative dimana nilai koefisien Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar -1.124 dengan signifikansi 0.002. sedangkan tingkat pengangguran jugan berpengaruh negative terhadap Tingkat kemiskinan dengan nilai koefisien sebesar -0.176 dan signifikansi 0.322. Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran, Tingkat Kemiskinan
Determinan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri di Kabupaten Merauke Sebestina Siman; Esy Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 2 No 2 (2020): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze investment modalities, private investment and industrial businesses on the variable employment in Merauke Regency. Secondary data as the main data obtained from various sources had been conducted in Merauke Regency from 2013-2018. This type of research uses quantitative research that discusses hypotheses and explains the causal relationship between variables (explanatory research) between the effects of variables, namely exogenous variables to endogenous variables. Data analysis techniques from 2013-2018 as a time series (time series). Multiple linear regression with OLS (Ordinary Least Square) using the SPSS program. The results showed that the partial capital expenditure is negative and not significant to the labor absorption, for the investment value and positive and significant business units for the labor absorption in Merauke Regency. While the variable capital expenditure, investment value and business units are positive and significant to the labor absorption in Merauke Regency. Keywords: Capitala expenditure, private investment, industry, labor absorption
Determinasi Pendapatan Perkapita Sebagai Jalan Keluar Dari Middle Income Trap Esy Delia Lewaherilla; Hendra Tanate
Musamus Journal of Economics Development Vol 3 No 1 (2020): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v3i1.3509

Abstract

ABSTRAK Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar pengaruh variable Produk Regional Domestik Bruto (PDRB), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan Inflasi terhadap Pendapatan Perkapita Provinsi Papua sebagai jalan keluar dari middle income. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2010-2019, serta metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuantitatif sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan variabel Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan perkapita Provinsi Papua. Sedangkan untuk variabel Inflasi mempunyai pengaruh negatif terhadap Pendapatan perkapita Provinsi Papua. Namun secara simultan variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan Inflasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan perkapita Provinsi Papua. Kata kunci: PDRB, PMTB, INFLASI dan Pendapatan Perkapita Abstract: This study aims to determine how much influence the variables of Gross Regional Domestic Product (GRDP), Gross Fixed Capital Formation (PMTB) and Inflation on Percapita Income in Papua Province are a way out of middle income. The type of data used is secondary data from 2010-2019, and the research method used is the quantitative method, while the analysis technique used is multiple regression analysis with the help of the SPSS application. The results showed that partially the Gross Regional Domestic Product (PDRB) variable and the Gross Fixed Capital Formation (PMTB) variable had a positive and significant effect on the per capita income of Papua Province. Meanwhile, the inflation variable has a negative effect on the income per capita of Papua Province. However, simultaneously the variables of Gross Regional Domestic Product (PDRB), Gross Fixed Capital Formation (PMTB) and Inflation have a positive and significant effect on the per capita income of Papua Province. Keywords: GRDP, GFCF, Inflation and Per capita Income
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Masa Pandemi Covid-19 Esy Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 3 No 2 (2021): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v3i2.3902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran dan Inflasi terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten Merauke di Masa Pandemi Covid-19. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder periode tahun 2010-2020. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan program SPSS dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks pembangunan manusia berpengaruh negative dimana nilai koefisien Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar -1.124 dengan signifikansi 0.002. sedangkan tingkat pengangguran jugan berpengaruh negative terhadap Tingkat kemiskinan dengan nilai koefisien sebesar -0.176 dan signifikansi 0.322. Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran, Tingkat Kemiskinan
Dampak Kenaikan Harga Minyak Goreng Terhadap Usaha Gorengan Esy Delia Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.5375

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengkaji dampak lonjakan harga minyak goreng yang terjadi di awal tahun 2022 yang menjadi perhatian global bagi Indonesia. Minyak goreng merupakan bahan baku yang berperan penting bagi perekonomian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penilitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan triangulasi (kombinasi observasi, wawancara dan dokumentasi) kepada pelaku usaha gorengan untuk memperoleh gambaran bagaimana dampak yang dirasakan oleh pelaku usaha gorengan terhadapa kenaikan harga minyak gorengan di Kota Merauke. Penelitian ini berfokus pada pelaku usaha gorengan seperti penjual gorengan pisang, tahu, tempeh, dan pisang molen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak goreng memberikan dampak bagi pelaku usaha gorengan, yang membuat daya beli konsumen menurun, dan beberepa konsumen melakukan protes terhadap pelaku usaha gorengan karena penetapan harga, volume produksi turun, yang juga mempengaruhi tingkat pendapat. Pelaku usaha gorengan menggunakan cara yyang bebeda untuk mempertahankan produksi dan menghasilkan pendapatan, yaitu dengan mengubah produksi dan menaikan harga. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penjualan mempengaruhi produksi dan pendapatan. Hal itu tetap dilakukan untuk melanjutkan usahanya bahkan menambah penghasilan. Kata Kunci: Harga, Penjualan, Produksi, Pendapatan.
Dampak Kenaikan Harga Minyak Goreng Terhadap Usaha Gorengan Esy Delia Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 1 (2022): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i1.5258

Abstract

ABSTRAK Abstrak : Artikel ini ditulis untuk mengkaji dampak lonjakan harga minyak goreng yang terjadi di awal tahun 2022 yang menjadi perhatian global bagi Indonesia. Minyak goreng merupakan bahan baku yang berperan penting bagi perekonomian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penilitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan triangulasi (kombinasi observasi, wawancara dan dokumentasi) kepada pelaku usaha gorengan untuk memperoleh gambaran bagaimana dampak yang dirasakan oleh pelaku usaha gorengan terhadapa kenaikan harga minyak gorengan di Kota Merauke. Penelitian ini berfokus pada pelaku usaha gorengan seperti penjual gorengan pisang, tahu, tempeh, dan pisang molen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak goreng memberikan dampak bagi pelaku usaha gorengan, yang membuat daya beli konsumen menurun, dan beberepa konsumen melakukan protes terhadap pelaku usaha gorengan karena penetapan harga, volume produksi turun, yang juga mempengaruhi tingkat pendapat. Pelaku usaha gorengan menggunakan cara yyang bebeda untuk mempertahankan produksi dan menghasilkan pendapatan, yaitu dengan mengubah produksi dan menaikan harga. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penjualan mempengaruhi produksi dan pendapatan. Hal itu tetap dilakukan untuk melanjutkan usahanya bahkan menambah penghasilan. Kata Kunci: Harga, Penjualan, Produksi, Pendapatan.
Pengaruh Inflasi dan Kurs Dollar Terhadap Harga Emas Esy Delia Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.6063

Abstract

This research uses a quantitative approach. The data used is Indonesian secondary data from January 2021 to December 2022. Data analysis techniques in this study use time series data analysis using double linear regression analysis with the help of SPSS 22.5 applications. The results of the research show that: (1) The inflation variable has a positive and significant effect on the price of gold of 0.043. (2) The exchange rate variable has a negative and significant influence on the gold price of -0,271. (3) Inflation variables and exchange rates simultaneously influence the price of gold. The value of the determination coefficient (R) in this penetration is 0.409, which means that the ability of the free variable to explain the variation of the bound variable is 40.9%, while the remaining 59.16% is described by other free variables outside the model.