Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Electro Luceat

Fuzy Logic PENERAPAN FUZZY TSUKAMOTO SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KELEMBAPAN PADA MESIN INKUBASI TELUR ASIN PUYUH dian efytra yuliana
Electro Luceat Vol 9 No 1 (2023): Electro Luceat (JEC) - Juli 2023
Publisher : LPPM Poltek ST Paul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jelekn.v9i1.627

Abstract

Telur puyuh memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Salah satu upaya untuk mengawetkan telur segar diantaranya membuang bau amis telur, mencegah masuknya mikroba yang menyebabkan pembusukan serta menciptakan rasa yang khas yaitu dengan cara pengasinan. Cara yang dilakukan masyarakat yang mempunyai usaha pembuatan telur asin masih menggunakan cara tradisinal, yaitu pengasinan menggunakan adonan bata merah yang dibumbuhi garam ataupun merendam telur dengan larutan garam, dengan cara tersebut membutuhkan waktu proses penggaraman yang memakan waktu 7 sampai 10 hari. Untuk mempercepat proses penggaraman telur asin diperlukan penambahan proses inkubasi dengan suhu 40ᴼC - 50ᴼC didalam kotak pemanas, namun dengan cara ini hasil yang dicapai masih belum maksimal. Hal ini disebabkan suhu pada proses inkubasi masih kurang stabil, karena suhu lingkungan sekitar juga sangat berpengaruh pada proses inkubasi. Maka dari itu dibuatlah sistem pengendali suhu dan kelembapan pada mesin telur asin menggunakan mikrokontroler arduino uno, sensor DHT22 untuk pendeteksi sekaligus pengendali suhu dan kelembapan didalam kotak inkubasi dan fan dc untuk mengurangi suhu jika terlalu panas, lcd untuk menampilkan suhu dan kelembapan dan lampu sebagai sebagai pemanasnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah proses penggaraman yang ditambahkan dengan proses inkubasi melalui pengendali suhu menggunakan mikrokontroler didapatkan hasil telur asin yang lebih masir hanya dengan 1 hari proses penggaraman.
IOT Penerapan IoT Pada Desain Alat Pengusir Tikus Rumah Mengunakan Sensor Pir Dian Efytra Yuliana; Yudo Bismo Utomo; Danang Erwanto
Electro Luceat Vol 9 No 2 (2023): Elektro Luceat (JEC)-November 2023
Publisher : LPPM Poltek ST Paul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jelekn.v9i2.698

Abstract

Tikus merupakan hewan pengerat atau hama pengganggu yang dapat menimbulkan kerugian diberbagai sektor kehidupan, terutama pada sektor lingkungan perumahan. Untuk mengusir tikus di area perumahan masyarakat melakukanya dengan menggunakan jebakan atau perangkap tikus dan apa pula yang menggunakan racun tikus. Namun, cara tersebut dinilai dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan sekitar. Maka dari itu diadakan penelitian tentang cara mengusir tikus menggunakan gelombang ultrasonik yang terintegrasi dengan internet sebagai alternatif dalam mengatasi masalah tersebut. Alat ini tersusun atas beberapa komponen elektronik seperti mikrokontroller arduino uno yang berfungsi sebagai pusat pengendali dari seluruh sistem, sensor PIR berfungsi sebagai inputan atau masukan ke sistem, nodeMcu berfungsi sebagai modul yang dapat mengirimkan pesan notifikasi ke pemilik rumah melalui sebuah aplikasi telegram, dan generator ultrasonik yang berfungsi sebagai rangkaian pembangkit gelombang ultrasonik untuk mengusir tikus. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada alat pengusir tikus menggunakan gelombang ultrasonik pada rumah yang terintegrasi dengan internet layak digunakan untuk mengusir tikus.