Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Penyuluhan Dengan Permainan Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengkonsumsi Jajanan Sehat Siswa- Siswi Kelas V Di SD Negeri 1 Sukarame Kota Bandar Lampung Tahun 2019 pira prahmawati; Achmad Djamil
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbsractBased on BPOM survey results, it shows that 99% of school children buy snacks at school. In addition, BPOM also still found foods containing textile dyes in traditional markets by generating data that exhibits  70% of production facilities, and 55% of drug and food distribution facilities in the city of Bandar Lampung didn’t  meet the requirements (BPOM, 2018).Thus, the purpose of this study was determining whether or not the effect of providing counseling with snakes and ladders game to  the knowledge and attitudes of consuming healthy snacks in the case of fifth grade students at SD Negeri 1 Sukarame, Bandar Lampung City. The type of this research is a pre-experimental study. The population of the study is 153 students with a sample of 61 respondents using the stratified random sampling technique to specify the number of students taken per class, then they would be conducted pre-test and post-test. Data were analyzed using the T test. The results of this research are an increase in knowledge and attitudes of respondents after the provision of counseling with snakes and ladders game. Prior to provide counseling using snakes and ladders game,  the average value of respondents knowledge was 51.72 to 67.97, and the average value of attitudes was 52.56 to 72.787. The results based on the T test obtained knowledge p-value 0,000 (<0,005), and attitude p-value 0,000 (<0,005), which means that there is an effect of giving counseling by playing snakes and ladders game to the knowledge and attitudes. Ultimately, this research also contains suggestions for voluntary SD Negeri 1 Bandar Lampung, especially to the teachers as The School Health Unit Supervisory Team (SHUPT/TPUKS) at school to give a basic knowledge about nutrition routinely, and fun learning media according to the age of school children.Keywords: healthy snacks, knowledge and attitudesof  healthy snacks
PELATIHAN PPGD PADA KINERJA PERAWAT DI IGD DAN ICU RSUD AHMAD YANI METRO Heru Supriyatno; Pira Prahmawati; Pilipus Benitius A.S
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i1.523

Abstract

One of nurses in the hospital is handling emergency cases. The minimum ability of emergency nurse services in Indonesia based on the Ministry of Helath’s work guidelines is to open and clear the airway, clean pulmonary ventilation and oxygenation (breathing), provide cardiopulmonary resuscitation, provide bleeding and bandage a splint. Not all emergency services have valid certificates. Not all emergency services have valid certificate, whereas in the IGD Key Performance Indicator (KPI) standard, all emergency service providers must have a valid certificate (ATLS/BTLS/ACLS/PPGD). This makes the quality of the health personnel who work, especially emergency nurses, less maintained, so that not all customers are satisfied, even though in the IGD KPI standard 100% of customers must be satisfied with the services provided. The nurse’s performance can be seen from the indicators of patient mortality and the ability to handle life saving cases from patients. The purposes of this study was to expalin the relationship between PPGD training and the performance of nurses in the IGD and ICU at RSUD Ahmad Yani Metro. The research design used is the cross sectiona approach and the results of the Chi Square test obtained a P – Value of 0.004, meaning that there is the relations between PPGD training program and the nurse’s performance with an OR value of 13.571.
TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK DENGAN KEBERHASILAN PEMASANGAN INFUS Eka Listianingsih; Desi Kurniawati; Pira Prahmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v10i2.1479

Abstract

Prosedur medis seperti pemasangan infus yang menimbulkan dampak trauma berkepanjangan pada anak. Respon anak selama dirawat di rumah sakit yang paling menonjol adalah kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang hubungan tingkat kecemasan pada anak dengan tindakan pemasangan infus di RS. Surya Asih Pringsewu tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien anak yang dirawat dan dilakukan pemasangan infus yang berusia 3 sampai 12 tahun, jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 96 orang. Teknik Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi tingkat kecemasan. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan pada anak dengan keberhasilan pemasangan infus di RS. Surya Asih Pringsewu Tahun 2019, dengan p-value = 0,000 α = 0,05.Peneliti menilai sebaiknya anak perlu mendapatkan perhatian keluarga agar kecemasan anak tidak berlebihan dan perawat dapat melakukan pemasangan infuse dengan sekali tusuk. Selain itu, untuk mengurangi kecemasan pada anak petugas kesehatan juga dapat memberikan permainan kepada anak, agar tingkat kecemasan yang dimiliki berkurang
PENGARUH SIMULASI BENCANA TERHADAP PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MAHASISWA PERAWAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DIUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU Tiara Tiara; Pira Prahmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v10i2.1480

Abstract

World Disaster Report 2007, melaporkan bahwa kejadian bencana mengalami peningkatan sebanyak 60% pada tahunn 2007, selain itu jumlah kematian yang diakibatkan oleh bencana alam meningkat dari 600.000 menjadi lebih dari 1.2 juta jiwa atau menagalami peningkatan 17 %( Klyman, Kouppari Mukheir, 2007). Posisi wilayah Indonesia yang berada di garis Katulistiwa dan berbentuk Kepulauan menimbulkan potensi tinggi terjadinya berbagai jenis bencan Salah satu bencana adalah gempa bumi.Tujuan untuk mengetahui Pengaruh Simulasi Bencana gempa bumi Terhadap Peningkatan Kesiapsiagaan Mahasiswa Perawat Di UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH  Pringsewu Tahun 2019. Design penelitian quasi eksperimen. Populasi mahasiswa Mahasiswa perawat semester VII sebanyk 50 mahasiswa. Sample 25 responden pada kelompok intervensi dan 25 responden pada kelompok kontrol. Hasil penelitian pelatihan bencana memiliki efektifitas dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa terhadap penanggulangan bencana. Modifikasi pelatihan manajemen bencana dan keselamatan kesehatan kerja lebih mudah dipahami oleh responden, sehingga efektif merubah pengetahuan dan sikap responden
Pengaruh Pemberian Penyuluhan Dengan Permainan Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengkonsumsi Jajanan Sehat Siswa- Siswi Kelas V Di SD Negeri 1 Sukarame Kota Bandar Lampung Tahun 2019 pira prahmawati; Achmad Djamil
JIKMI (Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbsractBased on BPOM survey results, it shows that 99% of school children buy snacks at school. In addition, BPOM also still found foods containing textile dyes in traditional markets by generating data that exhibits  70% of production facilities, and 55% of drug and food distribution facilities in the city of Bandar Lampung didn’t  meet the requirements (BPOM, 2018).Thus, the purpose of this study was determining whether or not the effect of providing counseling with snakes and ladders game to  the knowledge and attitudes of consuming healthy snacks in the case of fifth grade students at SD Negeri 1 Sukarame, Bandar Lampung City. The type of this research is a pre-experimental study. The population of the study is 153 students with a sample of 61 respondents using the stratified random sampling technique to specify the number of students taken per class, then they would be conducted pre-test and post-test. Data were analyzed using the T test. The results of this research are an increase in knowledge and attitudes of respondents after the provision of counseling with snakes and ladders game. Prior to provide counseling using snakes and ladders game,  the average value of respondents knowledge was 51.72 to 67.97, and the average value of attitudes was 52.56 to 72.787. The results based on the T test obtained knowledge p-value 0,000 (0,005), and attitude p-value 0,000 (0,005), which means that there is an effect of giving counseling by playing snakes and ladders game to the knowledge and attitudes. Ultimately, this research also contains suggestions for voluntary SD Negeri 1 Bandar Lampung, especially to the teachers as The School Health Unit Supervisory Team (SHUPT/TPUKS) at school to give a basic knowledge about nutrition routinely, and fun learning media according to the age of school children.Keywords: healthy snacks, knowledge and attitudesof  healthy snacks
HUBUNGAN LOKASI DAN LAMA PEMASANGAN INFUS DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS PADA PASIEN YANG TERPASANG KATETER INTRAVENA DI RSU MUHAMMADIYAH METRO TAHUN 2022 Pira Prahmawati; Gunawan Irianto; Eni Muchlisoh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v12i1.1928

Abstract

Terapi infus merupakan salah satu tindakan yang paling sering diberikan pada pasien yang menjalani rawat inap, prosedur ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada pasien ketika terjadi phlebitis. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya phlebitis, diantara faktor dominan antara lain lokasi pemansangan infus dan lama pemasangan infus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan lokasi dan lama pemasangan infus dengan kejadian phlebitis pada pasien yang mendapatkan terapi cairan intravena di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro. Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode acidental sampling sebanyak 30 responden. Uji statistik menggunakan Chi-Square Test. Hasil penelitian pada lokasi pemasangan infus didapatkan nilai p value = 0,004 dan nilai OR 17,143 dan pada lama pemasangan infus didapatkan nilai p value = 0,000 dan nilai OR 38,250. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lokasi pemasangan infus dan lama pemasangan infus dengan kejadian phlebitis di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro. Oleh karena itu disarankan kepada petugas kesehatan yang melakukan perawatan untuk memperhatikan dengan cermat tentang pemasangan infus pada pasien agar terjadinya phlebitis bisa dihindari, sehingga kenyamanan pasien bisa terjaga.
PENCEGAHAN KEKAMBUHAN GANGGUAN JIWA DENGAN PENYULUHAN PADA KELUARGA Asri Rahmawati; Pira Prahmawati
Bagimu Negeri Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v6i2.1859

Abstract

Pengabdian kepada Masyarkat ini merupakan salah satu bentuk tugas utama dosen diperguruan tinggi dengan cara memberikan ilmu pengetahuan keterampilan kepada keluarga masyarakat yang memiliki anggota keluarga gangguan jiwa, tentang konsep gangguan jiwa, bagaimana keluarga melakukan perwatan pada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, berguna dalam mencegah kekambuhan gangguan jiwa, karena keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, hidup dalam satu rumah dan orang yang banyak waktu luang dalam mendampingi pasien gangguan jiwa. Pelaksanaan kegiatan ini diselesaikan dengan 3 tahap kegiatan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi, Kegiatan perencanaan dilakukan dengan cara survey yaitu dengan cara melakukan perijinan di puskesmas Sumber Sari Bantul yang menaungi pasien, dan melihat kondisi di lapangan mengenai kondisi pasien.. Pelaksanaan dilakukan dengan cara pengkajian, serta tindakan penyuluhan dan demonstrasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan keluarga dalam merawat pasien gangguan jiwa yang meliputi aspek kognitif, efektif dan psikomotor . Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan cara menanyakan kembali kepada keluarga terhadap apa yang sudah disampaikan serta meminta kembali keluarga untuk mensimulasikan perawatan yang sudah diajarkan. .Hasil dalam kegiatan penyuluhan ini keluarga mampu memahami tentang konsep gangguan jiwa, mengetahui factor penyebab kekambuhan, serta mampu mendemostrasikan perawatan pada pasien gangguan jiwa.. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu memotivasi, mampu menambah wawasan keluarga dalam aspek kognitif, serta mampu mendemonstrasikan apa yang diajarkan penyuluh sehingga keluarga mampu menerapkan pada anggota keluarga yang gangguan jiwa sehingga kekambuhan dapat diperlambat