Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menilik Keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam dengan Perspektif Filsafat Sistem Jasser Auda Sri Suwartini
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 12, No 1 (2015): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.729 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2015.121-01

Abstract

Bimbingan Konseling Islam (BKI), oleh banyak orang masih dianggap sebagai bentuk Islamisasi Bimbingan Konseling. BKI dianggap sama saja dengan keilmuan berlabel Islam lainnya yang sekedar gagap dan latah menghadapi masifnya keilmuan Barat. Bahkan kemudian secara administratif BKI menjadi disiplin yang berpotensi konfliktual karena dianggap mampu berdiri di persimpangan beberapa fakultas. Hal ini kemudian memunculkan harapan untuk adanya pengkajian lebih dalam agar menilik kembali BKI secara lebih fundamental. Tulisan ini hanyalah langkah kecil untuk sekedar peduli dengan wacana tersebut. Dengan menerapkan pendekatan Filsafat Sistem yang digagas Jasser Auda, tulisan ini berupaya menemukan kembali BKI pada aspek mendasarnya. Filsafat Sistem sebenarnya digunakan untuk kajian hukum/syariah. Filsafat sistem yang digagas Auda merupakan bentuk filsafat kontemporer sebagai respon terhadap tumpulnya dua filsafat sebelumnya yaitu filsafat modern dan postmodern. Pendekatan filsafat sistem ini coba penulis terapkan untuk melihat seberapa kontributif pendekatan filsafat tersebut untuk menganalisa BKI. Filsafat sistem Islam yang digagas Auda dicirikan dengan enam fitur yang diyakini efesien untuk menganalisis sistem dalam Islam, termasuk BKI yang juga berangkat dari semangat keislaman. Keenam fitur tersebut yang meliputi: Sifat kognitif, Keutuhan (wholeness), Keterbukaan, Hirarki yang saling terkait, Multi-dimensional, Selalu Bertujuan (purposefulness), menjadi kerangka acuan dalam tulisan ini.Kata Kunci: Bimbingan Konseling Islam, Filsafat Sistem
Konseling Multikultural Sebagai Pendekatan Studi Terorisme Sri Suwartini; Erham Budi Wiranto
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/JD.22.1.21.5

Abstract

The purpose of this research is to describe the scientific stance of multicultural counseling and its contribution to Terrorism Studies. Attempts are made by performing a literature study on three topics: multiculturalism, multicultural counseling, and terrorism studies. This study found that Multicultural Counseling can be an appropriate approach in Terrorism Studies because Terrorism Studies currently lack the perspective of terror perpetrators' subjectivity. This need can be filled by Multicultural Counseling with its scientific qualities and distinctive capabilities.Studi ini bertujuan menjelaskan kedudukan keilmuan Konseling Multikultural serta kontribusinya dalam Studi Terorisme. Upaya menjelaskan hal tersebut ditempuh dengan cara melakukan review literatur seputar tiga isu, yaitu multikulturalisme, konseling multikultural, dan studi terorisme. Studi ini menemukan bahwa Konseling Multikultural dapat menjadi pendekatan yang baik dalam Studi Terorisme, sebab studi terorisme saat ini masih kekurangan perspektif subyektifitas pelaku teror. Konseling Multikultural dengan karakteristik keilmuan dan kemampuan khususnya mampu mengisi celah tersebut.