Articles
PERAN TAX AVOIDANCE SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA DETERMINAN STRUKTUR MODAL
Rudi Rudi;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4242
Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi variabel-variabel yangmempengaruhi struktur modal pada perusahaan manufaktur. Variabel-variabeltersebut adalah Profitability, Growth, Dividen, dan Tax Avoidance. Sebagaitambahan, variabel Tax Avoidance juga digunakan sebagai variabel moderator.Penelitian ini juga digunakan untuk membuktikan ketidakkonsistenan daripenelitian terdahulu. Sampel penelitian ini adalah 138 data dari 46 perusahaanyang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dari tahun 2015- 2017 dan dipilihmenggunakan metode purposive sampling. Data-data tersebut dianalisismenggunakan analisis regresi berganda untuk menginvestigasi pengaruh antarvaribel independen terhadap struktur modal. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Profitability memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, sedangkan variabel Growth, Dividen, dan Tax Avoidance tidak memiliki pengaruh signifikan. Selain itu Tax avoidance ditemukan dapat menjadi variabel moderator untuk melemahkan pengaruh negatif Profitability terhadap struktur modal. Namun, Tax avoidance tidak dapat menjadi variabel moderator pada pengaruh variabel Growth, dan Dividen terhadap struktur modal.
PENGARUH SALES GROWTH DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Muhammad Aprianto;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4246
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sales growth dan leverageterhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional sebagai variabelmoderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2017. Pengambilan sampeldilakukan dengan mengunakan metode purposive sampling. Teknik pengujiandata adalah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil analisismenunjukkan bahwa variabel sales growth tidak berpengaruh terhadap taxavoidance. Leverage secara signifikan berpengaruh negatif terhadap taxavoidance. Kepemilikan institusional tidak mampu memoderasi hubungan antarasales growth dan tax avoidance. Kepemilikan institusional mampu memperlemahhubungan antara leverage dan tax avoidance.
PENGARUH LEVERAGE DAN PERENCANAAN PAJAK TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Hendy Suyoto;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4248
Perusahaan menghadapi persaingan yang keras untuk dapat bertahan dalampasar global, perusahaan diharuskan untuk memiliki keunggulan kompetitifdibandingkan perusahaan lainnya. Suatu perusahaan tidak hanya diharuskanmenghasilkan produk yang berkualitas baik bagi konsumen, melainkan jugamampu mengelola perusahaannya dengan baik. Pihak manajemen perusahanbertanggung jawab untuk mengelola keuangan perusahaan sesuai denganprinsip-prinsip akuntabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh Leverage dan Perencanaan Pajak terhadap Manajemen Laba denganProfitabilitas sebagai variabel moderasi. Objek penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa EfekIndonesia (BEI) pada tahun 2013 sampai dengan 2017. Jumlah sampel yangdigunakan dalam penelitian sebanyak 116 perusahaan. Dalam penelitian inimenggunakan uji statistik deskriptif, Uji Kualitas Data, Uji Normalitas DataResidual Setelah Uji Outlier, Uji Asumsi Klasik dan Pengujian Hipotesis. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa Leverage berpengaruh negatif terhadapManajemen Laba. Perencanaan Pajak tidak berpengaruh terhadap ManajemenLaba, Profitabilitas dapat memperlemah pengaruh negatif leverage terhadapManajemen Laba dan Profitabilitas tidak dapat memperkuat pengaruhperencanaan Pajak terhadap Manajemen Laba.
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP TINDAKAN PENGHINDARAN PAJAK DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERATING
Rezia Bayu Charisma;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4308
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris bahwa strukturkepemilikan perusahaan mempengaruhi penghindaran pajak, dan keberadaankualitas audit sebagai variabel moderasi untuk interaksi pengaruh antarastruktur kepemilikan perusahaan terhadap penghindaran pajak. Subjekpenelitian ini adalah perusahaan manufktur yang listing di Bursa Efek Indonesiatahun 2014-2017. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling,dan didapat 17perusahaan yang memenuhi kriteria. Data yang digunakanberupa data sekunder yang berasal dari laporan keuangan dan laporan tahunan,sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistikdeskriptif dan analisis regresi berganda menggunakan SPSS 22. Hasil penelitianini menunjukan kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusionalberpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, sedangkan kepemilikankeluarga tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Kualitas auditmampu memperkuat pengaruh negatif kepemilikan manajerial dan institusionalperusahaan terhadap penghindaran pajak.
PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK, LEVERAGE, PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN TRANSPARANSI PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Andrian Novarianto;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4320
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruhPenghindaran Pajak, Leverage, Profitabilitas sebagai variabel independenterhadap Nilai Perusahaan sebagai variabel dependen, dengan TransparansiPerusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan padaperusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode2015-2017. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 44 perusahaan. Pemilihansampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga total sampel 132 data diperoleh. Metode pengujian data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian, penghindaran pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Leverage berpengaruh positif pada Nilai Perusahaan. Profitabilitas tidak memiliki pengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan. Transparansi perusahaan tidak dapat memperkuat pengaruhpenghindaran pajak terhadap nilai perusahaan. Transparansi perusahaan dapatmelemahkan pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan. Transparansiperusahaan tidak dapat memperkuat pengaruh profitabilitas terhadap nilaiperusahaan. disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh transparansi perusahaanterhadap nilai perusahaan.
PENGARUH KEPEMILIKAN KELUARGA DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI BISNIS SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Tuti Indirawati;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4322
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel yangmempengaruhi tax avoidance pada perusahaan manufaktur. Adapun variabelyang diteliti adalah variabel independen kepemilikan keluarga dan leverage,variabel dependen adalah tax avoidance, serta strategi bisnis digunakan sebagaivariabel moderasi. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah198 data dari 66 perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia daritahun 2015- 2017 dengan menggunakan metode purposive sampling. Datatersebut dianalisis menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahuipengaruh antar variabel independen terhadap tax avoidance. Hasil dari penelitianini adalah menunjukan bahwa kepemilikan keluarga memiliki pengaruh positifterhadap tax avoidance dan leverage memiliki pengaruh negatif terhadap taxavoidance. Sedangkan strategi bisnis ditemukan tidak dapat menjadi variabelmoderator untuk pengaruh kepemilikan keluarga terhadap tax avoidance. Tetapistrategi bisnis dapat menjadi variabel moderator pada pengaruh variabelleverage terhadap tax avoidance.
PROFITABILITY, LEVERAGE DAN FIRM SIZE MEMPENGARUHI CASH HOLDING DENGAN TAX AVOIDANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Mendy Angelia;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4324
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenaipengaruh profitability dan leverage terhadap cash holding melalui tax avoidancesebagai variabel intervening. Populasi penelitian ini adalah perusahaanmanifaktur yang terdaftar secara konsisten di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2014-2017. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 173 data. Teknik analisis yangdigunakan adalah regresi berganda sebagai metode analisis statistik dan analisisjalur untuk menguji variabel intevening.Hasil analisis menunjukkan bahwa taxavoidance dan leverage memiliki pengaruh negatif terhadap cash holdingsedangkan profitability memiliki pengaruh positif terhadap cash holding. Leverage memiliki pengaruh negatif terhadap tax avoidance sedangkan profitability memiliki pengaruh positif terhadap tax avoidance. Serta hasil dari analisis jalur menemukan bahwa hanya profitability yang memiliki pengaruh tidak langsung terhadap cash holding melalui variabel interveningtax avoidance.
PENGARUH SOSIALISASI PAJAK, PELAYANAN FISKUS DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KINERJA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) DENGAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Priyance Nababan;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4325
Pajak merupakan kontribusi terbesar bagi APBN negara Indonesia. Setiaptahunnya pajak tidak pernah mencapai target yang ditentukan. Hal inilah yang membuat penulis ingin meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak, diantaranya sosialisasi pajak, pelayanan fiskus dan sanksi pajak yang mana ketiga faktor tersebut dikendalikan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) guna untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Sosialisasi, Peneliti menggunakan sosialisasi pajak, pelayanan fiskus dan sanksi pajak sebagai variabel independen, kinerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sebagai variabel dependen dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel intervening. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi. Data yang digunakan adalah data primer dimana peneliti menyebarkan kuesioner kepada para responden. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Hasil dari penelitian ini pengaruh sosialisasi pajak, pelayananfiskus, sanksi pajak dan kepatuhan wajib pajak berpengaruh positif terhadap Kinerja KPP serta pengaruh sosialisasi pajak, pelayanan fiskus dan sanksi pajak berpengaruh postif terhadap kepatuhan wajib pajak dan pengaruh sosialisasi pajak, pelayanan fiskus dan sanksi pajak berpengaruh positif terhadap Kinerja KPP dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel intervening.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN TAX AVOIDANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Friscasyllia Lavenia Lolana;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4331
Tujuan dari penelitian adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenaipengaruh good corporate governance terhadap manajemen laba dengan taxavoidance sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan 45perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dipilih denganmenggunakan metode purposive sampling dari periode 2014 sampai 2017.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlahsampel yang digunakan sebanyak 144 data. Data penelitian ini dianalisis denganmenggunakan metode metode analisis regresi berganda sebagai metode analisisstatistik dan analisis jalur untuk menguji variabel intervening. dalam modelpenelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independentidak berpengaruh terhadap manajemen laba, kualitas audit berpengaruh negatifterhadap manajemen laba, dan tax avoidance berpengaruh positif terhadapmanajemen laba. Komisaris independen dan kualitas audit tidak berpengaruhterhadap tax avoidance. Hasil dari analisis jalur menemukan bahwa hanyakualitas audit melalui tax avoidance yang mempunyai pengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap manajemen laba.
PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KUALITAS PELAYANAN FISKUS, SANKSI PAJAK DAN TAX AMNESTY TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN PREFERENSI RESIKO SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Elin Dwi Mareti;
Susi Dwimulyani
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4334
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman peraturanperpajakan, kualitas pelayanan fiskus, sanksi perpajakan, dan tax amnestyterhadap kepatuhan wajib pajak dengan preferensi risiko sebagai variabelmoderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang masih aktif. Sampel dalam penelitian ini 100 wajib pajak orang pribadi. Pembagian kuesioner dilakukan dengan metode conveniennce sampling.Kuesioner yang di distrubisikan 110, namun yang dapat diolah hanya 100dengan respon rate sebesar 90,9%. Teknik analisis data dalam penellitian inimenggunakan uji asumsi klasik, dan Moderated Regression Analysis (MRA)melalui SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi risiko dapatmemoderasi pengaruh antara tax amnesty terhadap kepatuhan wajib pajak.Namun preferensi risiko tidak dapat memoderasi pengaruh antara pemahamanperaturan perpajakan, kualiatas pelayanan fiskus, dan sanksi perpajakan.