Agus Suprijono
Bagian Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TIMBAL (Pb) PER ORAL TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR Studi Eksperimental Laboratorik Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar Agus Suprijono; - Chodidjah; Shaher Banun
Majalah Ilmiah Sultan Agung Vol 50, No 126 (2012): Jurnal Majalah Ilmiah Sultan Agung,Des 2011-Feb 2012
Publisher : Majalah Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lead (Pb) is a highly toxic heavy metal which is of no use to the human body, and can accumulated in the body. The main sources of lead pollution are automobile exhaust, and contaminated food and drink. Toxic effects of lead may cause hypertension and ischemia in Heart muscle. This study aimed to investigate the effect of administration lead (Pb) orally on histopathological feature of the liver.An experimental research with a randomized control group post test design was conducted for 14 days. In this study, 25 male wistar strain rats were randomly divided into five groups to receive one of following treatment :  standard diet and distilled water (K-I as control group), K-ll be given a standard diet, distilled water and 2,5 mg of lead (Pb)/ day per oral, K-III was given a standard diet, distilled water and 5 mg of lead (Pb)/ day per oral, K-IV was given a standard diet, distilled water and 7,5 mg of lead (Pb)/ day per oral  and K-IV given a standard diet, distilled water and 10 mg of lead (Pb)/ day per oral. Wet fixation methods and histopathological examination of liver were conducted after day 14. Data were analyzed with Kruskal Wallis test and continued by Mann Whitney U test to show the significancy.Results showed significanly no damage to Liver cells group I,II,III,and IV but show significantly on the fifth group. This study conclude that administration of lead (Pb) orally by 10 mg doses affect on the histopathological feature of the Liver of male wistar strain rats.Keywords: Lead (Pb), histopathological feature of the liver
PENGARUH PEMBERIAN TIMBAL (Pb) PER ORAL TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR Studi Eksperimental Laboratorik Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar Agus Suprijono; - Chodidjah; Shaher Banun
Majalah Ilmiah Sultan Agung Vol 49, No 123 (2011): Jurnal Majalah Ilmiah Sultan Agung, Maret - Mei 2011
Publisher : Majalah Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lead (Pb) is a highly toxic heavy metal which is of no use to the human body, and can accumulated in the body. The main sources of lead pollution are automobile exhaust, and contaminated food and drink. Toxic effects of lead may cause hypertension and ischemia in Heart muscle. This study aimed to investigate the effect of administration lead (Pb) orally on histopathological feature of the liver. An experimental research with a randomized control group post test design was conducted for 14 days. In this study, 25 male wistar strain rats were randomly divided into five groups to receive one of following treatment : standard diet and distilled water (K-I as control group), K-ll be given a standard diet, distilled water and 2,5 mg of lead (Pb)/ day per oral, K-III was given a standard diet, distilled water and 5 mg of lead (Pb)/ day per oral, K-IV was given a standard diet, distilled water and 7,5 mg of lead (Pb)/ day per oral and K-IV given a standard diet, distilled water and 10 mg of lead (Pb)/day per oral. Wet fixation methods and histopathological examination of liver were conducted after day 14. Data were analyzed with Kruskal Wallis test and continued by Mann Whitney U test to show the significancy. Results showed significanly no damage to Liver cells group I,II,III,and IV but show significantly on the fifth group. This study conclude that administration of lead (Pb) orally by 10 mg doses affect on the histopathological feature of the Liver of male wistar strain rats.Keywords: Lead (Pb), histopathological feature of the liver.ABSTRAKPolusi logam berat termasuk plumbum merupakan masalah yang serius di negara-negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia. Pemaparan plumbum dapat melalui saluran pernafasan, pencernaan dan permukaan kulit, dan di dalam tubuh plumbum akan terakumulasi pada jaringan keras maupun lunak. Pemaparan terhadap plumbum secaraberulang-ulang akan meningkatkan konsentrasinya dalam tubuh dan menimbulkan kerusakan organ. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek pemaparan timbal yang diberikan dalam dosis bertingkat terhadap kerusakan organ hati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan post test randomized control group design ini dilakukan selama 14 hari dengan menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi dalam 5 kelompok uji secara random. Kelompok 1 sebagai kelompok kontrol (pakan standar dan aquades), Kelompok 2 diberi pakan standar, aquades dan timbal 2,5 mg Pb/hari per oral, Kelompok 3 diberi pakan standar,aquades dan timbal 5 mg Pb/hari per oral, Kelompok 4 diberi pakan standar, aquades dan timbal 7,5 mg Pb/hari per oral, dan Kelompok 5diberi pakan standar, aquades dan timbal 10 mg Pb/hari per oral. Pemotongan basah dan pemeriksaan histopatologi hepar dilakukan setelah hari ke 14 Kemudian data diolah menggunakan uji Kruskal Wallish dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney U.untuk melihat signifikansinya . Hasil penelitian menunjukkan setelah perlakuan didapatkan kerusakan sel hepar yang tidak bermakna pada kelompok 1,2,3,4 tetapi menunjukan kerusakan sel yang bermakna pada kelompok 5. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian timbal (Pb) dosis10 mg per oral berpengaruh terhadap gambaran histopatologi hepar tikus putih jantan galur wistar.Kata kunci: Timbal, gambaran histopatologi hepar
KANKER PARU MERUPAKAN FAKTOR RISIKO TERJADINYA EFUSI PLEURA DI RUMAH SAKIT Dr. MOEWARDI SURAKARTA Agus Suprijono; - Chodidjah; Agung Tri Cahyono
Majalah Ilmiah Sultan Agung Vol 49, No 123 (2011): Jurnal Majalah Ilmiah Sultan Agung, Maret - Mei 2011
Publisher : Majalah Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insiden kanker paru meningkat di seluruh dunia, angka kematian akibatkanker paru meningkat dengan cepat. Kanker paru telah diketahui dapatmenyebabkan efusi pleura. Efusi pleura pada penyakit keganasan biasanyamempunyai prognosis yang buruk, dengan harapan hidup kurang dari satu tahun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kanker paru merupakan faktorrisiko terjadinya efusi pleura di Rumah Sakit Dr. Moewardi, Surakarta periode 1Januari – 31 Desember 2007.Sampel pada penelitian ini adalah pasien rawat inap pemyakit paru dibangsal paru di rumah sakit Dr. Moewardi Surakarta, periode 1 Januari 2007-31Desember 2007 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 1264orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional denganpendekatan cross sectional. Data yang diambil berupa data sekunder dari catatanmedik pasien rawat inap penyakit paru di rumah sakit Dr. Moewardi Surakarta.Analisis data yang digunakan adalah uji statistik rasio prevalensi.Pada penelitian ini, didapatkan 1264 sampel yang memenuhi kriteria,dikelompokkan menjadi 2 yaitu penderita kanker paru berjumlah 152 orangdengan 114 orang mengalami efusi pleura dan 38 pasien tidak mengalami efusipleura, sedangkan kelompok bukan penderita kanker paru berjumlah 1112 orangdengan 93 pasien mengalami efusi pleura dan 1019 pasien tidak mengalami efusipleura. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik rasio prevalensi, darihasil perhitungan didapatkan nilai RP 11,25 sedangkan IK95% antara 1,057sampai 1,187 selalu diatas 1.Berdasarkan uji statistik rasio prevalensi dapat disimpulkan bahwa kankerparu merupakan faktor risiko terjadinya efusi pleura, dimana risiko terjadinyaefusi pleura 11,25 kali lebih besar pada penderita kanker paru.* kata kunci : kanker paru, efusi pleura