Dewi Haryani Susilastuti
Universitas Gadjah Mada

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Populasi

THE INHIBITING FACTORS OF FERTILITY RATE DECREASE AND THE DIRECTION OF FAMILY PLANNING PROGRAM REVITALIZATION Muhadjir Darwin; Dewi Haryani Susilastuti; Yam’ah Tsalatsa Abritaningrum; Triyastuti Setianingrum; Sumini Sumini
Populasi Vol 23, No 1 (2015): Juni
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.262 KB) | DOI: 10.22146/jp.8570

Abstract

This paper analyzes stagnation of fertility rate decrease in Indonesia. Population balance can be achieved by controlling fertility. Indonesian survey of demography and health in 2012, however, shows no significant difference of fertility rates from similar surveys in 2002 and 2007. In addition to that, there are factors such as the shifting political paradigm in the developing world, change of local governance, and institutional change that influence the stagnation of fertility rate decrease. This writing recommends ways to accommodate balance between democratic system and effective achievement. Besides, the decrease of fertility rate also requires serious commitment and determination of local government to participate. For this goal, sociological and cultural model can be used as an alternative to transform the behavior of society.
Evaluasi Implementasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara Muhamad Saleh; Muhadjir Darwin; Agus Heruanto Hadna; Dewi Haryani Susilastuti
Populasi Vol 25, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.816 KB) | DOI: 10.22146/jp.33562

Abstract

  Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi kebijakan daerah dalam penyelenggaraan usaha kepariwisataan di Kota Tarakan. Hal ini dilatarbelakangi oleh keluarnya Peraturan Daerah (Perda) Kota Tarakan Nomor 9 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan. Melalui kebijakan ini, diharapkan kepariwisataan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat, serta membuka lapangan kerja. Namun sejak keluarnya perda tersebut hingga 2016, pembangunan kepariwisataan tidak mengalami peningkatan. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui teknik wawancara kepada informan yang dipilih secara purposive. Informan tersebut adalah para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya di sektor pariwisata, Data juga dikumpulkan melalui teknik observasi di obyek pariwisata. Data sekunder dikumpulkan dari dokumen yang terkait dengan kepariwisataan di Kota Tarakan. Data dianalisis secara kualitatif. Efektivitas implementasi kebijakan dalam studi ini dilihat dari pendekatan sasaran, sumber, dan proses. Studi ini menemukan implementasi kebijakan dari ketiga pendekatan tersebut tidak efektif. Faktor yang memengaruhi (in)efektivitas implementasi (1) Aktor, sebagai pengambil keputusan (2) Dukungan anggaran, untuk membangun dan menambah fasilitas umum, sarana prasarana (3) Komitmen dari para pemangku kepentingan (4) Kreatifitas dan inovasi dari Organisasi Perangkat Daerah (5) Kerjasama Lintas Sektor dalam pembangunan pariwisata di Kota Tarakan. Rekomendasi yang diusulkan adalah sebagai berikut. (1) Penambahan fasilitas pendukung pariwisata dengan melibatkan pihak swasta dan masyarakat. (2) Membangun kemitraan dengan sektor swasta, UKM, asosiasi kepariwisataan. (3) Peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kepariwisataan.