Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI MELALUI PENDAMPINGAN Hi-Sys DI UNIT FARMASI RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA Zainatul Mufarrikoh; Ima Kurniastuti; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Ahmad Syafiq Kamil
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.038 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.409

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tentang penggunaan HiSyspada pegawai unit Farmasi di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya. Kegiatan ini dilakukan pada saat hari kerja. Sasaran pengabdian kepada masyarakat adalah pegawai unit farmasi di Rumah Sakit Islam Surabaya.Metode yangdilakukan adalah pemberian pendampingan kepada pegawai unit farmasi pada saat menggunakan sistem Hi-Sys.Pendampingan dilakukan dengan cara menemani petugas pada saat menggunakan sistem Hi-Sys selama 3 minggu.Tingkat pengetahuan dan pemahaman sistem Hi-Sys pegawai dapat diketahui dengan melakukan wawancara sebelumdan setelah dilakukan pelatihan. Tingkat pengetahuan dan pemahaman diketahui dengan melakukan perbandinganantara hasil wawancara sebelum dan setelah pelatihan.Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat iniadalah laporan dan publikasi pada jurnal. Selain itu pendampingan ini dapat memberikan peningkatan pemahamanterkait penggunaan HiSys dan memberikan banyak manfaat. Adapun manfaat yang dirasakan antara lain pencarian datapasien lancer, daftar pasien baru dari UGD lebih update, input waktu tunggu lancar dan print bagian verifikasi lancar.
PERAMALAN PERSEDIAAN DARAH JENIS WHOLE BLOOD (WB) DI PMI KOTA SURABAYA DENGAN NEURAL NETWORK Teguh Herlambang; Ahmad Syafiq Kamil; Azmi Khulama Devi
MathVisioN Vol 1 No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.018 KB)

Abstract

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah lembaga yang mendistriubusikan persedian darah. Pentingnya fungsi darah tersebut, maka PMI harus menjaga kestabilan stock darah. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin ketersediaan darah, akan tetapi permasalahan yang dihadapi oleh pihak PMI yaitu adanya kelebihan darah yang mengakibatkan terjadinya pembuangan darah. Untuk meminimalkan kejadian tersebut maka dibutuhkan sebuah peramalan kebutuhan darah. Data permintaan darah dinormalisasikam terlebih dahulu dan selanjutnya dilakukan proses peramalan menggunakan metode Neural Network Backpropagation. Pada setiap jenis darah peramalan terbaik didapatkan pada epoch yang berbeda-beda. Pada jenis darah WB peramalan terbaik terjadi pada epoch 3000 dengan function Y = 1176,93 – 18,3264x + 0,142822 . dan dengan error 0,044016.
Rancang Bangun Sistem Pendataan Penduduk Berbasis Website di Nepa Sampang ima kurniastuti; abdur rohman; ahmad syafiq kamil
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i1.385

Abstract

Menurut Undang-Undang No 6 Tahun 2014, Pemerintah Pusat menuntut pemerintahan tingkat desa untuk meningkatkan kualitas layanan penduduk dengan mengubah sistem penyelenggaraan pelayanan administrasi desa dari konvensional menjadi digital. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan pembangunan sistem pendataan penduduk berbasis web di Desa Nepa Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang dengan tahapan-tahapan diantaranya identifikasi masalah, identifikasi kebutuhan sistem, desain sistem, implementasi, pengujian sistem, serta validasi. Tahap perancangan sistem dilakukan hingga tahap desain sistem sedangkan tahap pembangunan sistem dilakukan dari tahap implementasi hingga validasi. Desain sistem meliputi flowchart, entity relationship diagram, use case diagram, squence diagram, class diagram dan desain antar muka. Hasil validasi menunjukkan sistem pendataan penduduk tidak ada kesalahan dan berjalan sesuai kebutuhan serta pengguna memberikan respon positif pada saat penggunaan sistem
Models of Research Collaboration to Support the Self-Reliance of Indonesia’s Pharmaceutical Industry Pratistha, Brian; Evi Sylvia Nurrasjid; Amin Nurhuda; Endang Sulastri; Muniha Hikmah; Ahmad Syafiq Kamil
The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning Vol 7 No 1 (2026): April
Publisher : Pusbindiklatren Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46456/jisdep.v7i1.986

Abstract

Promoting a self-reliant pharmaceutical industry constitutes one of the national strategic agendas. The government undertakes efforts toward self-sufficiency to strengthen health resilience and advance Indonesia’s economic transformation. This policy paper aims to formulate an integrated research collaboration model designed to enhance research and development capacity, increase domestic production capability, and reduce dependence on imported pharmaceutical raw materials and products. The research methodology encompasses an analysis of relevant policies and regulations, a comparative study of three countries considered to have more advanced pharmaceutical sectors, and a mapping of key actors and interaction mechanisms within the pharmaceutical research and innovation ecosystem. The problem identification findings indicate that current challenges include limited inter-institutional coordination, weak technology transfer mechanisms, and the suboptimal alignment between research funding and incentives with industry needs. This policy paper further finds that a primary prerequisite for mission-oriented research collaboration is the presence of a jointly agreed strategic vision among stakeholders, supported by collaborative funding schemes and adaptive intellectual property governance arrangements. The resulting policy recommendations emphasize the need to strengthen the role of the state as an orchestrator of collaboration and to ensure closer integration between research initiatives and pharmaceutical industrialization policies.