Harnen Sulistio
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrasi Sistem Data Kecelakaan Lalu Lintas Di Kabupaten Jember Kuntoro Bayu Ajie; Harnen Sulistio; Agus Suharyanto
Rekayasa Sipil Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.287 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2017.011.01.8

Abstract

The rapid development of technology can help people solve their problems faced every day. One of them is the problem in transportation sector related traffic accident data often occur in Jember. Many agencies and institutions that play a role, making the existing data to be different. Traffic accident report from police and patient report in emergency room from hospital is collected from 2012 to 2014. The result of this research is a good integration traffic accident database system between police and hospital using PostgreSQL, an information system about traffic accident recording with the location can be presented in digital map using Microsoft Visual Basic 6.0, and a recommendations to improve the accuracy of existing traffic accident data. 
Model Peluang Kecelakaan Sepeda Motor Berdasarkan Karakteristik Pengendara (Studi Kasus: Surabaya, Malang Dan Sragen) Tyas Permanawati; Harnen Sulistio; Achmad Wicaksono
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.329 KB)

Abstract

Meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia mengiringi meningkatnya kecelakaan yang  melibatkan sepeda motor dimana lebih banyak dibanding mobil penumpang dan manusia merupakan faktor  paling dominan penyebab terjadinya kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model peluang  kecelakaan sepeda motor berdasarkan karakteristik pengendara ditinjau terhadap aspek sosio-ekonomi,  pergerakan dan perilaku. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi logistik dengan  menggunakan data hasil kuesioner yang dilakukan pada 370 responden di Surabaya, 100 responden di  Malang dan 101 responden di Sragen. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar pengendara sepeda motor  di Surabaya, Malang dan Sragen berjenis kelamin laki-laki, pendidikan terakhir SMU, usia responden  tertinggi 21-25 tahun di Surabaya (18,1%), Malang (24%) dan usia 15-20 tahun di Sragen (34%). Pekerjaan  sebagai pegawai swasta tertinggi di Surabaya (42,7%) dan Malang (42%), sedangkan di Sragen tertinggi  adalah wiraswasta (25,7%). Di Surabaya, Malang dan Sragen sebagian besar melakukan pergerakan untuk  tujuan bekerja. Di Surabaya responden paling banyak memperoleh SIM melalui ujian dan praktek, di Malang  dan Sragen paling banyak memperoleh SIM tidak melalui ujian. Responden yang pernah mengalami  kecelakaan sepeda motor di Surabaya 57,6%, di Malang 69% dan di Sragen 70,3%.Model peluang yang berpengaruh meningkatkan kecelakaan di Surabaya: P(xi) =  1/[1+e-(0,665+0,591X3,2+1,823X4,1+0,594X4,2 ) ], dengan X3,2 = kadang-kadang berkendara dengan kecepatan > 40  km/jam, X4,1 = sering menyalip dua kendaraan sekaligus, X4,2 = kadang-kadang menyalip dua kendaraan  sekaligus. Model yang dihasilkan di Malang: P(xi) = 1/[ 1+e- (0,687+1,511X3,2 ) ], dengan X3,2 = pekerjaan  sebagai pegawai swasta. Model yang dihasilkan di Sragen: P(xi) = 1/[ 1+e -( 0,392 +0,193X2 ) ], dengan X2 =  pengetahuan berkendara. Rekomendasi program aksi yang diusulkan untuk Surabaya meliputi: perbaikan  perilaku melalui pendidikan, penegakan hukum dan keterlibatan pemangku keputusan; untuk Malang  meliputi: perbaikan sistem pemberian SIM, penegakan hukum dan keterlibatan pemangku keputusan; untuk  Sragen meliputi: meningkatkan pengetahuan berkendara, penegakan hukum dan keterlibatan pemangku  keputusan. 
Kajian Kinerja Keselamatan Bus Antar Kota Dalam Provinsi Di Jawa Timur Yogi Arisandi; Harnen Sulistio; Achmad Wicaksono
Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.02 KB)

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh banyak negara di Dunia, khususnya pada Negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah kecelakaan terbesar adalah Jawa Timur. Salah satu kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan adalah bus AKDP, dimana kecelakaan yang melibatkan bus AKDP cenderung meningkat setiap tahun. Kecelakaan yang melibatkan bus AKDP tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor kendaraan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja fasilitas keselamatan, prioritas penanganan keselamatan, dan membuat model peluang kecelakaan bus AKDP di Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Importance Performance Analysis (IPA), Quality Function Deployment (QFD), dan Regresi Logistik. Berdasarkan hasil analisis IPA yang telah dilakukan, terdapat fasilitas keselamatan yang dianggap penting oleh pengemudi namun kinerjanya mengecewakan. Fasilitas keselamatan tersebut adalah rem kaki, rem tangan, speedometer, jendela darurat, dan pintu darurat. Berdasarkan hasil analisis QFD yang telah dilakukan, terdapat prioritas penanganan keselamatan bus AKDP. Prioritas penanganan tersebut adalah mewajibkan setiap bus dilengkapi fasilitas pintu/ jendela darurat sesuai ketentuan yang berlaku, menghilangkan fasilitas-fasilitas lainnya yang menghalangi akses keluar pintu darurat, menghilangkan fasilitas-fasilitas tambahan yang menghalangi akses keluar jendela darurat, memperbaiki kebocoran pipa penyalur angin rem, mengganti karet chamber yang bocor, memperbaiki tabung angin yang bocor, memperbaiki kawat penarik rem tangan yang putus, memperbaiki tuas penarik yang patah baik pada sistem mekanik atau full air, dan memperbaiki kabel penghubung speedometer dengan roda/ transmisi yang putus. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik yang telah dilakukan, telah dibuat model peluang terjadinya kecelakaan bus AKDP. Model tersebut menyatakan bahwa semakin tidak baik kinerja rem kaki, maka peluang terjadinya kecelakaan bus AKDP semakin besar. Hal tersebut dapat disebabkan karena apabila kinerja rem kaki tidak baik, maka kendaraan bus tidak dapat mengerem secara maksimal, sehingga kendaraan bus dapat mengalami kecelakaan. 
Kajian Audit Keselamatan Jalan Raya Kapongan Kabupaten Situbondo Muh. Yusuf Usman; Harnen Sulistio; Sobri Abusini
Rekayasa Sipil Vol. 8 No. 3 (2014)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.049 KB)

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di jalan raya pada dekade 10 tahun terakhir telah sangat memprihatinkan. Tidak pernah satu hari terlewatkan tanpa adanya kecelakaan.Kabupaten Situbondo merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yang terletak di pesisir pantai utara pulau Jawa dan merupakan jalur penghubung provinsi yang sering kita kenal jalur pantura (Pantai Utara). Kepadatan volume lalu lintas di dikarenakan banyaknya kendaraan barang ataupun kendaraan penumpang umum seperti bus AKAP atau AKDP yang melewati jalur tersebut. Meningkatnya volume lalu lintas ini merupakan faktor penyebab meningkatnya tingkat kecelakaan di kabupaten Situbondo.Dari hasil analisis-analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini terdapat beberapa hal yang dapat dijadikan kesimpulan, antara lain trend kecelakaan terbanyak, kecelakaan dalam rentang waktu 5 tahun berfluktuasi, terjadi pada tahun 2012 mencapai 517 kejadian. Dari hasil pelaksanaan Audit Keselamatan Jalan, pada STA 200+300 marka jalan sudah mengelupas, hilang, sehingga perlu dilakukan pengecatan ulang serta masih banyak obyek pinggir jalan yang berbahaya (Roadside Hazardous Object) seperti tiang lampu penerangan jalan, tiang rambu lalu lintas, dan pepohonan. Rekomendai penanganan pada lokasi studi yaitu sebelum memasuki tikungan simpang pasar (STA 200+300) perlu dipasang alat pengendali kecepatan (speed humb) dan rambu peringatan.Â