Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL DENGAN DERAJAT HIPERTENSI diah sulastri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar dan serius bagi dunia di karenakan prevalensinya yang tinggi dan cenderung meningkat dari masa ke masa. Penyebab kenaikan tekanan darah tinggi sendiri sulit dipastikan untuk setiap individu karena faktor pemicunya sangat banyak dan spesifik. Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab kenaikan tekanan darah tinggi karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, dimana tingginya kadar kolesterol dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan penelitian diketahui hubungan kadar kolesterol dengan derajat hipertensi di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh penderita hipertensi di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 300 orang, dengan tehnik purposive sampling sebanyak 172 orang. Analisa data yang digunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian respon den mengalami Hipertensi Derajat II yaitu sebanyak 93(54,1%). Responden memiliki kadar kolesterol sedang yaitu sebanyak 77 (44,8%). Ada hubungan antara kadar kolesterol dengan derajat hipertensi di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah tahun 2018 dengan p-value = 0,000 (p-value < 0,05). Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan penyuluhan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Simbarwaringin Trimurjo Lampung Tengah, misalnya dengan mengadakan penyuluhan tentang perlunya menghindari faktor resiko hipertensi yaitu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol, melakukan aktifitas olahraga secara rutin untuk meningkatkan pembakaran lemak dan kolesterol sehingga dapat mencegah kejadian hipertensi di masyarakat.  Kata Kunci     :    Kadar Kolesterol, Derajat Hipertensi
Pemanfaatan Mobile Edukasi Protokol Kesehatan dalam Peningkatan Pengetahuan Covid-19 Masyarakat di Wilayah Zona Kuning Yuli Lestari; Aulia Rahman; Budi Antoro; Diah Sulastri
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Vol 3, No 1 (2022): JURNAL ILMU KESEHATAN INDONESIA (JIKSI)
Publisher : Univeristas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian penyebaran Covid-19 di beberawa wilayah dengan status penularan tidak terkendali membutuhkan dukungan dari semua lapisan masyarakat. Upaya peningkatan pengetahuan yang tepat pada masyarakat tentang protokol kesehatan pencegahan covid-19 dapat menurunkan angka penularan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pemanfaatan mobile edukasi protokol kesehatan dengan pengetahuan Covid-19 masyarakat di wilayah zona kuning. Desain penelitian menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel sejumlah 309 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang pencegahan penularan Covid-19.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pencegahan Covid-19 yang signifikan pada masyarakat setelah mendapat edukasi melalui mobile digital informasi. Nilai p-value 0,000 (α<0,05) pada masyarakat kelompok usia dewasa dan 0,02 (α<0,05) pada kelompok remaja. Edukasi melalui mobile digital diketahui dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid-19. Mobile Edukasi dapat dipertimbangkan sebagai media penyampaian informasi di Era digitalisasi 4.0 karena keefektifannya dalam meningkatkan pengetahuan protokol kesehatan Covid-19.Kata Kunci: mobile edukasi, pengetahuan, covid-19
Pemanfaatan Mobile Edukasi Protokol Kesehatan dalam Peningkatan Pengetahuan Covid-19 Masyarakat di Wilayah Zona Kuning Yuli Lestari; Aulia Rahman; Budi Antoro; Diah Sulastri
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 3, No 1 (2022): JURNAL ILMU KESEHATAN INDONESIA (JIKSI)
Publisher : Univeristas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian penyebaran Covid-19 di beberawa wilayah dengan status penularan tidak terkendali membutuhkan dukungan dari semua lapisan masyarakat. Upaya peningkatan pengetahuan yang tepat pada masyarakat tentang protokol kesehatan pencegahan covid-19 dapat menurunkan angka penularan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pemanfaatan mobile edukasi protokol kesehatan dengan pengetahuan Covid-19 masyarakat di wilayah zona kuning. Desain penelitian menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel sejumlah 309 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang pencegahan penularan Covid-19.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pencegahan Covid-19 yang signifikan pada masyarakat setelah mendapat edukasi melalui mobile digital informasi. Nilai p-value 0,000 (α0,05) pada masyarakat kelompok usia dewasa dan 0,02 (α0,05) pada kelompok remaja. Edukasi melalui mobile digital diketahui dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid-19. Mobile Edukasi dapat dipertimbangkan sebagai media penyampaian informasi di Era digitalisasi 4.0 karena keefektifannya dalam meningkatkan pengetahuan protokol kesehatan Covid-19.Kata Kunci: mobile edukasi, pengetahuan, covid-19
HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL DENGAN DERAJAT HIPERTENSI diah sulastri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar dan serius bagi dunia di karenakan prevalensinya yang tinggi dan cenderung meningkat dari masa ke masa. Penyebab kenaikan tekanan darah tinggi sendiri sulit dipastikan untuk setiap individu karena faktor pemicunya sangat banyak dan spesifik. Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab kenaikan tekanan darah tinggi karena dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, dimana tingginya kadar kolesterol dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan penelitian diketahui hubungan kadar kolesterol dengan derajat hipertensi di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh penderita hipertensi di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 300 orang, dengan tehnik purposive sampling sebanyak 172 orang. Analisa data yang digunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian respon den mengalami Hipertensi Derajat II yaitu sebanyak 93(54,1%). Responden memiliki kadar kolesterol sedang yaitu sebanyak 77 (44,8%). Ada hubungan antara kadar kolesterol dengan derajat hipertensi di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah tahun 2018 dengan p-value = 0,000 (p-value 0,05). Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan penyuluhan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Simbarwaringin Trimurjo Lampung Tengah, misalnya dengan mengadakan penyuluhan tentang perlunya menghindari faktor resiko hipertensi yaitu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol, melakukan aktifitas olahraga secara rutin untuk meningkatkan pembakaran lemak dan kolesterol sehingga dapat mencegah kejadian hipertensi di masyarakat.  Kata Kunci     :    Kadar Kolesterol, Derajat Hipertensi
Pencegahan Reaksi pada Penderita Kusta Release From Treatment (RFT) melalui Penatalaksanaan Pengobatan Teratur Budi Antoro; Diah Sulastri; Anggit Prasetiyo
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v12i4.799

Abstract

Penyakit Morbus Hansen atau kusta merupakan penyakit menular kronis yang masih memunculkan permasalahan komperhensif. Reaksi kusta adalah suatu proses penyakit yang persisten yang merupakan respons kebal (reaksi selulair) atau respons antigen-imunisasi (reaksi humoral). Puskesmas Bandar Agung Kabupaten Lampung Tengah memiliki 39 pasien yang telah menyelesaikan pengobatan (Release from treatment) MDT tipe MB maupun PB terdapat 19  pasien  yang mengalami reaksi baik reaksi tipe 1 maupun tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keteraturan pengobatan terhadap kejadian reaksi pada  penderita kusta release from treatment (RFT). Populasi penelitian sejumlah 39 responden. Metodologi Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatanross sectional. Analisis data dengan caradengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,011 < (α=0,05) ada hubungan bermakna antara keteraturan pengobatan terhadap kejadian reaksi pada penderita kusta.
Effect of Structured Diabetic Foot Exercise on Ankle–Brachial Index and Foot Sensitivity in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Intan Desi Tri Lestari; Nova Nurwinda Sari; Diah Sulastri
Genius Journal Vol. 7 No. 2 (2026): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v7i2.1075

Abstract

Objective: Type II Diabetes Mellitus is a chronic disease with an increasing incidence each year and can lead to complications such as neuropathy and peripheral circulatory disorders in the lower extremities. Structured diabetic foot exercise is a non-pharmacological intervention that has the potential to improve foot perfusion and sensitivity. This study aimed to determine the effect of structured diabetic foot exercise on the Ankle Brachial Index (ABI) values and foot sensitivity in patients with Type II Diabetes Mellitus at Kedaton Public Health Center. Method: This research employed a quantitative method with a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The study population consisted of patients with Type II Diabetes Mellitus without diabetic ulcers. A total of 30 respondents were selected using purposive sampling. Data analysis included descriptive analysis and the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of 95% (p-value < 0.05). Result The results showed that before the intervention, 14 respondents (46.7%) had normal ABI values (>1.0) and 14 respondents (46.7%) were in the borderline category (0.6–0.8). Most respondents (66.7%) had neuropathy (>3 points) in the pretest foot sensitivity assessment. After the intervention, 27 respondents (90.0%) had normal ABI values (>1.0), and 21 respondents (70.0%) were categorized as non-neuropathy (>7 points) in the posttest assessment. The Wilcoxon Signed Rank Test revealed p-values of <0.002 and <0.000. It can be concluded that structured diabetic foot exercise significantly affects ABI values and foot sensitivity in patients with Type II Diabetes Mellitus at Kedaton Public Health Center in 2025. Conclusion: Structured diabetic foot exercise can be recommended as an alternative intervention to improve ABI values and foot sensitivity in diabetic patients.