Penyakit Morbus Hansen atau kusta merupakan penyakit menular kronis yang masih memunculkan permasalahan komperhensif. Reaksi kusta adalah suatu proses penyakit yang persisten yang merupakan respons kebal (reaksi selulair) atau respons antigen-imunisasi (reaksi humoral). Puskesmas Bandar Agung Kabupaten Lampung Tengah memiliki 39 pasien yang telah menyelesaikan pengobatan (Release from treatment) MDT tipe MB maupun PB terdapat 19 pasien yang mengalami reaksi baik reaksi tipe 1 maupun tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keteraturan pengobatan terhadap kejadian reaksi pada penderita kusta release from treatment (RFT). Populasi penelitian sejumlah 39 responden. Metodologi Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatanross sectional. Analisis data dengan caradengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,011 < (α=0,05) ada hubungan bermakna antara keteraturan pengobatan terhadap kejadian reaksi pada penderita kusta.
Copyrights © 2022