Latar belakang: Anemia tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di kalangan wanita usia reproduksi dan ibu hamil. Di Indonesia, termasuk Kota Medan, prevalensi anemia masih relatif tinggi dan dipengaruhi oleh asupan zat besi yang tidak memadai, pola makan yang buruk, kepatuhan yang rendah terhadap konsumsi tablet zat besi (Fe), dan pengetahuan yang terbatas tentang kesehatan reproduksi. Tujuan: Program pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk mencegah anemia melalui pendekatan komprehensif yang menggabungkan suplementasi. Metode: Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang bersifat promotif dan preventif. Peserta sasaran meliputi wanita usia reproduksi, ibu hamil, dan anggota keluarga. Intervensi meliputi pendidikan kesehatan tentang anemia dan pencegahannya, distribusi tablet zat besi disertai konseling tentang cara konsumsi yang benar, pendidikan gizi yang berfokus pada pola makan seimbang kaya zat besi, serta pendidikan kesehatan reproduksi untuk keluarga. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi interaktif, dan umpan balik peserta untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterlibatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang anemia, penyebabnya, konsekuensinya, dan strategi pencegahan. Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai konsumsi tablet Fe yang tepat, identifikasi makanan kaya zat besi, dan pentingnya kesehatan reproduksi dalam pencegahan anemia. Partisipasi yang tinggi dan keterlibatan aktif selama sesi mencerminkan penerimaan masyarakat yang positif terhadap program ini. Kesimpulannya, mengintegrasikan suplementasi zat besi, edukasi gizi, dan promosi kesehatan reproduksi keluarga merupakan strategi yang relevan dan efektif untuk pencegahan anemia di tingkat masyarakat. Dukungan edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi yang kuat dengan layanan kesehatan primer direkomendasikan untuk meningkatkan dampak jangka panjang dan berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan ibu dan keluarga.