Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Electrical Wing Prototype Anti Icing pada Pesawat Komersil Elfitra Desifatma
Jurnal Jaring SainTek Vol. 2 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jaring-saintek.v2i2.331

Abstract

The accumulation of ice on the aircraft's wings can cause a decrease in the aerodynamic properties of the aircraft, increase in weight, and it is difficult to control the aircraft so that it affects aircraft safety. Icing handling on aircraft is growing. One of the newest systems being developed is electrical anti-icing. Therefore, the researcher designed a prototype of an anti-icing electrical wing on a commercial aircraft with advantages in terms of maintenance and lighter components. The purpose of making this prototype is to design an anti-icing electrical wing in the form of a prototype and can be used as an anti-icing. The prototype consists of three parts, namely input, control unit, and heating element. The heating element working system is by attaching the heating element to the surface of the wing, so when the tool is active through the controls, the heating element will work with an indication of the LED on. After testing the Prototype electrical anti-icing function that has been made, it can be used as a de-icing that removes icing that has already frozen on the leading edge.
Integrasi Early Warning System untuk Gempabumi Elfitra Desifatma; Iftitah Rahmi Kadir; Arizal Taufik; Prihandhanu Mukti Pratomo
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.592 KB) | DOI: 10.20527/flux.v19i1.9509

Abstract

Indonesia berada di zona subduksi di mana lempeng samudera menabrak lempeng benua, kondisi geologi yang komplek membuat indonesia juga rentan terhadap bencana khususnya gempabumi, sampai saat ini sistem peringatan dini masih mengandalkan BMKG dan media massa. Kendala akan muncul jika masyarakat dengan akses yang terbatas dan informasi yang kurang cepat tersebar membuat sistem peringatan dini menjadi kurang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu sistem peringatan dini gempa dan Tsunami yang ekonomis, efektif dan portable sehingga bisa ditempatkan dilokasi yang diinginkan. Penelitian berfokus dalam membuat sebuah perangkat seismometer yang terintegrasi dan adaptif terhadap lingkungan sehingga bisa diterapkan dalam mitigasi bencana gempabumi. Perancangan alat diakomodir dengan menggunakan microcontroller berbasis arduino sistem yang dimodifikasi, modul-modul sensor yang diperlukan dirancang ulang hingga menghasilkan fungsi yang lebih baik dari standar pabrikasinya.  Alat peringatan dini gempabumi dibuat untuk memberikan informasi lebih cepat dengan mengintergrasikan alarm dengan sensor getaran, sensor yang digunakan adalah accelerometer. Sensor ini dipilih karena kekompakan dimensi dan kualitas data yang dihasilkan cukup bagus. Sistem yang dibangun menggunakan komponen yang mudah diperoleh di pasaran Indonesia. Secara sederhana alat yang dibangun akan memberikan informasi berupa alarm jika terjadi getaran dengan amplitudo yang cukup besar yang diidentifikasi sebagai gempabumi.
INTERPRETASI DATA VES GEOLISTRIK UNTUK IDENTIFIKASI AIR TANAH DI DAERAH BATUJAJAR, KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT Elfitra Desifatma; Prihandhanu M. Pratomo; Arizal Taufik
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 1 No 2 (2019): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.307 KB) | DOI: 10.31605/phy.v1i2.348

Abstract

Hasil pengeboran pada lokasi penelitian memberikan informasi bahwa area tersebut tidak ditemukan lapisan yang mengandung air. Hal ini melandasi digunakannyametode VES (Vertical Electrical Sounding) untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi dan lapisan tanah berdasarkan variasi resistivitasnya. Pengukuran data lapangan menggunakan metode VES konfigurasi Schlumberger pada daerah Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Konfigurasi AB untuk semua konfigurasi adalah sama, perbedaannya di posisi MN saja. Akusisi lapangan dilakukan dengan mengambil empat titik pengukuran didasarkan pada lokasi pengeboran yang telah dilakukan sebelumnya. Tahap pengambilan data dimulai dengan mentransmisikan arus diantara dua elektroda arus (AB) dan diukur beda potensial antara elektroda potensial (MN). Dengan memvariasikan jarak elektroda ke titik selanjutnya setelah nilai potensial (DV) dan arus (I) didapat. Tahap penginjeksian dan pengukuran dilakukan sampai data bisa berhenti karena jumlah pseudosectionnya sudah terpenuhi dan selesai sesuai format akuisisi. Data lapangan selanjutnya diproses untuk mendapatkan model dengan metode inversi 1D. Hasil inversi berupa nilai resistivitas terhadap kedalaman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai resistivitas perkedalaman dari semua titik sounding memiliki kecenderungan hasil yang sama. Rentang nilai resistivitas yang dihasilkan antara 4.92 Ώm sampai 37.45 Ώm, Interpretasi kedalaman maksimum 35 meter. Berdasarkan interpretasi model geologi, pada daerah penelitian tersebut tidak ditemukan adanya lapisan akuifer sampai kedalaman 30 meter dari permukaan karena terindikasi terdapat lapisan clay yang tebal dan lapisan limestone yang bukan merupakan lapisan penyimpan air.
Penguatan Ketahanan Nasional melalui Literasi Digital untuk Ibu-Ibu PKK dalam Menangkal Hoaks dan Radikalisme Intan Cynara Valentina Putri; Rahmi Mudia Alti; Ike Yuni Wulandari; Elfitra Desifatma
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.650

Abstract

This community service activity was carried out with the aim of improving digital literacy for PKK women in RW 25 as an effort to strengthen family-based national resilience. This activity is a response to the phenomenon of the increasingly widespread hoaxes and radical content on social media that infiltrate and influence perceptions at the household level. This activity uses an educational-participatory approach in the form of workshops, simulations of fact-checking, and discussions on ethical social media use. This activity was attended by 36 participants in five main sessions and two follow-up sessions. The evaluation results show that there is a significant increase in understanding, with average scores increasing from 52.3 to 86.4 or 65%. In addition, five digital literacy agents were formed at the neighborhood level to become local facilitators. This program successfully builds critical awareness, ethical online behavior, and strengthens women's roles as guardians of national values in the digital era.