Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI POLLARD TEROLAH TERHADAP PERTUMBUHAN ORGAN PENCERNAAN AYAM BROILER UMUR 7 MINGGU C. S. Utama; B. Sulistiyanto; T. A. Wicaksono
JURNAL LITBANG PROVINSI JAWA TENGAH Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36762/jurnaljateng.v17i1.790

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan pollard terolah dalam ransum terhadap pertumbuhan organ proventrikulus, ventrikulus, duodenum, jejenum dan ileum pada ayam broiler umur 7 minggu. Materi penelitian menggunakan 200 ekor ayam broiler umur 7 minggu dengan bobot rata-rata 859 ± 59 g dengan tiap unit percobaan terdiri dari 8 – 9 ekor. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu (T0= Pakan Pabrik, T1= Ransum dengan pollard tanpa diolah, T2= Ransum dengan pollard diolah secara fisik , T3 = Ransum dengan pollard terolah fisik dan biologi 40%, dan T4= Ransum dengan pollard terolah fisik dan biologi 60%) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pollard terolah secara fisik dan biologis belum mampu meningkatkan semua bobot relatif organ pencernaan ayam broiler umur 7 minggu. Pada organ proventrikulus pakan perlakuan mampu meningkatkan bobot relatif organ pencernaan ayam broiler, namun bobot relatif proventrikulus yang dihasilkan masih tergolong normal. Pengukuran bobot organ ayam broiler perlu dilakukan per minggu untuk mengetahui laju peningkatan bobot relatif organ pencernaan yang optimal, sehingga diperoleh data maksimal pertumbuhan organ ayam broiler secara tepat.