Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Digital Marketing Assistance for Coconut Products to Improve the Economy of Village Communities Suib, Mohammad Syaiful; Yulianti; Shaleha, Siti Hajar; Laila, Ratih Ika Wulan Dari; Mutiara, Nur; Lestari, Angel Mareta Eka Ayu
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i1.449

Abstract

This report discusses the Digital Marketing Strategy for Coconut Production to Improve the Community Economy in Sentul Village, Gading District, Probolinggo Regency, East Java, in increasing sales volume through e-commerce platforms. This assistance aims to increase knowledge and skills in Sentul Village in managing coconut production, digital marketing strategies and online sales. The assistance method used is training and direct assistance in managing coconut production through digital marketing. The results of the mentoring show a significant increase in digital marketing strategies for coconut production in Sentul village after participating in the mentoring program. This increase is attributed to increased knowledge and skills in Sentuk Village in coconut production, digital marketing strategies and online sales.
IMPLIKASI FORCE MAJEURE PADA AKAD PERSPEKTIF USHUL FIQH DAN FIQH (STUDI PADA AKAD SALAM) Mohammad Syaiful Suib
JURNAL PROFIT Vol 2, No 2 (2018): Economics And Islamic Law
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v2i2.560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi force majeure pada akad perpektif fiqh dan ushul fiqh,yang dalam akad dilakukan oleh beberapa pihak dengan transaksi menggunakan akad salam. Penelitian ini juga dengan memberikan gambaran terhadap model transaksi dua akad salam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaKetentuan hukum dalam akad-akad baik salam ataupun lainnya, akan berubah secara totalitas ketika berkaitan dengan force majeure, yaitu keadaan memaksa. Dampak dari force majeure ini adalah ketidakadanya kepastian hukum yang terjadi pada waktu terjadinya force majeure tersebut. Ketentuan hukum ini akan berlaku lagi ketika keadaan sudah aman dan terkendali.
RESIKO PEMBIAYAAN MUḌAROBAH (STRATEGI MEMINIMALISIR RESIKO PEMBIAYAAN MUḌAROBAH PADA BANK SYARI’AH) Mohammad Syaiful Suib
JURNAL PROFIT Vol 1, No 1 (2017): Islamic Economic
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v1i1.549

Abstract

Secara konseptual penelitian ini menggambarkan kegiatan penyaluran dana dalam bentuk pembiayaan, tentunya tidak terlepas dari risiko pembiayaan bermasalah (macet) yang ditimbulkan dari ketidakmampuan debitur dalam melunasi kreditnya (pembiayaan) kepada pihak bank. Bank Syariah juga tidak terlepas dari pembiayaan bermasalah, untuk menghindari hal tersebut maka pihak bank membutuhkan suatu strategi dalam manajemen guna meminimalisir pembiayaan bermasalah tersebut. Melihat tingkat pembayaran nasabah yang masih dibawah standar dan kurang maksimal pencapaiannya, tentu pihak bank harus selektif dan hati-hati untuk menyalurkan pembiayaannya kepada nasabah lain. Salah satu faktor penyebab dari nunggaknya pembayaran nasabah adalah faktor alam yang dominan seperti gagal panen, angin kencang bagi nelayan, dan lain-lain. Ada juga dari faktor manusia seperti kurangnya keseriusan dari nasabah untuk membayar cicilan pembiayaannya dan masih banyak lagi faktor lain bagi nasabah untuk menunggak pembayarannya. Untuk mengatasi dari menunggaknya nasabah dalam pembayaran pembiayaannya, perlu dilakukan strategi dan langkah-langkah yang ditempuh oleh bank syariah untuk menyelamatkan pembiayaan bermasalah seperti pembinaan kepada nasabah, pemberian surat peringatan pada nasabah 1-2x, penjadwalan kembali (rescheduling), persyaratan kembali (reconditioning), penataan kembali (restructuring), dan penyitaan jaminan sampai kepada write off. Ada juga upaya yang esensial secara syariah yang dilakukan oleh bank yaitu dengan sistem kekeluargaan dengan musyawarah bila terjadi halhal yang bermasalah dalam proses pembiayaannya, hal ini berbeda dengan pembiayaan konvensional yang menekankan pada profit saja (penyitaan jaminan yang lebih diutamakan).
TANTANGAN NELAYAN DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI EKONOMI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi di Desa Sumberanyar Kec. Paiton Probolinggo) Moh Syaiful Suib
JURNAL PROFIT Vol 3, No 1 (2019): Management And Halal Product
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v3i1.540

Abstract

Kemiskinan pada masyarakat nelayan di Desa Sumber Anyar dipahami sebagai ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup yang paling mendasar, seperti pemenuhan kebutuhan pangan. Kebutuhan dasar yang lain, seperti kelayakan perumahan dan sandang dijadikan sebagai kebutuhan sekunder. Kebutuhan akan pangan merupakan prasyarat utama agar rumahtangga nelayan dapat bertahan hidup. Beberapa permasalahan dalam penelitian ini masalah yaitu: a. Faktor- faktor apa yang menyebabkan kemiskinan b. Bagaimana strategi rumahtangga nelayan dalam berusaha mengatasi factor-faktor penyebab kemiskinan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan sosiologis, data dan informasi yang dibutuhkan diperoleh melalui wawancara mendalam serta observasi. Dalam penelitian ini, menggunakan key informan yaitu: Kepala Desa, Kepala keluarga, dan seluruh jumlah anggota keluarga masyarakat miskin. Hasil penelitian ini, pertama; Kemiskinan nelayan disebabkan oleh perubahan musim, sistem bagi hasil antara pemilik kapal dan nelayan yang kurang berimbang, perilaku masyarakat yang kurang memperhitungkan ekonomi. Kedua ; Islam telah memberikan gambaran yang jelas terhadap perilaku ekonomi dalam berinteraksi dengan sesama melalui prinsip-prinsip syariah yang harus dilakukan oleh manusia, demi sustainable usahanya.
Sertifikasi Halal Dalam Meningkatkan Omset Penjualan Pada UMKM Gazal Makmur Mohammad Syaiful Suib; Resty Dwi Maharani
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29031

Abstract

Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana sertifikasi halal berkontribusi terhadap peningkatan penjualan di UMKM Keripik Singkong Gazal yang terletak di Desa Gazal, Kabupaten Probolinggo.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendalami pentingnya sertifikasi halal terhadap usaha Keripik Singkong Gazal Makmur, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Originalitas/Novelty: Novelty penelitian ini terletak pada fokus kajian yang secara khusus menganalisis pengaruh sertifikasi halal terhadap peningkatan omset penjualan pada UMKM Gazal Makmur, bukan hanya sebagai bentuk kepatuhan syariah tetapi juga sebagai strategi pemasaran. Penelitian ini juga memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana sertifikasi halal mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing UMKM di pasar lokal.Hasil Penelitian: Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya sertifikasi halal pada tahun 2021 dan 2022 sebelum mendapatkan sertifikasi halal, terdapat peningkatan omset penjualan sebesar 8%. Setelah mendapatkan sertifikasi halal di akhir tahun 2022 dan awal 2023, peningkatan mencapai 17%. Pada tahun 2024, setelah satu tahun berjalan, terjadi kenaikan lagi sebesar 19%. Terbukti sertifikasi halal memiliki dampak positif akan kenaikin omset penjualan UMKM pada Desa Gazal, Kecamatan Kotaanyar.Implikasi: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan strategi pemasaran berbasis sertifikasi halal bagi UMKM dalam meningkatkan omset penjualan dan daya saing usaha. Research Objectives: The purpose of this study is to examine how halal certification contributes to increasing sales in Gazal Cassava Chips MSMEs located in Gazal Village, Probolinggo Regency.Research Method: This study uses a descriptive qualitative approach to explore the importance of halal certification for the Gazal Makmur Cassava Chips business, Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and documentation.Originality/Novelty: The novelty of this research lies in the focus of a study that specifically analyzes the influence of halal certification on increasing sales turnover in Gazal Makmur MSMEs, not only as a form of sharia compliance but also as a marketing strategy. This research also provides a real picture of how halal certification can increase consumer confidence and the competitiveness of MSMEs in the local market.Research Results: The findings of this study show that with halal certification in 2021 and 2022 before obtaining halal certification, there was an increase in sales turnover by 8%. After obtaining halal certification at the end of 2022 and early 2023, the increase reached 17%. In 2024, after one year of running, there will be another increase of 19%. It is proven that halal certification has a positive impact on the increase in MSME sales turnover in Gazal Village, Kotaanyar District.Implications: The results of this study are expected to be the basis for strengthening halal certification-based marketing strategies for MSMEs in increasing sales turnover and business competitiveness.