Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyegaran Kelas Kader Posyandu (M-KIA) dalam Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakboyo Kecamatan Tambakboyo Teresia Retna P; Wahyuningsih TN; Binti Yunariyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 1 No. 7 (2022): October 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v1i7.1520

Abstract

Data februari 2021 jumlah K1 tahun 2020 sebanyak 516 ibu hamil, beresiko 165 orang,  ibu hamil anemia ringan 25 orang, ibu hamil anemia berat 1 orang, KEK 77 orang, protein (+) 20 orang,  saat pendampingan kelas ibu hamil, kader  yang hadir bergantian, materi sudah diberikan tetapi kader kesulitan mensosialisasikan, dampaknya jika ada ibu hamil didesanya kader kurang tanggap dan tidak peduli, kondisi ini menggambarkan kurangnya pemahaman kader,  dukungan pada ibu hamil kurang. Tujuan kegiatan ini secara umum kader Kesehatan mampu dan terampil dalam  pendampingan ibu hamil. Metode kegiatan ini   ceramah,  demonstrasi, diskusi  serta  tanya jawab, medianya  PPT dan Video, jumlah sasaran 116 kader dari 7 desa selama 3 bulan. Hasil dari  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini adalah perlu adanya kegiatan lanjutan yang berupa penyegaran kader Kesehatan secara periodik oleh tim pengabdian masyarakat  untuk memaksimalkan kader Kesehatan dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan tentang Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Mukhtariyah Syafi'iyah 1 Beji Tuban Titik Sumiatin; Binti Yunariyah; Wahyu Tri Ningsih
Journal of Ners and Midwifery Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v4i1.ART.p023-027

Abstract

Scabies dikenal di Indonesia sebagai penyakit kulit. Lebih sering dikenal dengan penyakit gudik yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap saccoptes scabiei. Skabies juga dikenal sebagai penyakit menular yang mendunia dengan estimasi 300 juta kasus setiap tahunnya. Prevalensi ini bervariasi dan fluktuatif setiap waktunya. Prevalensi penyakit skabies di Indonesia adalah sekitar 6-27% dari populasi umum. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perubahan pengetahuan tentang hidup bersih dan sehat santri  setelah diberikan pendidikan kesehatan. Desain penelitian menggunakan Pre Experimental design. Populasinya adalah seluruh santri yang   di pondok pesantren Mukhtariyah Syafi’iyah 1 di Desa Beji, Kec. Jenu Kab. Tuban. Sample ditentukan secara random sampling yaitu 80 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan uji statistik Spearman dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan Santri pondok pesantren tentang hidup bersih dan sehat dalam mencegah penyakit skabies sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan setelah diberikan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan. Sesuai hasil uji Analisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test pada data pretest dan post-test menghasilkan nilai p=0,000 (<0,05), yang berarti sangat signifikan. Pendidikan kesehatan sangat efektif dalam merubah pengetahuan santri, sehingga sangat disarankan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan pendidikan kesehatan di pondok-pondok yang ada di wilayah Kabupaten Tuban.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Sikap Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Mukhtariyah Syafi'iyah 1 Beji Tuban Titik Sumiatin; Binti Yunariyah
Journal of Ners and Midwifery Vol 4 No 3 (2017)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v4i3.ART.p224-227

Abstract

Scabies is known in Indonesia as skin diseases commonly known as a skin disease caused by infestation and sensitization to saccoptes scabiei. Scabies is also known as infectious disease worldwide with an estimated 300 million cases annually. This prevalence varies and fluctuates every time. The prevalence of  scabies in Indonesia is around 6-27% of the general population. The purpose of this study was to determine changes in attitude about clean and health life of  students after being given health education. The research  design was  Pre Experimental design. The population was all students  in boarding school Mukhtariyah Shafi'ites 1 in Beji village, district. Jenu Kab. Tuban. The sample was 80 people determined by random sampling . The Data were collected using a questionnaire which is then analyzed by Spearman and Wilcoxon tests. The results showed attitude of  boarding schoolstudents about clean and healthy life in preventing the  scabies disease before being given health education and after being given health education has increased. The  test results analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test showed  pretest and post-test yield value of p = 0.000 (<0.05), which means it's very significant. Health education was very effective in changing attitude of students, so it was advisable to further improve the implementation of health education at the boarding school in the district of Tuban.