Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS DAN NIAT REMAJA DALAM MELAKUKAN PERILAKU SEKS BERESIKO Purwanto, Hadi; Sumiatin, Titik; Ningsih, Wahyu Tri
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.487 KB) | DOI: 10.32528/the.v7i1.384

Abstract

Adolescents have high curiosity, including the issue of sexuality. Adolescent curiosity about sexuality due to the development phase of teenagers who enter puberty characterized by the maturation of the reproductive system and the production of sex hormones. This study aims to determine the influence of attitudes about seks behaviortoward adolescent intention of doing risky sexual behavior. This study used analytic design with cross sectional approach. The sample in this study were high school students in the districts of Tuban amounted to 349 people by using simple random sampling. The data collection done by using the a questionnaire. The statistical test used is ordinal logistic regression to examine the influence between variables. The result showed that there was influence adolescent attitudes toward intention in sexual behavior (p = 0.000). If the adolescent attitude positive, the teen has no intention of doing risky sexual behavior. Adolescents can maintain and improve the knowledge and a positive attitude by the way can sort and filter the information gathered from the mass media about sexual behavior
The Influence of Teenagers’ Perception about Sex Behavior towards Their Interest in Doing Risky Sex Behavior Sumiatin, Titik; Purwanto, Hadi; Tri Ningsih, Wahyu
Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1508.384 KB) | DOI: 10.22219/jk.v8i1.4022

Abstract

PENGARUH PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS TERHADAPNIAT REMAJA DALAM MELAKUKAN PERILAKU SEKS BERESIKOThe Influence of Teenagers’ Perception about Sex Behavior towardsTheir Interest in Doing Risky Sex BehaviorTitik Sumiatin1, Hadi Purwanto2, Wahyu Tri Ningsih3123Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi Keperawatan TubanJalan Dr. Wahidin S.H No. 2 Tuban, 623141email : bojoneahsan@yahoo.comABSTRAKRemaja mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, diantaranya adalah masalahseksualitas.Keingintahuan remaja tentang seksualitas disebabkan masa perkembangan remaja yangmemasuki masa pubertas yang ditandai dengan maturasi sistem reproduksi dan produksi hormon seks.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi remaja tentang perilaku seks dan niatremaja dalam melakukan perilaku seks beresiko. Penelitian menggunakan desain analitik denganpendekatan cross sectional.Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa SMA wilayah kecamatanTuban sebesar 349 orang dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukandengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah regresi logistic ordinal untukmenguji pengaruh antar variabel. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh persepsi terhadapintensi/niat remaja dalam berperilaku seks (p= 0,000). Jika sikap remaja memiliki persepsi positif makaremaja tidak berniat dalam melakukan perilaku seks yang beresiko. Remaja dapat mempertahankan danmeningkatkan pengetahuan dengan cara dapat memilah dan menyaring informasi yang didapat darimedia massa tentang perilaku seksKeywords: Persepsi, perilaku seks, niat, remajaABSTRACTAdolescents have high curiosity, including the issue of sexuality. Adolescent curiosity about sexuality dueto the development phase of teenagers is characterized by the maturation of the reproductive system andthe production of sex hormones. This study aims to determine the influence of perception towardadolescent intention of doing risky sexual behavior. This study used analytic design with cross sectionalapproach. The sample in this study was high school students in the districts of Tuban amounted to 349people by using simple random sampling. The data collection done by using the questionnaire. Thestatistical test used is ordinal logistic regression to examine the influence between variables. The resultshowed that there was influence adolescent attitudes toward intention in sexual behavior (p = 0.000). Ifthe adolescent has positive perception, the teen has no intention of doing risky sexual behavior. Teens canmaintain and improve the knowledge and a positive attitude so that they can sort and filter theinformation which was gathered from the mass media about sexual behavior.Keywords: Perception, adolescent, intention, risky sex behaviour
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Orang Tua tentang Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semanding Anugrahaeni, Herni Ayu; Nugraheni, Wahyuningsih Triana; Ningsih, Wahyu Tri
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN WIDYAGANTARI INDONESIA
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v6i1.3459

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada balita berusia kurang dari lima tahun, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Tahun 2019 prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Semanding 25,54%, akan tetapi tahun 2020 stunting di Desa Penambangan mencapai 44,4%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan orang tua tentang stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Semanding. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah orang tua yang memiliki balita stunting di Desa Penambangan wilayah kerja Puskesmas Semanding. Besar sampel 114 orang, teknik sampling menggunakan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, yang di analisis menggunakan uji Korelasi Spearman. Hasil Penelitian sebagian besar (54,4%) orang tua memiliki tingkat pendidikan dasar dan hampir setengahnya (43,0%) memiliki pengetahuan tentang stunting yang cukup. Berdasarkan hasil uji Spearman Rank Correlation didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000 (<0,05), maka terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan orang tua tentang stunting. Sebagian besar orang tua dengan tingkat pendidikan dasar memiliki pengetahuan cukup, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dengan pengetahuan orang tua tentang stunting di Desa Penambangan wilayah kerja Puskesmas Semanding mempunyai hubungan yang signifikan. Dengan demikian perlu ditingkatkan pendidikan secara informal maupun non formal, dan meningkatkan pengetahuan tentang stunting pada orang tua dengan cara lebih aktif mengikuti kegiatan posyandu, kegiatan penyuluhan, serta melakukan pendampingan untuk para orang tua yang memiliki balita stunting di Desa Penambangan wilayah kerja Puskesmas Semanding.
Analysis of Health Behavior of Adolescents in Tuban, Indonesia Titik Sumiatin; Wahyu Tri Ningsih; Su’udi; Aby Yazid Al Busthomy Rofi’i; Roudlotul Jannah; Siti Kotijah
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 2 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i2.14934

Abstract

Adolescence is a period associated with increased risk behaviors such as smoking, sex, fighting, the use ofsharp weapons and so on. These conditions coincide with changes in social and school environment. Thepurpose of this study is to explain how health risk behaviors are to adolescents. The research design usedin this study was analytic with a cross sectional approach. The population was all high school/vocationalschool adolescents with a total of 29,963 boys and girls, with a sample size of 395 using cluster samplingtechnique. The independent variable of the study is risk behavior and the dependent variables of the studyare smoking, bullying, use of sharp weapons, driving, drug consumption, sex, health consultation, nutritionalfulfillment, suicide attempt, alcohol consumption, fighting and physical activity. Data collection was carriedout using a questionnaire adopted from YRBSS (Youth Risk Behavior Surveillance System) which wastranslated into Indonesian. The collected data was tabulated and analyzed using Logistic Regression. Theresults showed that all health behavior including risk behaviors, although based on statistical test resultsthe behavior of alcohol and drug consumption was not significant because (p value) was 0.000>0.005.Smoking behavior had a regression coefficient of 6,904 with a significance level (p value) of 0.000<0.005and an OR (odds ratio) of 996,365, which means that adolescents have 996 times the chance to smoke. Allvariables are included in health risk behaviors; however, smoking is the riskiest health behavior carried outby adolescents
Relation between Workload and Level of Complaints in the Musculoskeletal System through Nordic Body Map (NBM) on E.R. Nurses Su’udi; Aby Yazid Al Busthomy Ro i’i; Titik Sumiatin; Wahyu Tri Ningsih; Teresia Retna Puspita Dewi; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 3 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i3.15969

Abstract

Nurse workload is defined as all of the activities performed by a nurse while working in a nursing service unit.Work-related musculoskeletal disorder (WMSD) is a Musculoskeletal disorder (MSD) that becomes moresevere or lasts for a long time due to work-related activities. This study aims to determine the relationshipbetween the workload of emergency room nurses and the level of complaints in the musculoskeletal systemthrough the Nordic Body Map (NBM) method approach in every regional hospital in Tuban City. This studywas carried out using descriptive correlative study method with a cross sectional approach. The numberof respondents that participated in this study were 63 E.R. nurses who worked in regional hospitals inTuban City. Data was collected using a workload questionnaire and the Nordic Body Map (NBM) methodto determine the level of complaints of the musculoskeletal system. Data was then analyzed using ChiSquare test. Results showed that 54% of the respondents had moderate workload and no emergency nursesat hospitals in Tuban City had light workload. 44.4% of emergency nurses at hospitals in Tuban City hadsevere musculoskeletal complaints. According to this data, there is a relationship between the workload ofemergency room nurses and the level of complaints in the musculoskeletal system (P = 0.028). In conclusion,emergency nurses should keep an eye on their workload so that musculoskeletal problems do not occur.
The Influence of Teenagers’ Perception about Sex Behavior towards Their Interest in Doing Risky Sex Behavior Titik Sumiatin; Hadi Purwanto; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2017): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1508.384 KB) | DOI: 10.22219/jk.v8i1.4022

Abstract

PENGARUH PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS TERHADAPNIAT REMAJA DALAM MELAKUKAN PERILAKU SEKS BERESIKOThe Influence of Teenagers’ Perception about Sex Behavior towardsTheir Interest in Doing Risky Sex BehaviorTitik Sumiatin1, Hadi Purwanto2, Wahyu Tri Ningsih3123Poltekkes Kemenkes Surabaya Prodi Keperawatan TubanJalan Dr. Wahidin S.H No. 2 Tuban, 623141email : bojoneahsan@yahoo.comABSTRAKRemaja mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, diantaranya adalah masalahseksualitas.Keingintahuan remaja tentang seksualitas disebabkan masa perkembangan remaja yangmemasuki masa pubertas yang ditandai dengan maturasi sistem reproduksi dan produksi hormon seks.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi remaja tentang perilaku seks dan niatremaja dalam melakukan perilaku seks beresiko. Penelitian menggunakan desain analitik denganpendekatan cross sectional.Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa SMA wilayah kecamatanTuban sebesar 349 orang dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukandengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah regresi logistic ordinal untukmenguji pengaruh antar variabel. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh persepsi terhadapintensi/niat remaja dalam berperilaku seks (p= 0,000). Jika sikap remaja memiliki persepsi positif makaremaja tidak berniat dalam melakukan perilaku seks yang beresiko. Remaja dapat mempertahankan danmeningkatkan pengetahuan dengan cara dapat memilah dan menyaring informasi yang didapat darimedia massa tentang perilaku seksKeywords: Persepsi, perilaku seks, niat, remajaABSTRACTAdolescents have high curiosity, including the issue of sexuality. Adolescent curiosity about sexuality dueto the development phase of teenagers is characterized by the maturation of the reproductive system andthe production of sex hormones. This study aims to determine the influence of perception towardadolescent intention of doing risky sexual behavior. This study used analytic design with cross sectionalapproach. The sample in this study was high school students in the districts of Tuban amounted to 349people by using simple random sampling. The data collection done by using the questionnaire. Thestatistical test used is ordinal logistic regression to examine the influence between variables. The resultshowed that there was influence adolescent attitudes toward intention in sexual behavior (p = 0.000). Ifthe adolescent has positive perception, the teen has no intention of doing risky sexual behavior. Teens canmaintain and improve the knowledge and a positive attitude so that they can sort and filter theinformation which was gathered from the mass media about sexual behavior.Keywords: Perception, adolescent, intention, risky sex behaviour
Preventing Bullying Behavior In Adolescents With Counseling And Roleplay At Smp Negeri 2 Palang, Palang District,Tuban Regency: Pencegahan Perilaku Bullying Pada Remaja Dengan Penyuluhan Dan Roleplay Di Smp Negeri 2 Palang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban WAHYU TRI NINGSIH; titik sumiatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): JPM | Maret 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i1.915

Abstract

Bullying merupakan salah satu perilaku berisiko pada remaja, bisa jadi merupakan fenomena gunung es karena perilaku bullying dikalangan remaja bukan hal yang baru. Perilaku negatif ini kemungkinan besar banyak dilakukan karena mereka pernah menjadi korban bullying dari seseorang yang lebih kuat, misalnya, orang tua, kakak kandung, kakak kelas, atau teman sebaya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bullying, meningkatkan sikap siswa, dan menurunkan perilaku bullying siswa di SMPN 2 Palang, Kecamaan Palang, Kabupaten Tuban. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dan roleplay. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah siswa SMPN 2 Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban berjumlah 80 orang. Media yang digunakan adalah modul, LCD, dan laptop. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan siswa mengalami peningkatan, sikap siswa semua menyatakan  perilaku bullying merupakan perilaku yang sangat negatif, dan  terjadi penurunan perilaku bullying. Kegiatan penyuluhan tentang bullying perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan melakukan kerja sama lintas sektor dan melibatkan berbagai pihak sehingga  perilaku bullying dapat dicegah
Analysis of Adolescent Intention Factors in Drug Abuse Prevention in Tuban District Roudlotul Jannah; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih; Ellen Rygh; Yasmin Asih Scheiber
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v2i2.4

Abstract

Drug abuse among adolescents was currently increased, it’s important to prevention. Tuban district in 2018 trend of drug cases a significant increased. Data from the Tuban Police, there was an increased in cases up to 173.68 percent when compared to similar cases in 2017. The purpose of this study was to determine the determinant factors that influence adolescents' intentions to prevent drug abuse, which will contribute to policy making related to drug prevention among adolescents. Methods: Design of this study used descriptive correlation with a cross-sectional approach. The population were all students in junior high schools in Tuban, an affordable target population of 1880 students. Sample were 200 students, taken by quota sampling according inclusion and exclusion criteria. Data collected by questionnaire. Data collected was tabulated, analyzed using frequency and percentage distributions and presented in distribution table. Bivariate and multivariate analysis used logistic regression test to analyzed the determinants factors. Results of this study show that attitudes and gender were factors that influenced adolescents’ intention to prevent drug abuse, attitude (p value=0.001) and gender (p value=0.034). Conclusion: From this study, we can be concluded that the attitude and gender were factors that influence adolescents’ intention to prevent drug abuse. Implication: Increased intention to prevent drug abuse requires efforts to lead to a more positive attitude of youth by providing training; health education, the formation of anti-drug ambassadors among young men and women an early age in a planned and periodic manner with the relevant agencies.
PENGARUH SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS DAN NIAT REMAJA DALAM MELAKUKAN PERILAKU SEKS BERESIKO Wahyu Tri Ningsih; Hadi Purwanto; Titik Sumiatin
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v7i1.384

Abstract

Adolescents have high curiosity, including the issue of sexuality. Adolescent curiosity about sexuality due to the development phase of teenagers who enter puberty characterized by the maturation of the reproductive system and the production of sex hormones. This study aims to determine the influence of attitudes about seks behaviortoward adolescent intention of doing risky sexual behavior. This study used analytic design with cross sectional approach. The sample in this study were high school students in the districts of Tuban amounted to 349 people by using simple random sampling. The data collection done by using the a questionnaire. The statistical test used is ordinal logistic regression to examine the influence between variables. The result showed that there was influence adolescent attitudes toward intention in sexual behavior (p = 0.000). If the adolescent attitude positive, the teen has no intention of doing risky sexual behavior. Adolescents can maintain and improve the knowledge and a positive attitude by the way can sort and filter the information gathered from the mass media about sexual behavior
PENGARUH PSIKOEDUKASI AUDIOVISUAL TERHADAP BELIEF REMAJA DALAM PENCEGAHAN DRUG ABUSE DI KABUPATEN TUBAN: The Effect of Audiovisual Psychoeducation on Adolescent Belief in Drug Abuse Prevention in Tuban District Roudlotul Jannah; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 4 (2022): JIKep | Oktober 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.962 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i4.1230

Abstract

Pendahuluan : Survey United Nations Office on Drug and Crime (2018), menyebutkan sebanyak 275 juta penduduk di dunia atau 5,6% penduduk dunia (usia 15-64 tahun) pernah mengonsumsi narkoba. Kabupaten Tuban mengalami peningkatan signifikan terkait kasus narkoba. Data Polres Tuban, mencatat peningkatan kasus hingga 173,68% jika dibandingkan dengan kasus serupa pada tahun 2017. Tercatat tahun 2018, jumlah kasus narkoba yang ditangani oleh Sat Resnarkoba Polres Tuban ada sebanyak 52 kasus. Metode : Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain quasy experiment dengan pre-post control group design. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan sebab akibat dengan pemberian intervensi psikoedukasi audiovisual. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SMPN 2 Tuban sebanyak 761 siswa, sampel yang digunakan masing-masing kelompok 20 orang dengan tehnik simple random sampling. Kelompok intervensi diberikan psikoedukasi audiovisual dan kelompok kontrol dengan leaflet. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon Sign Rank Test dan uji Mann Whitney. Hasil : menunjukkan bahwa rata-rata nilai post test untuk belief remaja kelompok intervensi (91,95) lebih besar daripada kelompok kontrol (87,10) dengan selisih 4,82, ini menunjukkan metode psikoedukasi audiovisual mempunyai hasil yang lebih baik dalam meningkatkan belief remaja dalam upaya pencegahan drug abuse. Kesimpulan : Pemberian edukasi dengan multi media seperti audiovisual penting dilakukan untuk peningkatan belief remaja dalam pembentukan sikap yang positif untuk pencegahan drug abuse.
Co-Authors -, Inggrid Tiara Aditami Aby Yazid Al Busthomy Ro i’i Aby Yazid Al Busthomy Rofi'i Aby Yazid Al Busthomy Rofi’i Aby Yazid Al Busthomy Rofi’i Afiyanti, Uhti Ulfa Agnes, Yeni Lufiana Novita Agung Parmono Amania Fajriati Amara Cantika Septionona Anggita Intan Cahyani ANGGITA PUTRI, KELVIN Anugrahaeni, Herni Ayu Ariyana, Khofifah Novi Bagus F, Mochamad Yanuar Bagus Setiawan, Ardi Berfilda, Valda Klisa Berkah, Tampi Binti Jumali Binti Yunariyah, Binti Bunga Salamatan Vidya Akhiroh Dari, Tanty Wulan Devi Nilna Muna Donna Tarwiyyati Qoiriyyah Ellen Rygh Farika Izaz Salsabila Fatimatus Zahro Firnanda Gita Putri Oktavia Riningsih Fitria Nurul Mazidah Hadi Purwanto Haura Ilma Nafi’a Herlambang, Yoga Septian Intan Athalia Christine Izzulhaq, Lazuardi Nabiel Jaquelyn Jasmine Kema Azzahra Konie Febrianingrum Kusuma, Wahyu Jati Kusumawati, Yesi Lailatunnuriyah, Lailatunnuriyah Laura Azhira Ladya Sheril Lenny Putri Yunita Gayatri Lintang Padharani Atmajaningtyas Mamluatun Ni’mah Moch. Bahrudin Moch. Bahrudin Moh. Akmal Inzaki Muflihatul Maisah Muhammad Fredy Hardiansyah Nadya Khoirun Nisa Nasution, Annio Indah Lestari NINDITO, MELDHA ERLIAN Nugraheni, Wahyu Triana Nugraheni, Wahyuningsih Triana Nuraini, Widya Nurmalitasari, Ansika Nurul Haromaini Puji Lestari, Anita Purwanto, Hadi Purwanto, Hadi Puspita Dewi, Teresia Retna Reisha, Reisha Ayu Dwi Retna P.D, Teresia Retna, Teresia Ririn Krisnawati Risa Nur Fadila Rizkiatul Nisa, Rizkiatul Rofi’i, Aby Yazid Al Busthorni Roudlotul Jannah Roudlotul Jannah Sabila Dhiyaul Auliya Salsabila Putri, Jihan Salsabilla Dyah Arifin Siti Maimuna Siti Maimuna Siti Nurkusaeni SRI UTAMI Su&#039;udi Su'di SU'UDI Su'udi Su'udi Su'udi, Su'udi Sumiatin , Titik Supriyanti Supriyanti Sutomo Sutomo Su’udi Su’udi, Su’udi, Su’udi Syavira Aulia Mentari Tanty Wulan Dari Teresia Retna P Titik Sumiatin Titik Sumiatin TITIK SUMIATIN TN, Wahyuningsih Tria Ayu Mahmudah Triana N, Wahyuningsih Virnavanka Greslanda Putri Wahyuningsih Wahyuningsih Triana N Wahyuningsih Triana Nugrahaeni Wahyurianto, Yasin Wahyurianto, Yasin Wicaksana, Dhimas Putra Widyawati Maratus Soleha Yasin Wahyuriyanto Yasmin Asih Scheiber Yazid Al Busthomy Rofi'i, Aby Yoga Septian Herlambang Zahwa Aida Nirmaya