Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Farmaka

FORMULASI MASKER GEL PEEL OFF UNTUK PERAWATAN KULIT WAJAH ASTRI SULASTRI; Anis Yohana Chaerunisaa
Farmaka Vol 14, No 3 (2016): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.277 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i3.10602

Abstract

Kosmetik wajah dapat diperoleh dalam berbagai bentuk sediaan. Masker wajah merupakan kosmetik perawatan kecantikan yang sangat popular untuk meningkatkan kualitas kulit. Masker wajah peel off merupakan salah satu jenis masker wajah yang mempunyai keunggulan dalam penggunaanya yaitu dapat dengan mudah dilepas atau diangkat seperti membran elastis. Masker wajah peel off diformulasikan dengan zat aktif, basis PVA, bahan pelunak, pelembab, pengawet, surfaktan dan pewangi. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu dilakukan optimasi formulasi sediaan masker gel peel off untuk memperoleh sediaan dengan kualitas tinggi. Untuk memperoleh formulasi sediaan dengan kualitas yang baik dapat dilakukan dengan evaluasi organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, waktu mengering, tampilan dan ketebalan film serta profil stabilitasnya. Sediaan masker wajah peel off dengan kualitas baik dapat dilihat dari waktu mengering yang dipengaruhi oleh konsentrasi EtOH, gelatin dan gliserin, sedangkan kemudahan penggunaan sediaan yang berkaitan dengan viskositas dipengaruhi oleh konsentrasi PVA, karbomer, gelatin dan gliserin, serta kinerja pembentukan film dipengaruhi oleh konsentrasi PVA.Kata kunci: masker wajah gel peel off, formulasi, waktu mengering, kemudahan penggunaan, kinerja pembentukan film
Formulasi Gel Aromaterapi Dengan Basis Karagenan VALENTINE SOFIANI; Sriwidodo Sriwidodo; Anis Yohana Chaerunisaa
Farmaka Vol 16, No 3 (2018): Farmaka (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.866 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i3.16238

Abstract

Penggunaan aromaterapi dalam kehidupan sehari-hari sangat banyak dan beraneka ragam bentuk serta kegunaannya. Sediaan aromaterapi yang beredar di pasaran, diantaranya adalah lilin aromaterapi, dupa, dan sabun aromaterapi. Namun, sediaan aromaterapi lain yang dapat digunakan adalah gel aromaterapi. Gel aromaterapi ini menggunakan minyak atsiri yaitu minyak lemon. Komponen utama yang digunakan sebagai polimer pembuatan gel aromaterapi ini adalah karagenan kappa yang merupakan hasil ekstraksi dari rumput laut jenis Eucheuma cottonii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula gel aromaterapi yang tepat dengan basis karagenan, mengetahui karakterisasi, dan stabilitas gel aromaterapi dengan basis karagenan. Metode penelitian ini meliputi optimasi basis gel dengan konsentrasi karagenan 2%;2,5%;3%;3,5%;4%, evaluasi basis gel, formulasi gel aromaterapi dan evaluasi gel aromaterapi. Evaluasi yang dilakukan meliputi pengujian organoleptis, pengujian sineresis gel, pengujian total penguapan zat cair dan persen bobot sisa, dan pengujian kekuatan gel pada suhu penyimpanan 25oC dan 40oC. Hasil pengujian organoleptis gel aromaterapi meliputi tekstur, warna, dan bau menunjukkan hasil yang baik pada suhu penyimpanan 25oC yaitu karagenan dengan konsentrasi 3%, minyak atsiri konsentrasi 7% dengan penambahan minyak nilam 1%, pengujian sineresis gel aromaterapi menunjukkan hasil yang baik yaitu kurang dari 1%, pengujian total penguapan zat cair dan persen bobot sisa yang lebih kecil dapat dilihat pada formula gel aromaterapi yang ditambahkan minyak nilam, dan pengujian kekuatan gel berkisar antara 2,200-3400 g.force.Kata Kunci    : Karagenan Kappa, Gel Aromaterapi, Minyak Lemon, Minyak Nilam