Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Studi Prevalensi dan Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Status Defisiensi Vitamin D pada Ibu Hamil Nur Elly; Indaryani Indaryani; Novi Lasmadasari
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 16, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.97 KB) | DOI: 10.31101/jkk.1902

Abstract

Vitamin D berfungsi mengatur pemeliharaan homeostatis kalsium dan fosfor, mineralisasi tulang, regulasi imun, proliferasi sel dan mencegah gangguan penyakit. Kekurangan vitamin D pada ibu hamil menyebabkan bayi lahir pendek, lingkar kepala dan dada kecil serta berat badan lahir rendah, sedangkan bagi ibu dapat  menyebabkan  hipertensi,  diabetes  gestasional,  osteomalasia  dan osteoporosis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat prevalensi dan faktoryang mempengaruhi status vitamin D pada ibu hamil.Metode penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan crossectional. Hasil analisis statistik didapatkan bahwa p value paparan sinar matahari adalah 0,041 dan penambahan berat badan adalah 0,032.
ANALISIS FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU Indaryani Indaryani; Putri Melati
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i1.1

Abstract

Sebuah masalah di dunia pada bayi dan balita adalah ISPA, ISPA adalah suatu penyakit infeksi yang masuk ke dalam daftar 10 penyakit terbanyak, World Health Organization (WHO) tahun 2013 mengatakandari tahun 2010-2015 dalam 10 juta kematian bayi dan balita sebagian besar disebabkan oleh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) (19%), beberapa faktor resiko penyebab ISPA, yaitu pendidikan, pengetahuan, komponen rumah, ventilasi, rokok, asap, status nutrisi, ASI Eksklusif, BBLR dan status imunisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari kejadian ISPA di Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu Tahun 2016. Jenis penelitian yang di gunakan analitik dengan desain case control, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita usia 9 bulan-4 tahun yang berkunjung ke Puskesmas Basuki Rahmad, dengan sampel sebanyak 53 ibu yang memiliki bayi dan balita dengan teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling. Menggunakan data primer dan data sekunder, di olah secara univariate dan bivariate. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2015 di Puskesmas Basuki Rahmad . Hasil analisis bivariat menggunaka uji statistic Chi-Square di dapatkan ada hubungan yang bermakna antara BBLR dengan kejadian ISPA (p=0,000), ada hubungan yang bermakna antara status imunisasi dengan kejadian ISPA (p=0,000), ada hubungan yang bermakna antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA (p=0,000), tidak ada hubungan yang bermakna antara ASI Eksklusif dengan kejadian ISPA (p=0,300). Di harapkan tenaga kesehatan khususnya Perawat dapat memberikan informasi kesehatan tentang bahaya merokok, pentingnya status imunisasi, dan manfaat ASI Eksklusif pada ibu dan keluarga yang memiliki bayi dan balita agar dapat menekan tingginya angka kejadian ISPA.
Peningkatan Mobilitas Fisik dengan Manajemen Program Latihan Pada Pasien Stroke Non Haemoragik Indaryani; Sutri Yani; Herly Betapi
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v3i1.71

Abstract

Stroke terjadi akibat adanya gangguan suplai darah keotak, ketika aliran darah keotak terganggu, maka oksigen dan nutrisi tidak dapat dikirim. Kondisi ini akan mengakibatkan kerusakan sel otak sehingga mengakibatkan seorang penderita akan mengalami kelemahan/penurunan kekuatan otot (hemiparase), hingga hilangnya kekuatan otot (hemiplegia) yang dapat menimbulkan gangguan mobilitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas fisik dan skala kekuatan otot pada pasien stroke dengan manajemen program latihan yaitu ROM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rencana studi kasus dan menggunakan pendekatan asuhaan keperawatan yaitu, pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Penelitian ini menunjukan bahwa skala kekuatan otot yang lemah setelah dilakukan asuhan keperawatan mengalami peningkatan pada skala kekuatan otot.
Hubungan Masa Kerja Perawat Dengan Upaya Minimalisasi Stressor Hospitalisasi Pada Anak Sutri Yani; Indaryani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama anak mengalami proses hospitalisasi anak dapat mengalami stres, pada anak penyebab dari stres hospitalisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah perawat. Dalam pelaksanaan asuhan keperawatan termaksud asuhan keperawatan anak pada dasarnya menggambarkan suatu kinerja dari perawat itu sendiri dan kinerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya pendidikan dan masa kerja perawat. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pendidikan dan masa kerja perawat dengan upaya minimalisasi stressor hospitalisasi pada anak. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian Cross sectional, sampel yang digunakan adalah total sampling sebanyak 21 orang perawat. Tekhnis analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah fisher exact yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara masa kerja perawat dengan upaya minimalisasi stressor hospitalisasi pada anak (nilai p 0,007 pada tingkat kemaknaan α=0,05).
Efektivitas Pemberian Rebusan Daun Salam Dalam Mengurangi Rasa Nyeri Pada Pasien Gout Arthritis Khusnul Khotima; Indaryani Indaryani; Novi Lasmadasari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout Arthritis merupakan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh peningkatan kadarasam urat dalam darah, karena terganggunya metabolisme purin dalam tubuh yang ditandaidengan nyeri sendi, sehingga dapat mengganggu aktivitas penderita. Penelitian ini bertujuanuntuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien gout arthritis dengan menggunakan terpai nonfarmakologi dengan pemberian rebusan daun salam. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus pada lansia dengangangguan rasa nyaman nyeri (nyeri sendi). Berdasarkan hasil pengkajian nyeri sendi dibagianbawah jari kaki menjalar sampai ke lutut dan teraba panas pada bagian bawah jari kaki, kakiterasa kaku, nyeri terasa memberat jika beraktivitas terlalu lama, dan nyeri timbul setelahmakan makanan daging/kacang-kacangan sehingga diagnosa keperawatan prioritas yangditetapkan adalah nyeri akut. Tindakan yang dilakukan adalah pemberian rebusan daun salamdan meminimalkan penggunaan sendi dengan menggunakan alat bantu jalan. Setelahdilakukan asuhan keperawatan pemberian rebusan daun salam diminum secara teratur padapagi dan sore hari selama 7 hari nyeri berkurang dengan skala nyeri awal 6 menjadi 4, kadarasam urat menurun dari 9,1 mg/dl menjadi 6,1 mg/dl dan lansia mulai aktif beraktivitas.Dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makan makanan yang tinggi purin yang dapatmemicu peningkatan kadar asam urat dalam darah. Membudidayakan tanaman salamdisekitar panti dapat bermanfaat bagi lansia untuk penatalaksanaan secara mandiri dalammemenuhi kebutuhan rasa nyaman (nyeri). Sebaiknya disediakan alat bantu berjalan ataupegangan pada bagian dinding di setiap ruangan lansia.
Efektivitas Akupresur dalam Mengurangi Rasa Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil Trimester III Indaryani Indaryani; Siska Iskandar; Sutri Yani; Dhena Merianti; Rika Asmara
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i1.324

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, pada masa ini seiring dengan membesarnya uterus, pusat gravitasi akan berpindah kearah depan sehingga akan memaksa peregangan otot terutama pada bagian pinggang yang dapat menyebabkan terjadinya nyeri pinggang. Terapi akupresur memiliki banyak fungsi bagi kesehatan tubuh salah satunya adalah menurunkan nyeri akut maupun kronis. Akupresur akan menyeimbangkan aliran energi “qi” tubuh sehingga akan menghilangkan rasa nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas akupresur dalam mengurangi rasa nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Metode penelitian ini kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan akupresur berpengaruh signifikan terhadap penuruanan nyeri pinggang (p=0,0001). Studi ini merekomendasikan agar akupresur dilakukan untuk mengurangi nyeri pinggang terutama pada ibu hamil trimester III.
The Effectiveness of Su-Jok Therapy on Reducing Pain Scale in the First Stage of Labor in Primigravida Mothers: The Effectiveness of Su-Jok Therapy on Reducing Pain Scale in the First Stage of Labor in Primigravida Mothers Siska iskandar; indaryani; Rika Asmara
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.351

Abstract

Nyeri pada persalinan kala I merupakan proses fisiologis yang disebabkan oleh proses dilatasi servik, hipoksia otot uterus saat kontraksi, iskemia korpus uteri dan peregangan segmen bawah rahim dan kompresi saraf di serviks. Upaya untuk mengatasi nyeri persalinan dapat menggunakan metode non farmakologi karena mempunyai efek non invasif, sederhana, efektif, dan tanpa efek yang membahayakan, meningkatkan kepuasan selama persalinan karena ibu dapat mengontol perasaannya dan kekuatannya. Terapi Su-Jok adalah terapi alternatif komplementer yang mampu memberikan hasil yang cepat dan signifikan dimana Terapi Su-Jok dilakukan dengan cara merangsang tangan dan/atau kaki pada titik-titik tertentu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas terapi su-jok terhadap penurunan skala nyeri persalinan kala I pada ibu primigravida. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan tehnik accidental sampling kemudian dilakukan analisis data menggunakan Wilcoxon Test. Hasil penelitian menemukan bahwa terapi su-jok berpengaruh signifikan terhadap penurunan skala nyeri persalinan kala I pada ibu primigravida (p value = 0,0001). Dari hasil penelitian ini, peneliti merekomendasikan untuk penggunaan terapi su-jok pada persalinan kala I ibu primigravida.
Efektivitas Terapi Akupresur terhadap Penurunan Nyeri Persendihan pada Pasien Hiperuresemia Indaryani Indaryani; Siska Iskandar
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i1.403

Abstract

Hiperuresemia terjadi karena penurunan fungsi ginjal yang disebabkan oleh metabolisme purin yang berlebih yang mengakibatkan terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah yang mengakibatkan terjadinya penumpukan kristal sehingga menyebabkan nyeri pada persendihan. Terapi akupresur memiliki banyak fungsi bagi kesehatan tubuh salah satunya adalah menurunkan nyeri akut maupun kronis. Akupresur akan menyeimbangkan aliran energi “qi” tubuh sehingga akan menghilangkan rasa nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas akupresur terhadap penurunan nyeri persendihan pada pasien hiperuresemia. Metode penelitian ini kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan akupresur berpengaruh signifikan terhadap penuruanan nyeri persendihan pada pasien hiperuresemia (p=0,0001). Studi ini merekomendasikan agar akupresur dilakukan untuk mengurangi nyeri persendihan terutama pada pasien hiperuresemia
PENINGKATAN STIMULASI KOGNITIF ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI TERAPI BERMAIN PUZZLE Siska Iskandar; Indaryani Indaryani; Maritta Sari; Liza Putri; Rizka Wahyu Utami; Arinta Widi Widowati; Fitri Rahayu
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.3881

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan stimulasi kognitif yang mudah diterapkan, aman, dan menyenangkan bagi anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan kognitif. Anak dengan hambatan perkembangan membutuhkan pendekatan bermain yang adaptif karena keterbatasan fungsi belajar, atensi, daya ingat, pemecahan masalah, komunikasi, dan kemampuan adaptif dapat memengaruhi partisipasi belajar serta kemandirian sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan stimulasi kognitif anak berkebutuhan khusus melalui terapi bermain puzzle berbasis evidence-based nursing practice dan teori keperawatan anak. Kegiatan dilaksanakan di SLB Amal Mulia Kota Bengkulu pada bulan Maret-Mei 2026 dengan sasaran anak berkebutuhan khusus sebanyak 23 orang, guru dan orang tua. Metode kegiatan meliputi pengkajian kemampuan awal, edukasi singkat kepada guru/orang tua, demonstrasi terapi bermain puzzle, pendampingan individual, evaluasi dan rencana tindak lanjut latihan di rumah/sekolah. Intervensi dilakukan dengan puzzle bertema warna, bentuk, angka, huruf, benda, dan gambar sederhana yang tingkat kesulitannya disesuaikan dengan kemampuan anak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif pada seluruh indikator, yaitu kemampuan memperhatikan instruksi meningkat dari 43,5% menjadi 87,0%, mengenal bentuk dari 52,2% menjadi 95,6%, menyusun puzzle dari 34,8% menjadi 82,6%, mempertahankan konsentrasi dari 30,4% menjadi 82,6%, dan kemandirian dari 26,1% menjadi 78,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terapi bermain puzzle efektif sebagai media stimulasi kognitif untuk meningkatkan perhatian, koordinasi mata-tangan, memori kerja, kemampuan mengenal konsep, pemecahan masalah sederhana, dan kemandirian anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara terjadwal oleh guru dan orang tua dengan menerapkan prinsip family-centered care dan atraumatic care.
The Effect of Olive Oil Therapy on Reducing Pruritus in Hemodialysis Patients Indaryani Indaryani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2026): Nursing Media Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Chronic Kidney Failure patients undergoing hemodialysis who experience pruritus are now widely discussed because it turns out this condition is not just a "normal itch," but significantly affects the patient's quality of life, including sleep, stress, depression, and an increased risk of death. This condition is known as CKD-associated pruritus or uremic pruritus. Many patients do not report it because they consider itching to be a "normal" part of dialysis. However, approximately 31–40% of hemodialysis patients experience moderate to severe pruritus. The presence of pruritus requires efforts to improve the problem, one of which is the administration of olive oil therapy, which can reduce the degree of pruritus. The purpose of this study was to determine the application of olive oil therapy to reduce the degree of pruritus in patients undergoing hemodialysis. Method: This research method was quasi-experimental. Sampling was carried out using an accidental sampling technique. Results: Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that olive oil therapy had a significant effect on reducing pruritus in patients undergoing hemodialysis (p = 0.001). Conclusion: This study recommends that olive oil therapy be given to help reduce the degree of pruritus so that it can reduce disruption of skin integrity in patients undergoing hemodialysis.