Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF PEMILIK BISNIS JASA WEDDING ORGANIZER DALAM PESAN WHATSAPP Fathiyyah Sekar Widiasri
Metahumaniora Vol 10, No 3 (2020): METAHUMANIORA, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v10i3.31012

Abstract

Selain prinsip kerja sama, kesantunan berbahasa merupakan hal yang diperlukan dalam suatu tindak komunikasi. Kesantunan berbahasa ini dapat dilihat dari strategi kesantunan yang digunakan oleh penutur saat berinteraksi dengan lawan tutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kesantunan pada pesan antara pemilik bisnis dengan klien dan rekan kerjanya. Teori yang digunakan adalah teori strategi kesantunan menurut Brown dan Levinson (1987). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatis. Sumber data pada penelitian ini adalah pesan yang dikirim melalui WhatsApp antara pemilik bisnis dengan klien dan rekan kerjanya di dalam bisnis jasa Wedding Organizer (WO). Tahap penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap penyediaan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga strategi kesantunan berbahasa yang digunakan oleh penutur yang terbagi menjadi: 1) strategi kesantunan positif sebanyak 15 data; 2) strategi kesantunan negatif sebanyak 5 data; dan 3) strategi tidak langsung sebanyak 5 data.
PROSEDUR PENERJEMAHAN METAFORA KONSEPTUAL DALAM NOVEL BERBAHASA PRANCIS L’AMANT KARYA MARGUERITE DURAS Fathiyyah Sekar Widiasri
Metahumaniora Vol 12, No 2 (2022): METAHUMANIORA, SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v12i2.38646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi metafora konseptual dalam sebuah novel serta prosedur penerjemahan yang diterapkan dalam menerjemahkan metafora konseptual dari bahasa Prancis ke bahasa Indonesia. Teori yang digunakan terdiri dari dua teori utama, yaitu teori metafora konseptual Lakoff dan Johnson (1980) dan teori prosedur penerjemahan metafora Broeck (1981). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik kognitif. Sumber data pada penelitian ini diambil dari novel berbahasa Prancis berjudul L’Amant karya Marguerite Duras dan novel terjemahannya berbahasa Indonesia dengan judul The Lover. Tahap penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap penyediaan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Dari hasil penelitian ini ditemukan 68 data metafora konseptual yaitu: (1) 19 data metafora struktural yang terbagi menjadi 4 metafora diterjemahkan dengan citra (RSu) yang sama, 5 metafora diterjemahkan dengan citra (RSu) yang berbeda, 10 metafora diterjemahkan menjadi nonmetafora; (2) 18 data metafora orientasional yang terbagi menjadi 9 metafora diterjemahkan dengan citra (RSu) yang sama, 3 metafora diterjemahkan dengan citra (RSu) yang berbeda, 6 metafora diterjemahkan menjadi nonmetafora; dan (3) 31 data metafora ontologis yang terbagi menjadi 15 metafora diterjemahkan dengan citra (RSu) yang sama, 13 metafora diterjemahkan dengan citra (RSu) yang berbeda, 3 metafora diterjemahkan menjadi nonmetafora.
NOMINALISASI BAHASA PRANCIS DALAM TEKS PIDATO PRESIDEN EMMANUEL MACRON MENGENAI VIRUS COVID-19: KAJIAN MORFOSEMANTIS Fathiyyah Sekar Widiasri; Agus Nero Sofyan
Jurnal Bebasan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v8i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfologis nominalisasi verba dan adjektiva dalam bahasa Prancis serta mendeskripsikan perubahan makna yang dialami kata hasil nominalisasi verba dan adjektiva bahasa Prancis. Objek penelitian adalah nomina yang terbentuk dari verba dan adjektiva dalam bahasa Prancis. Data diperoleh dari teks pidato Presiden Prancis Emmanuel Macron pada tanggal 16 Maret 2020 mengenai virus Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 42 data nominalisasi verba dan adjektiva. Pada nominalisasi verba, ditemukan 34 data yang terdiri dari 18 sufiks –ion, 9 sufiks –ement, 2 sufiks –ant, 2 sufiks –ure, 2 sufiks –eur, dan 1 sufiks –age. Sufiks-sufiks tersebut membentuk makna action ‘tidakan’, résultat de l’action ‘hasil dari tindakan’, agent ‘pelaku’, dan objet ‘objek’. Pada nominalisasi adjektiva, ditemukan 8 data yang terdiri dari 6 sufiks –té, 1 sufiks –ence, dan 2 sufiks –iste. Sufiks-sufiks tersebut membentuk makna action ‘tindakan’, agent ‘pelaku’, dan état ‘keadaan’.