p-Index From 2021 - 2026
1.642
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PIPER
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peranan Abu Sekam Padi Dalam Meningkatkan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Pada Tanah PMK Syarif Nizar Kartana; Vinsensius Tinto
Publikasi Informasi Pertanian Vol 16, No 30 (2020): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v16i30.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan abu sekam padi dalam untuk meningkatkan hasil tanaman cabai rawit pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Desa Jaya Mentari, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang dari bulan Januari 2020 Sampai pada bulan April 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abu sekam padi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit pada tanah PMK. Perlakuan terbaik adalah pemberian abu sekam padi sebanyak 500 gram/m2 rerata jumlah buah 196,12 buah dan rerata berat buah 292,50 gram
Uji Berbagai Media Tanam Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Anggrek Bulan Yang Berasal Dari Alam Syarif Nizar Kartana
Publikasi Informasi Pertanian Vol 13, No 24 (2017): Jurnal PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v13i24.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam yang paling sesuai untuk meningkatkan pertumbuhan bibit anggrek bulan yang berasal dari alam. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Pangeran Kuning, Kelurahan Tanjungpuri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, mulai dari bulan Oktober 2016 sampai Februari 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media moss atau lumut memberikan pertumbuhan yang terbaik yaitu meningkatkan jumlah akar sebanyak 4,29 buah dan meningkatkan tinggi tanaman sebesar 3,86 cm.
PERANAN SOLID KELAPA SAWIT DALAM MENINGKATKAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Syarif Nizar Kartana; Anggelos Febrianto; Wawan wawan
Publikasi Informasi Pertanian Vol 18, No 1 (2022): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v18i1.617

Abstract

Tanaman kacang tanah termasuk suku polong-polongan memiliki manfaat sebagai sumber bahan pangan berprotein tinggi.Rata-rata produksi kacang tanah di Kabupaten Sintang pada tahun2017 adalah 1,33 ton/ha dan masih rendah bila dibandingkan dengan potensi produksi optimalnya yang mencapai 2,0 ton/ha(Soeprapto : 2011).Penyebab utama rendahnya produksi tersebut adalah karena tingkat kesuburan tanah yang kurang.Usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki produktifitas kacang tanah adalah dengan memberikan bahan organik berupa solid kelapa sawit karena perkembangan perindustrian kelapa sawit di Sintang membuat ketersediaan solid menjadi melimpah serta memiliki kandungan bahan organik dan unsur hara yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan solid kelapa sawit dalam meningkatkan hasil kacang tanah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan, Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Kapuas Sintang dari bulan April sampai Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian solid kelapa sawit dapat meningkatkan hasil tanaman kacang tanah dimana perlakuan terbaik adalah dengan pemberian solid kelapa sawit sebanyak 5,2 kg/m2 dengan rerata jumlah polong isi 59 polong per tanaman dan rerata berat polong isi 88,40 gram per tanaman.
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR BUAH PEPAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PULUT (Zea mays. Ceratina) Nurhadiah -; Syarif Nizar Kartana; Sutikno Doyok
Publikasi Informasi Pertanian Vol 18, No 2 (2022): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v18i2.671

Abstract

Buah pepaya yang tidak layak konsumsi dapat dimanfaatkan untuk membuat POC buahpepaya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh POC buah pepaya terhadap pertumbuhandan hasil jagung pulut, serta mengetahui konsentrasi POC buah pepaya yang optimal dalam menghasilkanpertumbuhan dan hasil jagung pulut tertinggi.. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan FakultasPertanian Universitas Kapuas Sintang dengan menggunakan metode percobaan lapangan, dilaksanakandengan rancangan acak kelompok, terdiri atas 5 taraf perlakuan dan 5 pengulangan. Taraf perlakuantersebut yaitu: K-0: tanpa POC buah pepaya (kontrol); K1: konsentrasi 15% POC buah pepaya; K2:konsentrasi 30% POC buah pepaya; K3: konsentrasi 45% POC buah pepaya dan K4: konsentrasi60% POC buah papaya. Satuan pengamatan sebanyak 100 tanaman. Pengamatan dilakukan terhadaptinggi tanaman, diameter batang, berat tongkol kotor, dan berat tongkol bersih. Data dianalisismenggunakan analisis sidik ragam, kemudian dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian POC buah pepaya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan sertahasil jagung pulut. Pemberian POC buah pepaya dengan konsentrasi 45% (K3) menghasilkan reratapertumbuhan dan hasil tertinggi tanaman jagung pulut, dengan retata tinggi tanaman 145,45 cm, diameterbatang 14,78 mm, berat tongkol kotor 0,206 kg, dan berat tongkol bersih 0,133 kg.
PENGARUH PEMBERIAN SOLID KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG KETAN (Zea mays Ceratina) Syarif Nizar Kartana; Samuel Rosaidi; Budi Fitriani
Publikasi Informasi Pertanian Vol 18, No 2 (2022): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v18i2.669

Abstract

Tanaman Jagung Ketan (Zea may ceratina.) memiliki manfaat sebagai sumber bahan panganberprotein tinggi sehingga dapat mendukung diversifikasi pangan. Produksi tanaman Jagung ketan diKabupaten Sintang terus menurun dari tahun ke tahun, dikarenakan pemupukan tidak sesuai dosis,serta teknik budidaya yang kurang maksimal. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaikiproduktifitas jagung ketan di Kabupaten Sintang adalah dengan memberikan solid kelapa sawit. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian solid terhadap hasil tanaman jagung ketan. Penelitianini menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK), perlakuan dalam penelitian ini adalah solid,terdiri atas 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Taraf perlakuan solid yaitu: S0 tanpa solid kelapa sawit, S12,6 kg solid/m2, S2 5,2 kg solid/m2, S3 7,8 kg solid/m2, S4 10,4 kg solid/m2. Hasil penelitian menunjukanbahwa, pemberian solid berpengaruh dalam meningkatkan hasil tanaman jagung ketan, yang ditunjukanoleh peubah diameter tongkol dan berat tongkol tanaman jagung ketan dimana setiap tanaman jagungketan yang diberikan solid kelapa sawit dengan berbagai taraf menghasilkan diameter dan berat tongkolyang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan tanpa pemberian solid kelapa sawit atau kontrol.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KULIT BUAH PISANGTERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Syarif Nizar Kartana; Putriwani Putriwani; Budi Fitriani
Publikasi Informasi Pertanian Vol 19, No 1 (2023): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v19i1.775

Abstract

Tanaman jagung manis memiliki berbagai manfaat seperti sebagai bahan pangan penggantiberas serta bahan baku industri makanan, namun produksinya di Kabupaten Sintang masih belummaksimal.Rendahnya produksi ini perlu ditingkatkan, salah satunya adalah dengan pemberian pupukorganik cair (POC) dari kulit pisang, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organikcair kulit buah pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakanmetode Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu P0 tanpa POC buahpisang/m2, P1 25 ml POC kulit buah pisang/m2, P2 50 ml POC kulit buah pisang/ m2, P3 75 ml POCkulit buah pisang/m2, P4 100 ml POC kulit buah pisang/m2. Penelitian ini dilakukan di Desa Jerora I,Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Juli 2022.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair kulit pisang tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan jagung manis namun berpengaruh terhadap hasil jagung manis. Hasil jagung manis yang ditunjukkan dengan peubah berat tongkol kotor dan berat tongkol bersih per tanaman pada tanaman yang diberikan pupuk organik cair kulit pisang pada berbagai taraf perlakuan lebih baik daripada jagung manis yang tidak diberikan pupuk organik cair kulit pisang (kontrol).
STUDI JENIS HAMAPENTING TANAMAN PADI LOKAL LAHAN KERINGDESATANJUNG SARI SINTANG Nurhadiah Nurhadiah; Syarif Nizar Kartana; Sanjan Sanjan
Publikasi Informasi Pertanian Vol 19, No 1 (2023): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v19i1.780

Abstract

Serangan hama pada tanaman padi dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan, lambat atau gagal berbunga, malai kosong, hasil panen menurun bahkan gagal panen. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan jenis-jenis hama penting yang menyerang tanaman padi lokal lahan kering di Desa Tanjung Sari Ketungau Tengah Kabupaten Sintang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi lapangan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara langsung pada areal pengamatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh hama tanaman padi lokal lahan kering Desa Tanjung Sari. Sampel yang diambil adalah hama penting yang menyebabkan kerusakan tanaman padi diareal pengamatan. Hasil penelitian didapatkan hama penting dari filum arthopoda kelas insekta, terdiri atas 3 ordo yaitu ordo Lepidoptera, ordo Hemiptera dan ordo Orthoptera. Ordo Lepidoptera ditemukan 3 famili yaitu famili Crambidae spesies Scirpophaga innotata, famili Pyralidae dengan spesies Chilo suppressalis dan famili Noctuidae dengan spesies Spodoptera frungiperda. Ordo Hemiptera ditemukan 2 famili yaitu famili Lygaeidae spesies Spilostethus furcula dan famili Alydidae dengan spesies Leptocorisa oratorius. Ordo Orthoptera ditemukan hanya famili Acrididae dengan 3 spesies yaitu Dissosteira carolina, Oxya serville dan Oedaleus infernalis.
PERANAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) TAPAI UBI DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L) Kartana, Syarif Nizar; Maysra, Marselinus; Fitriani, Budi
Publikasi Informasi Pertanian Vol 19 No 2 (2023): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v19i2.920

Abstract

Mentimun termasuk salah satu sayuran buah yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, akan tetapi produksinya di Kabupaten Sintang masih rendah karena sebagian besar lahan untuk budidayanya adalah jenis tanah PMK yang kurang subur. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah PMK tersebut adalah dengan pemberian MOL tapai ubi sehingga diharapkan mampu meningkatkan produksi mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh dan dosis terbaik MOL tapai ubi dalam meningkatkan pertumbuhan serta hasil tanaman mentimun. Penelitian ini disusun menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Taraf perlakuan dalam penelitian ini adalah : M0 : tanpa pemberian MOL tapai, M1 : pemberian 50 ml MOL tapai ubi/l air, M2 : pemberian 100 ml MOL tapai ubi/l air, M3 : pemberian 150 ml MOL tapai ubi/l air, M3 : pemberian 200 ml MOL tapai ubi/l air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian MOL tapai ubi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun dimana dosis terbaik adalah dengan pemberian  MOL tapai ubi 200ml/l air yang menghasilkan rerata berat basah berangkasan 213,33 gram, rerata jumlah buah per tanaman 0,933 buah, dan rerata berat buah per tanaman 160,00 gram. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi para petani di daerah pedalaman Kabupaten Sintang dalam mengatasi kelangkaan pupuk.
PENGARUH PUPUK CAIR (POC) KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG UNGU PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Kartana, Syarif Nizar; Nurhadiah, Nurhadiah; Rahman, Hary
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 1 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i1.1109

Abstract

Terung ungu merupakan salah satu tanaman sayuran buah yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan manusia karena mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang sangat diperlukan oleh manusia. Manfaat yang cukup tinggi dari tanaman terung ungu ini belum diimbangi dengan tingkat produktifitas yang baik di Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat sehingga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masih dipasok dari Kabupaten Sanggau dan Pontianak. Tanah di Kabupaten Sekadau didominasi jenis Podsolik Merah Kuning (PMK) yang memiliki tingkat kesuburan tanah sangat rendah sehingga menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktifitas terung ungu maka perlu dilakukan usaha perbaikan kesuburan tanah dengan memberikan Pupuk Organik Cair (POC) dari kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pemberian POC dari kulit pisang untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Penelitian ini merupakan percobaan lapangan, dengan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Taraf yang dimaksud adalah: J0: kontrol, J1: Konsentrasi 12,5%, J2 : Konsentrasi 25%, J3 : Konsentrasi 37,5%,  J4 : Konsentrasi 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emberian POC dari kulit pisang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu, dimana perlakuan J2 atau pemberian POC dari kulit pisang dengan dosis 25% menghasilkan rerata tinggi tanaman terbaik yaitu 100,55 cm, perlakuan J4 atau pemberian POC dari kulit pisang dengan dosis 50% memberikan rerata jumlah buah tertinggi yaitu 7,60 buah serta rerata berat buah tertinggi yaitu 326,90 gram.