Tanaman kacang tanah termasuk suku polong-polongan memiliki manfaat sebagai sumber bahan pangan berprotein tinggi.Rata-rata produksi kacang tanah di Kabupaten Sintang pada tahun2017 adalah 1,33 ton/ha dan masih rendah bila dibandingkan dengan potensi produksi optimalnya yang mencapai 2,0 ton/ha(Soeprapto : 2011).Penyebab utama rendahnya produksi tersebut adalah karena tingkat kesuburan tanah yang kurang.Usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki produktifitas kacang tanah adalah dengan memberikan bahan organik berupa solid kelapa sawit karena perkembangan perindustrian kelapa sawit di Sintang membuat ketersediaan solid menjadi melimpah serta memiliki kandungan bahan organik dan unsur hara yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan solid kelapa sawit dalam meningkatkan hasil kacang tanah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan, Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Kapuas Sintang dari bulan April sampai Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian solid kelapa sawit dapat meningkatkan hasil tanaman kacang tanah dimana perlakuan terbaik adalah dengan pemberian solid kelapa sawit sebanyak 5,2 kg/m2 dengan rerata jumlah polong isi 59 polong per tanaman dan rerata berat polong isi 88,40 gram per tanaman.
Copyrights © 2022