Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Bekasam Ikan Patin dan Potensi Antimikrobanya terhadap Beberapa Bakteri Patogen Retno Tri astuti; Hefti Salis Yufidasari; Happy Nursyam; Jessica Della G.B
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.10

Abstract

Bekasam merupakan produk fermentasi spontan asal Indonesia yang terbuat dari ikan air tawar dengan tambahan garam dan sumber karbohidrat. Salah satu jenis bakteri yang tumbuh pada bekasam dan menentukan keberhasilan proses fermentasinya adalah bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat memproduksi berbagai senyawa yang berperan dalam pembentukan rasa dan aroma produk serta mencegah kerusakan/pembusukan produk. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan isolasi bakteri asam laktat asal bekasam serta potensinya sebagai antibakteri terhadap bakteri patogen pangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi bakteri asam laktat asal bekasam ikan patin dan menguji aktivitas antagonisnya terhadap E. coli, Salmonella dan S. aureus. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan dengan metode double layer pada media MRSA. Hasil uji antibakteri menunjukkan sebanyak 58,3%, 66,67% dan 91,67% total BAL memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli, Salmonella dan S. aureus. Tiga isolat BAL dengan aktivitas tertinggi berturut-turut adalah isolat HRB.1.10; HRB.1.7; dan HRB.1.11. Ketiga isolat BAL tersebut merupakan bakteri gram positif, tidak memiliki aktivitas katalase dan tidak menghasilkan gas pada media mengandung glukosa.
Revitalisasi Ekonomi Masyarakat Desa Melalui Pengembangan Budidaya Maggot (Black Soldier Fly) Terintegrasi di Kawasan Waduk Darma Kabupaten Kuningan: Revitalizing the Village Community Economy Through Integrated Maggot (Black Soldier Fly) Cultivation Development in the Darma Reservoir Area, Kuningan Regency Happy Nursyam; Hefti Salis Yufidasari; Retno Tri Astuti; R. Moch. Rizqi Mubarak; Luqmanul Mushoddaq; Muhammad Fakhri Hibatillah; Arief Muaz Sidik; Yanneri Elfa Kiswara Rahmantya
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.10515

Abstract

Jagara Village, located in the Waduk Darma area of Kuningan Regency, holds significant potential in freshwater fisheries, particularly in fish farming using the Floating Net Cage (KJA) system. However, the optimal utilization of this potential is hindered by the high cost of commercial fish feed and the suboptimal management of household organic waste. This community service program aims to revitalize the village economy by providing training in the use of organic waste-based alternative fish feed. The activities were carried out in a participatory manner through workshops, hands-on practice, and intensive mentoring by academics, students, and practitioners. The results showed increased community knowledge and skills in managing local resources, along with a growing commitment by the village-owned enterprise (BUMDes) to independently develop maggot-farming units. This program helps reduce aquaculture production costs and minimize organic waste volume, while also serving as a replicable model for sustainable village-based enterprise development in other conservation areas.