Lilik Istiqoriyah
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AL-MAKTABAH

Sains Terbuka: Ketakutan dan Harapan Peneliti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Lilik Istiqoriyah; Lolytasari Lolytasari
Al Maktabah Vol 19, No 1 (2020): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v19i1.21056

Abstract

Tulisan ini mengkaji pandangan dan sikap peneliti di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhadap gerakan sains terbuka. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai para peneliti yang terdiri dari dosen, pustakawan dan laboran. Temuan dari penelitian ini adalah sebagian besar peneliti tersebut belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai sains terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti di UIN Jakarta sebagian besar belum siap untuk terlibat dalam gerakan ini. Mereka baru menunjukkan kesediaan open akses terhadap hasil penelitian sebagai output riset. Faktor terbesar dikarenakan belum adanya regulasi pemerintah dan lembaga pergruan tinggi yang jelas dan terperinci. Untuk itu direkomendasikan segera dirumuskannya peraturan dan kebijakan dimaksud, di samping pentingnya disediakan jaminan perlindungan data (high secure), tersedianya infrastruktur yang memadai dan tersosialisasi.
Administrative History Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Gambaran Profesionalisme Pustakawan Lilik Istiqoriyah; Lolytasari Lolytasari; Yarma Yarma
Al Maktabah Vol 18, No 1 (2019): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v18i1.16841

Abstract

Sejarah perkembangan organisasi perpustakaan UIN Jakarta dapat dilihat dari struktur organisasi yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pimpinan perpustakaan dan pustakawan berperan penting dalam mengawal roda perubahan ke arah yang lebih baik, Penentu kebijakan juga diharapkan lebih apresiatif dengan prestasi dan profesionalisme yang telah ditujukkan oleh pustakawan, baik di tingkat pusat maupun fakultas. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi dokumentasi terhadap sumber-sumber primer dan wawancara kepada pustakawan diperoleh uraian administrative history yang menggambarkan perpustakaan dari masa ke masa. 
Proses Pencarian Informasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Uin Jakarta Yang Menerapkan Sistem Pembelajaran Hybrid Selama Masa Post-Pandemi Lilik Istiqoriyah; Lala Indah Nepriani; Fahimah Luthfiyyah; Anin Dwi Asri; M. Farhan Al Aziz; Nur Alisa Febriyanti; Agung Ismail
Al Maktabah Vol 21, No 2 (2022): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v21i2.30888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pencarian informasi mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid selama masa post-pandemi, baik untuk mengerjakan tugas-tugas perkuliahan mereka, penunjang dalam memenuhi kebutuhan informasi mengenai mata kuliah mereka maupun informasi umum. Riset dilakukan berdasarkan teori Information Search Process dari Kuhlthau. Dengan metode kualitatif, dilakukan  studi pustaka dan wawancara.  Diketahui bahwa informan dalam proses pencarian informasi berkaitan dengan 3 aspek psikologi yakni perasaan, pikiran dan kegiatan yang dilakukan, mulai dari tahap inisiasi, seleksi, eksplorasi, formulasi, koleksi, hingga tahap presentasi.  Diketahui bahwa pencarian informasi pada masa post pandemi masih lebih banyak dilakukan ke platform online dibandingkan ke koleksi perpustakaan konvensional. Pencarian informasi dimulai dari kesadaran atas kesenjangan informasi dan rasa ragu, khususnya menyangkut tugas yang belum jelas, hingga mencapai rasa percaya diri dan puas setelah menemukan informasi yang tepat. Pada aspek pikiran di awal proses informan mendapatkan informasi yang umum, lalu berangsur menjadi informasi yang menarik dan semakin fokus. Selanjunya pada aspek kegiatan mereka memulai dengan mencari latar belakang kebutuhan informasi, hingga mampu mencari informasi yang relevan dan terfokus.