Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN KUALITAS KINERJA PEGAWAI DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN Anna Riyanti Dewi; Bambang Ruswandi
LOGIK@ Vol 7, No 1 (2017): Vol.7 No.1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.277 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kondisi kerja yang dirasakan dan diharapkan oleh pegawai UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Metode analisis data menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) dengan dua variabel penelitian yaitu Hygiene Factor dan Motivation Factor. Total indikator yang diukur dari kedua variabel tersebut sebanyak 18 indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkait dengan tingkat kepentingan atau kondisi kerja yang diharapkan, secara umum pegawai menilai bahwa seluruh atribut yang diukur adalah penting. Sedangkan untuk tingkat kepuasan atas kondisi kerja, secara umum seluruh atribut yang diukur berada pada kategori cukup baik. Variabel Hygiene Factor menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kualitas pelayanannya dibanding Motivation Factor. Sedangkan untuk prioritas atribut, 3 prioritas utama adalah pengawasan pimpinan, perhatian pimpinan, serta ketersediaan sarana dan prasaran. Selain itu tiga atribut utama yang dianggap memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam upaya meningkatkan kondisi kinerja, yaitu perhatian pimpinan terhadap status pegawai, prosedur promosi jabatan, kesesuaian antara gaji dengan beban kerja.
ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN DINILAI DARI HYGIENE FACTOR DAN MOTIVATION FACTOR DENGAN METODE SECOND ORDER CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS Bambang Ruswandi
LOGIK@ Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.23 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dari dimensi Hygiene Factor dan dimensi Motivation Factor dalam mengukur variabel kepuasan kerja karyawan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Teknik analisis statistika yang digunakan adalah analisis faktor konfirmatori dua tahap yang merupakan submodel dari model persamaan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki goodness of fit yang cukup baik. Dimensi Hygiene Factor dengan 12 indikator dapat terjelaskan sebesar 58.25%. Sedangkan dimensi Motivation Factor dengan 6 indikator dapat terjelaskan sebesar 68.87%. Untuk model struktural, dimensi Hygiene Factor dan Motivation Factor dapat menjelaskan variabel kepuasan kerja sebesar 63.10% dimana dimensi Hygiene Factor merupakan dimensi yang memberikan kontribusi terbesar yaitu sebanyak  0.864 dan dimensi Motivation Factor berkontribusi sebesar 0.718.
Plural Conceptions of Integration of Science and Religion Zulkifli Zulkifli; Cucu Nurhayati; Bambang Ruswandi; Fadhilah Suralaga
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 7 NO. 2 2020
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v7i2.18991

Abstract

AbstractAlong with the transformation of Islamic higher educations into full-fledged universities, the concept of integration of science and religion is their key characteristic. Indonesian education has witnessed the dynamic and development of paradigm, concept, and metaphor for Islamic university’s science integration. Many studies dealing with the paradigm and concept of science integration and its implementation in curriculum design and learning process have been conducted but tend to focus on the monolithic understanding of each university. By distancing itself from the general trend, this study attempted to analyze the plural conceptions of science integration and factors affecting the plural conceptions at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. To achieve the goal, we employed a mixed method of quantitative and qualitative approach with questionnaires distributed to the sample of 147 lecturers, focus group discussion with 25 participants, and library studies. The study found three types of conceptions have developed and co-existed at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, namely official conception, senior academia’s conception, and general lecturers' conception. Each has its formulation and emphasis, although they share some similarities. The study also revealed the institutional factor as context and individual factors, mainly experience and expertise, resulting in the plural conceptions of science integration. Thus, the concept of science integration at an Islamic university should be considered as a dynamic and plural entity.AbstrakSeiring dengan transformasi perguruan tinggi keagamaan Islam menjadi universitas penuh, konsep integrasi ilmu dan agama menjadi karakteristik utamanya, dan pendidikan Indonesia telah menyaksikan dinamika dan pengembangan paradigma, konsep, dan metafora integrasi ilmu di universitas-universitas Islam tersebut. Banyak penelitian yang berhubungan dengan paradigma dan konsep integrasi ilmu serta implementasinya dalam desain kurikulum dan proses pembelajaran telah dilakukan, tetapi penelitian-penelitian tersebut cenderung berfokus pada pemahaman monolitik dari masing-masing universitas. Berbeda dengan itu semua, penelitian ini berusaha menganalisis beragam konsepsi tentang integrasi ilmu dan agama dan faktor-faktor yang mempengaruhi beragam konsepsi tersebut di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kami menggunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan teknik kuesioner yang disebarkan kepada 147 responden, Focus Group Discussion dengan 25 partisipan, dan studi kepustakaan. Studi ini menemukan bahwa tiga jenis konsepsi telah berkembang dan hidup berdampingan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu konsepsi resmi, konsepsi akademisi senior, dan konsepsi dosen umum. Masing-masing memiliki rumusan dan penekanan sendiri meskipun mereka memiliki beberapa kesamaan. Studi ini juga mengungkapkan faktor kelembagaan sebagai konteks dan faktor individu terutama pengalaman dan keahlian yang mempengaruhi beragam konsepsi integrasi ilmu. Dengan demikian, konsep integrasi ilmu di universitas Islam harus dipahami sebagai entitas yang dinamis dan beragam. How to Cite:  Zulkifli, Nurhayati, C., Ruswandi, B., Suralaga, F. (2020).  Plural Conceptions of Integration of Science and Religion. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 7(2), 142-157. doi:10.15408/tjems.v7i2.18991.
Toleransi di Kalangan Mahasantri dalam Menjalankan Moderasi Beragama di Lingkungan Ma’had Aly Irfan Mas'ud Abdullah; Bambang Ruswandi; Fatihunnada Fatihunnada; Abdul Hakim Wahid
Refleksi Vol 20, No 2 (2021): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v20i2.23181

Abstract

Tolerance and accommodativeness to local culture among students in Ma'had 'Aly is very good and has a significant impact on proving the attitude of religious moderation. This can be seen from the loading factor value of the tolerance dimension with a value of (0.815) and the Local Culture Accommodative dimension (0.603). If the level of tolerance and accommodativeness to local culture is calculated to measure the level of religious moderation of students, then the views of students regarding religious moderation are on a scale of 73.42, which means they are in the moderate category. The sampling method used in this research is the method of purposive sampling and quota sampling. The purposive sampling method was used in the selection of three Ma'had Alys, namely Ma'had al-Jami'ah UIN Jakarta, Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences, and Pesantren Luhur Sabilussalam. While the Quota Sampling method is used in the distribution of student selection samples. The number of samples used in this study were 120 students. The objects of this research are students who are spread across three Ma'had Alys, namely: Ma'had al-Jami'ah UIN Jakarta, Darus-Sunnah, and Pesantren Luhur Sabilussalam.
Analisis Peningkatan Kualitas Pelayanan dengan Quality Function Deployment (QFD) pada Laboratorium Matematika Pusat Laboratorium Terpadu Yanne Irene; Bambang Ruswandi
Jurnal Matematika Integratif Vol 9, No 2: Oktober, 2013
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.916 KB) | DOI: 10.24198/jmi.v9.n2.10191.147-160

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas pelayanan Laboratorium Matematika Pusat laboratorium Terpadu serta merencanakan strategi peningkatan kualitas pelayanan dengan menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD). Dari hasil eksplorasi terhimpun sebanyak 30 mahasiswa, kemudian 30 atribut tersebut di ekstrasi dengan menggunakan metodeEksplorasi Faktor Analisis (EFA) dan diperoleh 9 komponen utama. Untuk memenuhi harapan dan keinginan mahasiswa tersebut, maka pihak prodi memberikan lima tanggapan teknis responsivenss dan tingkat tangibles. Dari lima respon tersebut, yang menjadi prioritas utama adalah tingkat tangibles yang mampu memenuhi 44,83% kebutuhan mahasiswa terhadap pelayanan Laboratorium Tugas Matematika dan yangmenjadi prioritas terakhir adalah tingkat Emphaty dengan nilai prioritas 11,19%Kata Kunci: Pelayanan, Kualitas, EFA, QFD, Prioritas