Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

LYP Sociology Rally: Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di Era Society 5.0 Ruri Purnamawati; Tarto Tarto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v10i.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana LYP (Loves Your Passion) Sociology Rally menjadi strategi pembelajaran berdiferensiasi menyongsong era Society 5.0 di SMA Negeri 5 Purworejo. Fenomena menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis IT yang sesuai prinsip merdeka belajar belum sepenuhnya dapat diimplementasikan secara tepat di lapangan. Masih ada pendidik yang terjebak dalam penggunaan IT sehingga mengalami kesulitan dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis IT yang tepat khususnya pada mata pelajaran sosiologi, akibatnya kualitas pembelajaran menurun dan tujuan pendidikan tidak tercapai. Penelitian ini juga ingin mengetahui bagaimana respon peserta didik terhadap strategi pembelajaran LYP Sociology Rally. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan triangulasi sumber sebagai teknik keabsahan data. Informan penelitian yaitu peserta didik kelas XII IPS dan pendidik pengampu mata pelajaran sosiologi. Teknik analisis data dibagi dalam empat tahapan, yaitu: (1) Pengumpulan data; (2) Reduksi data; (3) Penyajian data dan (4) Penarikan kesimpulan serta kemudian dipadukan dengan teori belajar konstruktivisme dan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang terdiri atas tiga teknik pelaksanaan yaitu diferensiasi konten, proses dan produk. Hasil penelitian yaitu LYP Sociology Rally menjadi salah satu strategi pembelajaran sosiologi yang berdiferensiasi dalam menyongsong era Society 5.0. LYP Sociology Rally dilakukan melalui model pembelajaran Problem Based Learning kemudian ditutup dengan kegiatan seminar secara on line. Pelaksanaan LYP Sociology Rally membutuhkan kolaborasi antar mapel dan keterampilan IT dari pendidik yang kreatif dan tetap humanis. Melalui LYP Sociology Rally peserta didik mampu mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi, berpikir tingkat tinggi atau HOTS serta meningkatkan keterampilan 4 C (creative, critical thinking, communication, collaboration). Sebagai pembelajaran yang berdiferensiasi, LYP Sociology Rally juga terbukti mampu menumbuhkan karakter peserta didik sesuai Profil Pelajar Pancasila.
Strategi Menghadapi Tantangan Membangun Profil Pelajar Pancasila di Era Digitalisasi Shanty Widyastuti; Tarto Tarto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v10i.685

Abstract

Salah satu landasan pijakan berpikir dalam pembangunan Pendidikan Indonesia adalah melahirkan manusia Indonesia yang mampu bersaing dalam percaturan global dengan tetap menjadi kepribadian Pancasila Penulis mengkaji pengertian Profil Pelajar Pancasila dan pengertian Era Digitalisasi terlebih dahulu. Kajian selanjutnya mengenai tantangan yang dihadapi dalam membangun Profil Pelajar Pancasila kemudian menguraikan strategi menghadapi tantangan tersebut di Era Globalisasi. Profil Pelajar Pancasila menjadi wujud karakter nilai -nilai Pancasila yang diharapkan dimiliki peserta didik. Perkembangan Era Digitalisasi yang tidak terbendung harus bis disikapi dengan bijak agar terhindar dari negatifnya. Tatangan utama generasi muda dalam perkembangan digital adalah untuk tidak hanyut dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi. Perkembangan digital berpengaruh besar terhadap pelajar dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi. Kondisi ini mendorong munculnya berbagai kendala yang menjadi tantangan dalam membangun Profil Pelajar Pancasila di era digitalisasi. Berbagai tantangan tersebut membutuhkan strategi yaitu tindakan efektif dan efisien untuk mengatasinya agar tidak menjadi kendala dalam membangun Profil Pelajar Pancasila.
Metode Cross Word Puzzle untuk Meningkatkan Motivasi dan Keaktifan Siswa Kelas V SD Negeri Pakem Yuliarti Budi Purwanti; Tarto Tarto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v10i.694

Abstract

Tulisan ini bertujuan menaikkan motivasi keaktifan dan hasil belajar IPS Siswa Kelas V dengan menggunakan penerapan strategi metode Cross Word Puzzle supaya hasil belajar siswa meningkat. Guru diharapkan dapat mengajar dengan kreatif dan inovatif untuk membimbing siswa kelas V agar dapat memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru, maka tercapai hasil pembelajaran, sesuai tujuan pembelajaran. Dengan metode cross puzzle dapat menaikkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar di Pakem.
Character Building through Local Cultural Values Tradition of Jolenan in a Village Community of Purworejo, Indonesia Tarto Tarto; Bambang Susanto; Victor Novianto
Research and Innovation in Social Science Education Journal (RISSEJ) Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/rissej.v1i1.117

Abstract

This research is intended to explicate the formation of the character of the village community through the values of the local cultural wisdom (tradition) of Jolenan and describe those characters that formed through the local cultural values of the tradition of Jolenan, and to elucidate the process of inculcating local cultural values of the Jolenan tradition. This study took place in Somongari Village, Purworejo, Central Java, Indonesia. The data were collected through interviews, observation, and documentation. The validity of the data is obtained through triangulation. Miles and Huberman’s interactive method was applied to analyze the data. The results of this study postulate that: (1) the tradition of Jolenan comprises local cultural values such as religious, entertainment, economical, communal work, manners, togetherness, harmony, unity, bravery, education, and environmental awareness. (2) The characters which are formed through the tradition of Jolenan include religious, honesty, responsibility, discipline, hard-working, politeness, communal work, patriotism, self-reliance, democratic. (3) The values of Jolenan were inculcated through an educational institution, family, religious, economic, and political aspects. In addition, the establishment of the tradition of Jolenan also touched tourism and social aspects.