This Author published in this journals
All Journal JURNAL PERTAMBANGAN
E. Ibrahim
Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMASI BATAS PIT BERDASARKAN PERTIMBANGAN GEOTEKNIK DAN FINANSIAL PADA PT BUKIT ASAM TBK I. F. Dani; E. Ibrahim; M. T. Toha
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i1.3271

Abstract

Perencanaan tambang batubara terbuka memerlukan integrasi kajian geoteknik dan finansial untuk menghasilkan batas pit yang aman serta layak secara ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada Tambang Batubara Pit X Barat PT Bukit Asam, Tbk dengan tujuan mengoptimalkan batas pit berdasarkan kestabilan lereng dan kelayakan finansial serta mengevaluasi dampak risiko transisi energi terhadap keekonomian tambang. Optimasi pit dilakukan menggunakan algoritma Lerchs–Grossmann (LG) berbasis block model untuk memperoleh batas pit optimum. Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan metode kesetimbangan batas untuk menentukan nilai Faktor Keamanan (FK) dan Probability of Failure (PoF) dengan mengacu pada Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Evaluasi finansial dilakukan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) dengan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Break Even Stripping Ratio (BESR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pit optimal (OPT 1) memiliki Stripping Ratio (SR) sebesar 5,58 dengan nilai BESR sebesar 11,63 pada kondisi non-transisi. Geometri lereng yang digunakan meliputi tinggi jenjang 8 m, sudut jenjang 45°, lebar berm 15 m, rest bench 30 m, dan lebar jalan 30 m dengan sudut keseluruhan lereng 6,77–19,61°. Analisis kestabilan lereng menghasilkan nilai FK statis sebesar 1,395 dengan PoF 3,27% serta FK dinamis sebesar 1,272 dengan PoF 4,89%. Evaluasi finansial menunjukkan nilai NPV sebesar USD 158.345.272 dan IRR sebesar 32,93%. Pada skenario transisi energi dengan Harga Batubara Acuan (HBA) USD 74/ton, nilai BESR menurun menjadi 9,38. Meskipun terjadi penurunan fleksibilitas ekonomi, kegiatan penambangan tetap layak karena nilai SR aktual masih lebih kecil dibandingkan BESR.
OPTIMALISASI CADANGAN BATUBARA MELALUI DIVERSI SUNGAI LENGKUPI STUDI KASUS PIT GAB 02 PT BUMI MERAPI ENERGI R. B. Hibaturrahman; E. Ibrahim; E. Sutriyono; T. Toha; F. Mahdyrianto
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i2.3280

Abstract

Diversi sungai pada wilayah tambang terbuka tidak hanya berfungsi sebagai upaya pengendalian lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi strategi teknis untuk meningkatkan pemanfaatan cadangan batubara. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif pengaruh diversi Sungai Lengkupi terhadap peningkatan cadangan batubara serta implikasinya terhadap kelayakan ekonomi penambangan di Pit GAB 02 PT Bumi Merapi Energi. Pendekatan penelitian dilakukan melalui integrasi analisis geologi, pemodelan sumber daya, desain pit optimasi, serta penerapan faktor pengubah sesuai SNI 5015:2019. Estimasi cadangan dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting sebelum dan sesudah penerapan desain diversi sungai, dengan mempertimbangkan batas pit ekonomis dan parameter teknis penambangan. Selanjutnya, evaluasi keekonomian dilakukan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP) untuk menilai dampak finansial dari skenario diversi sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan diversi Sungai Lengkupi secara signifikan meningkatkan luas area tertambang dan volume cadangan batubara yang dapat diekstraksi secara ekonomis. Perubahan batas pit akibat eliminasi kendala alur sungai lama menghasilkan penurunan rasio kupas marginal serta peningkatan nilai NPV dan IRR proyek, disertai dengan percepatan periode pengembalian modal. Temuan ini mengindikasikan bahwa perencanaan diversi sungai yang terintegrasi dengan optimasi pit dapat berfungsi sebagai instrumen strategis dalam peningkatan nilai proyek tambang, tanpa mengabaikan aspek teknis dan lingkungan.