Ayres Pradiptyas
Politeknik Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA DALAM DISKUSI MATA KULIAH KEPEMIMPINAN DAN PENGEMBANGAN KARAKTER Dinda Kadarwati; Ayres Pradiptyas; Fitria Nugrahani; Wanda Rizki Hamidah
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 14, No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.14.1.58-68

Abstract

Bahasa memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang efektif di lingkungan akademik, terutama dalam konteks diskusi kelompok mahasiswa. Kesantunan berbahasa menjadi faktor utama dalam menciptakan suasana belajar yang harmonis dan produktif. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat penggunaan bahasa yang kurang sesuai dengan norma akademik, seperti interupsi, diksi yang tidak tepat, dan gaya komunikasi yang terlalu informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa mahasiswa dalam diskusi akademik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pola komunikasi mereka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa hasil observasi, rekaman, dan transkripsi tuturan mahasiswa pada Mata Kuliah Kepemimpinan dan Pengembangan Karakter. Analisis dilakukan berdasarkan teori kesantunan berbahasa Leech yang mencakup enam maksim, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kerendahhatian, kemufakatan, dan kesimpatian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tuturan mahasiswa mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip kesantunan melalui bentuk kerja sama, empati, dan dukungan antarmahasiswa. Namun, ditemukan pula pelanggaran berupa sindiran, penolakan langsung, dan ujaran yang kurang memperhatikan perasaan lawan tutur. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa mahasiswa bersifat dinamis dan kontekstual, dipengaruhi oleh gaya komunikasi individu, relasi sosial, dan situasi diskusi yang terjadi.